Berita

Amarzukih: Minimal Jangan Sampai Kebobolan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Tanpa waktu recovery yang cukup, Super Elja terus memupuk ambisi lolos ke Liga 1 musim depan. Di semifinal, PSS Sleman mesti bertandang lebih dahulu ke Stadion Tuah Pahoe meladeni Kalteng Putra FC (25/11)  yang sudah dua musim ini diarsiteki oleh pelatih kawakan, Kas Hartadi.

Sebelumnya anak asuh seto Nurdiantoro harus melakoni laga hidup mati melawan Persiraja Banda Aceh (21/11). Beruntung, para pemainnya mampu berkonsentrasi sejak awal hingga akhir laga guna mengunci tiket semifinal.

Gelandang PSS, Amarzukih, sempat bercerita kepada kami. Menurutnya ia belum pernah melakoni laga semenegangkan perebutan tiket ke semifinal melawan Persiraja.

Amarzukih mengaku bila sebelumnya ia sempat kesulitan untuk beranjak tidur karena terus menerus terngiang-ngiang di kepalanya tentang laga hidup mati itu. Namun setelah laga berjalan, akhirnya kepercayaan diri pemain kelahiran 21 Juni 1984 ini berangsur-angsur membaik. Terlebih PSS mampu unggul cepat di awal pertandingan.

“Menegangkan juga sih, jangan sampai kemasukan duluan soalnya, bahaya. Jadi nyuri poin dulu biar agak tenang. Soalnya kalau masih 0-0 dia pasti lolos. Untungnya bisa curi poin yang jelas pertandingan itu menegangkan. Setelah gol pertama Alhamdulillah agak lega, pas babak kedua ada gol kedua gol ketiga sudah lebih nyaman,” terangnya.

Untuk menghadapi Kalteng, pemain yang sempat membela Persitara Jakarta Utara ini mengaku siap diturunkan. Terlebih tim inti PSS  tidak ada yang terganjal akumulasi. Amarzukih yang bekerja keras sepanjang laga melawan Persiraja juga tidak mengalami cedera meski beberapa kali mendapat terjangan dari pemain lawan.

“Alhamdulillah tidak ada, cuma ya ada dikit-dikit ini,” ungkapnya sambil memegang satu kresek es batu untuk mengompres kakinya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pertandingan pertama di kandang Kalteng nanti begitu penting bagi PSS. Menurutnya membuat pertahanan yang kokoh dan menjaga gawang agar tidak kebobolan menjadi kunci agar jalan PSS ke depan lebih mudah. Amarzukih berharap setidaknya PSS bisa mencuri poin di kandang Kalteng, lalu meraih poin penuh di Maguwoharjo.

“Konsentrasi kita di away, konsentrasi di sana minimal jangan sampe kebobolan, bisa curi poin. Terus kita hajar di sini. Performanya lagi bagus semoga kebawa di away nanti, pinter-pinter bisa jaga kondisi. Semoga bisa enak lah (mainnya, red.),” sambungnya.

Terkait Liga 2 musim ini Amarzukih tidak sepenuhnya mengetahui sepak terjang Kalteng Putra. Namun menurutnya Laskar Isen Mulang merupakan tim yang bagus karena memiliki target tinggi untuk lolos ke Liga 1. Menghadapi babak 8 besar pun Kalteng Putra menambah delapan pemain, termasuk di antaranya Siswanto, Yericho Christiantoko, dan Ugiek Sugianto.

“Kalteng kurang tahu, sekarang kan pemainnya 40% juga baru. Tapi, dia juga  bagus karena banyak target yang nggak kalah sama Sleman. Kita akan lebih waspada di kandang dia, minimal jangan sampai kebobolan,” tambahnya.

Amarzukih mengharapkan doa dari seluruh elemen suporter agar para pemain PSS Sleman bisa mewujudkan apa yang diidam-idamkan suporter selama ini untuk berkompetisi di divisi teratas sepakbola Indonesia.

“Harapannya dari suporter doain juga lah, karena kita kerja di lapangan nggak mungkin bila tanpa doa. Doain ya biar Liga 1,” harapnya sambil mengakhiri sesi wawancara.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.