Berita

Apakah Laga Indonesia vs Puerto Rico Cukup Menghibur?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Tim nasional Indonesia U-22 harus puas bermain imbang tanpa gol, setelah ditahan tamunya tim nasional Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Selasa (13/6). Meski mengusung skuat yang tak jauh berbeda saat meraih kemenangan di Kamboja, nyatanya anak asuh Luis Milla ini gagal menembus pertahanan The Blue Hurricane yang dijaga oleh Cody Laurendi.

Pada babak pertama, timnas Indonesia memegang kendali jalannya permainan. Beberapa kali skuat Garuda langsung memperagakan permainan menyerang yang dimotori oleh Stefano Lilipipaly dan Irfan Bachdim.

Alhasil pada menit ke-9 indonesia mendapat peluang emas melalui umpan matang Irfan Bachdim. Namun sayang, bola hasil tendangan, Marinus Maryanto yang berdiri bebas masih dapat dimentahkan kiper Puerto Rico, Cody Laurendi yang tampil apik.

Sebaliknya, Puerto Rico hanya mengandalkan serangan balik untuk menggempur skuat garuda. Peluang emasnya datang  melalui Marcos Rivera pada menit ke-24. Namun, bola hasil tendangannya bisa ditepis kiper timnas, Kurnia Meiga.

Indonesia  membalas melalui tendangan bebas Stefano Lilipaly pada menit ke-44. Sayang, bola hasil tendangan bebas yang mengarah ke pojok kiri gawang lawan masih mampu ditepis Cody Laurendi.  Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, anak asuh Luis Milla langsung tancap gas dengan melakukan serangan balik cepat berbahaya. Pemain bernomor punggung 17, Irfan Bachdim hampir membawa timnas unggul.

Akan tetapi, bola hasil tendangan masih melebar tipis di sisi kiri gawang Puerto Rico. Untuk menambah daya gedor, Luis Milla memasukkan Febri Haryadi dan Yabes Roni.

Pada menit 66 justru Puerto Rico yang mampu menghentikan detak jantung sesiisi stadion setelah kemelut di depan gawang mampu merobek gawang Indonesia. Namun beruntung, gol dianulir oleh wasit karena dianggap offside.

Berulang kali Yabes Roni, Andrea Hehanusa, dan Febri Haryadi mengacak-acak lini sayap anak asuh Carlos Garcia Cantarero, namun masih menemui jalan buntu. Peluang emas yang didapat Gian Zola pada menit ke-81 terbuang sia-sia setelah tendangan kaki kirinya melambung di atas mistar.

Dalam sesi konferensi pers, Luis Milla mengatakan bahwa ia sedikit kecewa dengan hasil yang diraih. Timnya sebenarnya sudah memberikan yang terbaik serta sudah mampu menciptakan banyak peluang.

“Di pertandingan ini kami berusaha melakukan apa yang kita latih,apa yang kita pelajari pada saat latihan. Meski bisa kita lihat hasilnya masih sedikit-sedikit. Saya sedikit kecewa dengan hasil ini, tapi tim telah melakukan yang terbaik,” jelasnya.

Selain itu, Pelatih Puerto Rico Carlos Garcia Cantarero mengatakan bahwa pertandingan berjalan atraktif dan menarik. Kedua tim silih beganti menyerang dan banyak tercipta peluang.

“Kami beberapa kali mendapat peluang  bahkan sempat mencetak gol. Namun sayang sekali tidak dianggap menjadi gol. Peratndingan berjalan seru dan aku harap semua penonton terhibur dengan pertandingan ini,” pungkasnya.

Jadi, apakah kamu terhibur dengan pertandingan semalam?

Komentar
Awalludin Al Arif

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14

Comments are closed.