Berita

Gol Setengah Menit Pertama Bawa Super Elja ke Puncak Klasemen

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Berada di urutan kelima dari depan pada barisan penggawa PSBS Biak saat memasuki lapangan adalah Mario Alberto Aibekob yang perlahan menjejakkan kakinya ke rumput Stadion Maguwoharjo. Ia tak cukup asing dengan stadion ini karena pada jeda kompetisi lalu sempat berlatih bersama skuat PSS Sleman.

Sejurus kemudian, lini serang PSBS Biak mengambil inisiatif serangan setelah melakukan sepak mula, tetapi dihentikan Amarzukih. Bermaksud memulai serangan balik, Bagus Nirwanto melambungkan bola ke Cristian Gonzales di depan. Bola lalu bergulir kepada Rifal Lastori yang menyisir sayap kanan. Crossing rendah Lastori kemudian dengan mudah dikonversi Ichsan Pratama menjadi gol pada detik ke-31.

Tertinggal melalui gol cepat menyebabkan tim tamu mau tidak mau melancarkan serangan balasan. Melalui sayap kiri mereka menusuk dengan memanfaatkan kelincahan Manuel Mambrasar. Sayang sekali umpan silang yang ia berikan setelah menusuk ke kotak penalti tidak disambut oleh rekan-rekannya. Mambrasar sangat merepotkan Bagus Nirwanto pada menit-menit selanjutnya.

Namun pada setengah jam pertama, bola milik Super Elja. Lastori yang kini berpindah ke sisi kiri melepaskan umpan silang setelah bekerja sama dengan Wirabuana Prayogo. Pemain belakang tim tamu sempat gagal mengantisipasi bola yang dikirimkan ke kotak penalti, tetapi Gonzales juga gagal menyambar bola liar.

Tak hanya sekali pemain PSBS Biak gagal mengantisipasi bola silang. Umpan lambung Jodi Kustiawan pun juga tak bisa diatasi dengan baik dan menyebabkan kemelut. Gonzales dan Ilhamul Irhaz mencoba mendapatkan bola dalam kekacauan. Bola berusaha dibuang oleh bek tim tamu, tetapi mengenai kaki Gonzales lalu berbalik arah. Sayangnya hanya tipis disamping kiri gawang Imanuel Lumanauw.

Laskar Sembada juga mendapat dua kali peluang melalui bola mati. Eksekusi pertama Nirwanto berhasil disambar Gonzales, tetapi hakim garis menyatakan telah terjadi offside. Sedangakan percobaan kedua dari bek kanan PSS Sleman tersebut masih sedikit di atas gawang Cendrawasih Kuning.

Pada pertengahan babak, lagi-lagi umpan silang menjadi momok pertahanan PSBS Biak. Sempat gagal melakukan progresi melalui sisi kiri, Wirabuana memutuskan untuk memindahkan bola ke sisi lain lapangan. Bola berusaha ditinju oleh Imanuel Lumanauw tetapi tidak berhasil dan jatuh di kaki Lastori. Pemain pinjaman dari Borneo FC tersebut kemudian dengan mudah mencetak gol kedua tuan rumah.

Lima belas menit terakhir pada paruh pertama, tim tamu mendapatkan beberapa peluang. Mambrasar dari sisi kiri dengan kecepatannya berhasil membuat Nirwanto kewalahan. Ia kemudian memberikan bola ke tengah kepada Rudy Kurni. Tak perlu basa-basi, pemain bernomor punggung 11 itu melakukan sepakan, namun masih melambung.

Mambrasar kembali merepotkan. Setelah menyisir daerah dayap, ia memberikan bola kepada Bayu Sanjaya yang berlari masuk kotak penalti. Arie Sandy mencoba menghentikan pergerakan pemain depan PSBS Biak tersebut. Keduanya sempat terjatuh, tetapi wasit tak menunjuk titik putih. Sandy dapat bangkit kembali setelah mendapatkan perawatan dari Sigit Pramudya.

Bayu Sanjaya yang awalnya beroperasi di sayap kanan bergeser ke tengah di akhir laga. Menerima bola dari Charles Rumbino di halfspace kiri, ia kemudian melepaskan tendangan. Bola berhasil diblok oleh Arie Sandy tetapi tidak sempurna. Bola liar disambar oleh Mambrasar tetapi masih menyamping. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Koreografi dari tribun selatan menunda sepak mula babak kedua beberapa detik karena Gonzales lebih memilih memperhatikan aksi dibelakangnya alih-alih menendang bola. Tiga menit kemudian, El Loco mendapat peluang setelah umpan silang Wirabuana menemuinya di kotak penalti. Namun, sundulannya msih melambung.

Sebenarnya PSS Sleman dapat mengurung pertahanan tim tamu, tetapi PSBS Biak tak mau kalah dengan melakukan serangan balik. Kombinasi cepat Mambrese, Aibekob, dan Rudy Kurni membuat Ichsan Pratama melakukan pelanggaran untuk menghentikan serangan. Rudy yang menjadi eksekutor mengarahkan bola ke pojok atas gawang, tetapi masih mudah bagi Ega RIzky.

Tim tamu kembali mendapat peluang pada menik ke-58. Kali ini melalui skema yang cukup unik karena melibatkan lemparan ke dalam yang diambil oleh Yohanis Dunggu. Ia mengarahkan bola kepada Bayu Sanjaya yang berlari di kotak penalti. Bayu berhasil menyundul bola dan mengarahkannya kepada Mambrasar yang menyambut dengan tendangan keras. Sayang sekali masih tidak menemui sasaran.

Pertandingan kehilangan nyawanya hingga Irkham Mila masuk menggantikan Rangga Muslim dan membuat gebrakan di sepuluh menit terakhir. Dalam sekama serangan balik, Irhaz memberikan umpan terobosan kepada Mila yang berhasil melewati satu pemain bertahan PSBS Biak. Sayang sekali mantan pemain Persis Solo tersebut gagal memanfaatkan situasi satu lawan satu dengan kiper.

Mila membayar kesalahannya dua menit kemudian. Melalui kombinasi yang dimulai dari umpan datar Irhaz kepada Made Wirahadi dan diteruskan dengan backheel kepada Ichsan Pratama. Ichsan menyiasati bola tanggung dengan melakukan sentuhan akrobatik yang berujung umpan kepada Mila yang berlari diagonal ke belakang garis pertahanan. Kali ini ia berhasil menuntaskan peluang menjadi gol

Dua menit menjelang waktu normal berakhir, Wahyu Sukarta melakukan debutnya di Liga 2 setelah masuk menggantikan Ichsan Pratama. Laga ditutup dengan dua peluang PSBS Biak melalui bola mati di mana tak ada satu pun yang dapat berbuah gol.

Kemenangan tiga gol tanpa balas bertahan hingga wasit Mugino meniupkan peluit panjang. Hasil ini membuat PSS Sleman untuk sementara berada di puncak klasemen Liga 2 Grup Barat setelah pada pertandingan lainnya Madura FC tunduk atas Kalteng Putra.

Komentar
Andhika Gilang

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng