Berita

Coppa Sleman 2018: PSS Tampil Belum Meyakinkan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman meraih hasil positif dalam laga lanjutan Coppa Sleman 2018 setelah mampu mengandaskan  perlawanan Pakindo MP. Pada laga kedua ini PSS Sleman banyak melakukan rotasi pemain untuk tetap menjaga kebugaran para penggawanya.

Preview PSS Sleman vs Pakindo MP: Rotasi, Rotasi, Rotasi!

Pada babak pertama , kedua tim bermain dengan tempo lambat. Keduanya tampak masih mencari celah pertahanan masing masing. Menit ke-7, Krisna Adi melakukan tendangan jarak jauh,namun masih belum mampu membahayakan gawang PSS Sleman yang dijaga oleh Setya Benny Yuwanto.

Pada menit ke-18, PSS mendapatkan peluang melalui Irham Irhaz, namun si pemain terlebih dahulu tertangkap offside. Selang tiga menit kemudian, giliran Gufroni yang mendapatkan peluang dari dalam kotak penalti,sayang tendangannya masih mampu diblok kiper Putut Wijanarko.

PSS Sleman akhirnya mampu membuka skor di menit ke-26 melalui Irkham Zahrul Milla, melalui skema serangan balik Rangga Muslim yang tak terkawal mampu mengirimkan umpan crossing yang dituntaskan lewat sundulan yang membuka keunggulan 1-0 untuk tuan rumah.

Laga sempat dihentikan selama tujuh menit akibat lapangan yang tertutup oleh bom asap. Ketika laga kembali dilanjutkan, pada menit ke-39, lagi-lagi Gufroni mendapatkan peluang emas di dalam kotak penalty. Bola rebound dari tangkapan kiper Pakindo MP yang tidak sempurna berhasil disambar olehnya. Namun  tendangannya masih melenceng di sisi kanan gawang lawan.

Menit ke- 41, akselerasi Gufroni dijatuhkan oleh bek lawan di kotak penalti. Sejurus kemudian, wasit langsung menunjuk titik putih. Dave yang dipilih sebagai eksekutor berhasil mengeksekusi dengan dingin. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, baik PSS Sleman dan Pakindo MP tim masih  memainkan tempo lambat. Arie Sandy masuk menggantikan Irham Irhaz yang membuat Dave Mustaine diplot sebagai playmaker. Namun justru Pakindo MP yang berulang kali mengancam pertahanan PSS Sleman.

Menit ke- 48 Pakindo MP  sempat mendapatkan peluang sundulan dan tipis saja bergulir di depan garis gawang PSS. Menit ke-64, Krisna Adi yang tampil eksplosif mendapatkan peluang setelah memenangkan duel udara dengan Zamzani,tapi sundulannya hanya menyamping dari gawang Setya Benny. Akhirnya Krisna Adi memperkecil ketinggalan Pakindo MP di menit ke-74 meskipun berbau offside. Skor berubah menjadi 2-1 dan bertahan hingga laga usai.

Match Stats PSS Sleman vs Mojokerto Putra

Pada sesi konferensi pers, pelatih Heri Kiswanto menyatakan bahwa ia sedikit kecewa dengan kecolongan gol di babak ke-2.

“Sangat disayangkan anak-anak sedikit lengah. Ini menjadi evaluasi bagi kami,selama 90 menit bermain bila tidak ada peluit jangan sampai lengah dan tetap fokus, ” ungkapnya.

Lebih lanjut pelatih pemilik 40 caps bermain bersama tim nasional Indonesia ini mengaku keluarnya Irham Irhaz ternyata memberikan dampak bagi PSS Sleman sehingga di babak ke-2 permainan PSS tidak berkembang.

“Keluarnya Irham berpengaruh ya, tidak ada lagi yang bisa merusak irama permainan lawan. Saya harap nanti bisa ada pemain yang mampu merusak permainan lawan,” jelasnya.

Sementara itu, asisten pelatih Pakindo MP, Sa’id Mohamad Toha, menyatakan hasil laga malam ini memang tidak sesuai harapan. Hanya ada sedikit perbaikan setelah turun minum.

“Namun babak kedua kita mengamankan ball possesion,dan itu menghasilkan satu gol dan beberapa peluang. Kondisi anak-anak memang tidak dalam kondisi fit,” jelasnya.

 

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14