Berita

Evaluasi-Evaluasi Jelang Laga Kontra Persiraja

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Jelang laga melawan Persiraja Banda Aceh (1/11) pada lanjutan babak 8 besar Liga 2 Grup 2, PSS Sleman terus melakukan pembenahan di berbagai sektor. Pada pertandingan pertama kala melawat ke kandang Persita Tangerang permainan Super Elja tampak tak seperti biasanya, terutama pergerakan bola di lini tengah. Beberapa pemain menempatkan posisinya terlalu jauh dengan rekan-rekan yang lain, sehingga alur bola sering terputus oleh pemain lawan.

Dalam sesi latihan sebelum laga kedua babak 8 besar, tim pelatih memberikan materi latihan untuk penguatan dalam hal pola alur saat bertahan maupun menyerang. Karena pada dasarnya transisi dan komunikasi yang baik adalah kunci kesuksesan strategi yang diterapkan oleh coach Seto.

Hal tersebut turut diterangkan oleh Seto usai memimpin anak asuhnya menggelar latihan. “Small size game ya, artinya kita coba kembalikan touch (sentuhan) para pemain, kemarin jaraknya terlalu jauh, sekarang small size game lebih kecil mungkin jaraknya disana dapet,” terangnya. Seto pun berharap terkait pola latihan yang diterapkannya. “Harapannya pemain dapat memanfaatkan momen-momen peluang yang ada,” tambahnya.

Pada pertandingan melawan Persita Tangerang lalu, terlihat jarak antarpemain begitu jauh. Hal itu turut dikomentari Seto. “Kemarin kelihatan mungkin lapangan agak memanjang, cuman mungkin dari lini belakang tidak ada yang bicara up, mungkin saat menyerang harus bicara up, jadi jaraknya terjaga,” tutur Seto.

Faktor lainnya turut diterangkan oleh Seto. “Yang penting komunikasi, mungkin, saat turun ya turun bareng, dan nanti kita akan perbaiki di sana,” terangnya. Banyaknya penggawa baru disinyalir menjadi penyebab utama kurang terjalinnya komunikasi yang baik. Tentu dibutuhkan adaptasi yang cepat agar para pemain baru mampu berkomunikasi dengan baik di antar lini.

Dalam jeda istirahat sebelum keberangkatan ke kandang Persiraja, tim pelatih tampak fokus sekali memperbaiki pola permainan yang masih belum maksimal di laga sebelumnya. Kabar baiknya coach Seto cukup puas terhadap kinerja lini belakang yang bisa dibilang diisi oleh wajah-wajah baru.

“Lini belakang saya pikir cukup ok, tapi masih ada perbaikan-perbaikan, mungkin jaral salah satu (pemain) masih terlalu jauh dalam meng-cover. Ini yang harus kita ingatkan di sana,” terang pelatih asli Sleman itu.

Jalan untuk lolos ke fase selanjutnya (semi-final) masih sangat jauh dan peluang masih terbuka sangat lebar. Dibutuhkan fokus dan daya juang yang lebih agar kiprah PSS terus berlanjut hingga babak berikutnya. Setidaknya dengan datangnnya beberapa nama baru di babak 8 besar ini, permainan Laskar Sembada diharapkan selalu rapi dan konsisten di setiap laganya.

Semangat Man!

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya