Berita

Brace Rangga Muslim Antarkan Super Elja Atasi PSIS Semarang

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Teras-teras kosong Stadion Maguwoharjo mewarnai debut Rian Miziar dan Taufiq Febriyanto bersama PSS Sleman dalam tajuk uji tanding menghadapi PSIS Semarang. Pertandingan berjalan membosankan pada seperempat jam pertama. Menit demi menit hanya diwarnai kegagalan kedua tim dalam menembus pertahanan lawan.

Selepas itu, justru tim tamu yang pertama kali menggebrak. Berawal dari Bagus Nirwanto yang gagal mengantisipasi bola silang. Hari Nur dari sisi kiri melakukan tusukan kedepan kotak penalti. Ia kemudian melakukan shooting ke tiang dekat. Beruntung bagi PSS Sleman, sepakannya hanya membentur tiang.

Tuan rumah membalas melalui Rangga Muslim yang masuk menggantikan Slamet Budiono. Kecerdikan Ichsan Pratama yang menarik dua pemain belakang lawan membuat ruang kosong tercipta di belakangnya. Dengan menggunakan tumit, ia memberikan umpan kepada Rangga yang langsung menyambar bola. Namun, sepakannya masih dapat ditangkap Jandia Eka Putra.

Rangga kembali mengancam. Berawal dari Bagus Nirwanto yang mengambil tendangan bebas setelah Ichsan dilanggar, bola rendah ia kirimkan ke kotak penalti. Rangga yang sebelumnya telah berlari berusaha menendang bola, tetapi masih terlalu lemah sehingga dapat diantisipasi Jandia.

Tim tamu tak mau kalah. Memanfaatkan kesalahan Taufiq, Ibrahim Conteh memberikan bola kepada Agung Fendi. Penyerang PSIS Semarang tersebut kemudian mengirimkan umpan silang rendah ke kotak penalti. Di sana Bayu Nugroho menyambut dangan tendangan, tetapi masih menyamping dari gawng Ega Rizky.

Tak lama berselang, Rangga dan Ichsan membangun serangan dari sisi kanan pertahanan Mahesa Jenar. Sempat dihalau oleh bek tim tamu, bola kembali dapat dikuasai oleh Ichsan. Mantan pemain PSPS Riau tersebut kemudian melepaskan umpan terobosan kepada Rangga. Dengan cerdik, sayap kelahiran Bima tersebut menceploskan bola ke gawang Jandia setelah melepaskan tendangan dari luar kotak penalti.

Di 15 menit akhir babak pertama, giliran tim tamu yang mendapat beberapa peluang. Tercatat dua peluang mereka dapatkan melalui bola mati. Bola hasil tendangan Ibrahim Conteh yang mengambil free kick pertama masih lekat di pelukan Ega Rizky. Sedangkan, tendangan bebas Muhammad Yunus yang bermaksud memberikan bola kepada rekannya, gagal dijangkau Bayu Nugroho.

Dalam gempuran tim tamu, Laskar Sembada justru bisa menambah gol. Berawal dari Ichsan yang dijatuhkan di sisi kiri, Rangga maju sebagai eksekutor. Tendangannya sempat membentur pagar hidup, namun mantan pemain Persebaya Surabaya itu masih bisa menguasai bola liar. Ia kemudian melakukan sepakan placing ke pojok atas gawang Jandia dan brhasil menggandakan keunggulan.

Babak pertama ditutup oleh serangan balik cepat dari Bayu Nugroho dan Agung Fendi dari halfspace kiri yang terpaksa digagalkan paksa oleh Taufiq. Frendi Saputra yang mengambil tendangan bebas gagal menaklukkan Ega Rizky. Skor dua gol tanpa balas bertahan hingga turun minum.

Babak kedua dimulai dengan banyak perubahan pada kubu Super Elja. Stya Beny, Tambun Naibaho, dan Irkham Mila masuk menggantikan Ega Rizky, Ichsan Pratama, dan Rifal Lastori. Masuknya Tambun membuat PSS Sleman memainkan formasi 4-4-2 yang lebih bertahan.

Perubahan juga terjadi di kubu tim tamu. Namun, pemain pengganti PSIS Semarang lebih dulu memberikan kontribusi. Aldaier Makatindu membuka serangan dengan tendangan dari luar kotak penalti, tetapi masih melebar di sisi kanan gawang Beny.

Sepuluh menit babak kedua berjalan, Mahesa Jenar kembali mendapat peluang. Komarrudin yang pada babak pertama tak terlalu terlihat, kini menunjukkan tajinya. Menerima umpan silang dari Hari Nur, pemain bernomor 10 tersebut kemudian melepaskan sepakkan keras dari sisi kanan kotak penalti. Beruntung bagi Beny, tendangan Komarrudin masih sedikit menyamping.

Komarrudin kembali mengancam melalui umpan silang dari sisi kiri. Bola rendah ia kirimkan ke kotak penalti di mana Melkior Majefat menyambutnya. Namun, bola masih melebar dari gawang tuan rumah. Sebelumnya, PSIS Semarang juga sempat mendapat peluang melalui sepak pojok Aldaier, tetapi sundulan Handi Abdillah masih dapat ditangkap Beny.

Pertengahan babak kedua, PSS Sleman berhasil keluar menyerang. Melalui tusukan Mila dari sisi kanan, bola ia kirimkan kepada Rangga yang berada di sisi lain kotak penalti. Bermaksud mengarahkan bola ke pojok gawang, sepakan pemain yang identic dengan nomor 15 tersebut masih melambung.

Giliran Tambun yang menginsiasi serangan setelah mendapat bola dari Yericho Christiantoko di sisi kiri. Pemain kelahiran Samosir tersebut kemudian mengirimkan umpan datr ke tengah. Made Wirahadi yang sebelumnya masuk menggantikan Cristian Gonzales menyambut bola dengan tembakan keras, namun masih melambung.

Tak mau ketinggalan dengan rekannya, Ilhamul Irhaz yang menggantikan Taufiq melakukan chip sehingga bola mengarah kepada Mila yang berlari di sisi kanan. Mantan pemain Persis Solo itu melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti lalu berusaha mengincar tiang jauh. Sayang sekali sepakannya masih melebar.

Di 15 menit akhir pertandingan, terjadi pertukaran posisi antara kedua sayap Super Elja. Rangga dari flank kanan memberikan umpan silang kepada Mila yang masuk ke kotak penalti dari sisi kiri. Gagal menemukan ruang tembak, Mila kemudian memberikan umpan kepada Irhaz di tengah. Namun, tembakan Irhaz masih berada di atas mistar Jandia.

Sepuluh menit terakhir, laga kembali dikendalikan tim tamu. Di awali dengan shooting melambung dari Akbar Riansyah yang baru saja masuk. Disusul oleh tendangan bebas Ibarhim Conteh yang membentur pagar hidup. Kemudian, laga ditutup dengan sepakan Conteh yang masih menyamping di masa injury time. Wasit meniup peluit dan pertandingan berakhir dengan kedudukan dua kosong bagi PSS Sleman.

Komentar
Andhika Gilang

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng