Berita

El Capitano Baru Itu Bernama Jodi Kustiawan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Menjadi seorang kapten di sebuah kesebelasan nyatanya memang tak mudah. Si pemain tersebut tentu harus memiliki sederet atribut lain untuk menunjang jabatan tersebut. Tugas utama dari kapten itu sendiri adalah memimpin rekan-rekannya sekaligus memberikan motivasi dan arahan kepada rekan setimnya.

Dilansir dari laman panditfootball.com, dalam tulisannya yang mengambil perspektif seorang kapten ke dalam ilmu komunikasi, ada beberapa kajian berhubungan erat terhadap sosok leader di lapangan hijau ini. Kredibilitas, kewibawaan, kedewasaan, tingkat intelijen yang tinggi, dan kepintaran dalam berkomunikasi adalah sederet aspek yang harus dimiliki oleh seorang kapten tim.

Dengan melihat aspek tersebut pandangan kita pasti akan tertuju kepada sosok legend di beberapa tim Eropa yang perannya sangat sulit tergantikan oleh pemain lain. Misalanya ada Steven Gerrard di Liverpool atau Paolo Maldini di AC Milan. Mereka terus diingat karena sosoknya yang selalu menjadi panutan di lapangan. Jarang sekali kita melihat pergantian seorang kapten di tim tersebut, kecuali si pemain itu hijrah atau pensiun.

Sepeninggal Hisyam Tolle, sosok kapten tim berpindah jabatan pada pemain yang pada musim lalu juga memperkuat PSS. Ia adalah Jodi Kustiawan. Pemain yang sempat merumput di Persela Lamongan musim ini akhirnya meresmikan kepindahannya ke Laskar Sembada saat Liga 2 Indonesia membuka jendela transer di jeda putaran pertama.

Mungkin Sleman Fans sedikit kebingungan mengapa Jodi bisa langsung dipilih sebagai kapten baru PSS. Jawaban yang pertama pastinya merujuk kepada sosok Hisyam Tolle yang harus angkat kaki dari Bumi Sembada di jeda putaran pertama ini. Hal tersebut ditambah lagi dengan turut keluarnya kapten kedua yakni Syamsul Chaeruddin. Pastinya coach Seto punya alasan tersendiri mengapa ia memilih pemain kelahiran Ngawi ini untuk ditunjuk sebagai kapten baru.

Ditemui usai menggelar latihan di Stadion UNY, ia membeberkan alasannya. “Dia (Jodi) pemain belakang, wawasannya agak lumayan, saya pikir bisa memimpin teman-teman di sana,” terang Seto. Kemudian ia turut berkomentar peran Jodi dalam pertandingan terakhir melawan Persiwa Wamena. “Ya secara umum bagus, memang ada beberapa yang harus diperbaiki, di situ ada beberapa komunikasi yang belum terjalin,” tambah Seto.

Sementara ketika ditanya soal kepastian kapten di tim, Seto hanya berkomentar singkat. “Saat ini kemungkinan Jodi,” ungkap pelatih yang juga pernah bekerja bersama Jodi musim lalu.

Jodi sendiri sebelumnya pernah berseragam PSS Sleman di ajang yang sama yakni Liga 2 Indonesia 2017. Karena itu ia cukup memahami kondisi yang ada di tim ini.  Hal tersebut bisa menjadi faktor lain mengapa ia diproyeksikan untuk menjadi kapten PSS di sisa musim ini. Harapan besar tentu ada di pundak seorang Jodi Kustiawan. Sosoknya diharapkan mampu membawa tim ini mencapai target tertinggi lolos ke Liga 1.

Bravo capt!

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya