Berita

Coppa Sleman 2018: Imbang, PSS Juara

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman menjalani laga terakhir Coppa Sleman 2018 melawan Kuala Lumpur FA pada Jumat (19/1/18) malam. Skuat yang diturunkan oleh Herkis pada laga ini mirip dengan laga pertama yang kemungkinan besar akan menjadi skuat utama musim ini.

Pada babak pertama, kedua tim langsung menerapkan tempo cepat. Kedua tim sama-sama menunjukkan permainan terbuka. PSS sangat dominan melakukan serangan lewat kedua sisi sayap. Sementara Kuala Lumpur lebih sering membuka pertahanan PSS melalui sisi tengah.

Peluang pertama PSS hadir pada menit ke-12.  Slamet Budiono mengirimkan umpan daerah ke kotak penalti lawan yang mengarah langsung ke Tambun Naibaho, namun bola dapat disapu oleh lini belakang KLFA.

Tiga menit berselang, giliran KLFA yang merepotkan lini pertahanan PSS yang digalang Yudi Khoirudin dkk. Bobirjon Akbarov mampu menyambut bola silang yang dikirim dari sisi sebelah kiri pertahanan PSS, namun sundulannya masih melebar di sisi kanan gawang Ega Riski.

Pada menit ke-20 PSS mendapat peluang melalui Thaufan Hidayat melalui tendangan dari jarak dekat, namun masih mampu diblok pertahanan lawan. Selang dua menit kemudian, pelatih KLFA diusir wasit karena perbuatannya yang mengejar dan menendang botol air mineral kepada asisten wasit. Selain itu, sepanjang 20 menit laga digelar, ia banyak melakukan protes pada wasit.

Menit ke-37 tensi pertandingan sempat memanas. Berawal dari pelanggaran Tedi Berlian kepada Guillherme De Paulo membuat kedua pemain dilerai. Namun pertikaian merembet ke beberapa pemain yang berakibat Hisyam Tolle dan Guilherme diganjar kartu kuning.

Tak lama berselang, PSS melakukan aksi serangan balik, namun pergerakan cepat Slamet Budiono dihentikan paksa oleh Indra putra. Wasit Kusdianto tanpa ampun mengganjarnya dengan kartu kuning kedua, dan membuat kapten Kuala Lumpur FA ini harus cepat mandi lebih awal.

PSS tidak mampu memanfaatkan keunggulan pemain sehingga harus mengakhiri babak pertama dengan skor kacamata.

Semenit setelah babak kedua digelar, Guillherme mendapat peluang bagus di kotak penalty PSS. Namun tendangan si pemain melebar jauh dari gawang Super Elja. Tak lama berselang, giliran Junior Apericido mencoba peruntungan dengan melakukan tendangan jarak jauh namun juga masih melambung.

Menit ke-52 Slamet Budiono mendapat peluang terbaiknya di pertandingan ini. Ia mempunyai peluang menembak dari dalam kotak penalti lawan. Namun tendangan kerasnya hanya membentur mistar gawang lawan.

Pada menit ke-71, Slamet Boediono dan Junior terlibat perselisihan di atas lapangan akibat tensi tinggi permainan kedua tim, keduanya pada akhirnya dihadiahi kartu merah oleh Wasit. Menit ke-78, Hery Kiswanto memasukkan Rangga Muslim menggantikan Thaufan Hidayat guna menambah daya gedor.

Namun hingga pertandingan usai, tidak ada tim yang menciptakan gol. Hasil akhir tanpa gol menjadi akhir pertandingan ini. Dengan tambahan poin satu, PSS Sleman berhasil menjadi kampiun Coppa Sleman 2018 dengan total 7 poin yang diperoleh dari dua kali kemenangan dan sekali seri.

Match Stats PSS Sleman vs Kuala Lumpur FA
Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14