Berita

Hadapi Kalteng Putra, Coach Seto Harapakan Pemainnnya Bermain Enjoy

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman bersiap melakoni laga krusial melawan Kalteng Putra pada pertandingan leg kedua semifinal Liga 2 musim 2018. Laga yang akan menentukan tim yang otomatis lolos ke Liga 1 musim depan ini bakal jadi pembuktian siapa yang memiliki kebugaran pemain lebih baik. Walau sama-sama menjalani jadwal padat, PSS Sleman dan Kalteng Putra memiliki peluang yang sama besar untuk lolos ke babak final.

PSS sedikit diuntungkan dengan leg kedua yang digelar dihadapan publiknya sendiri. Sebelumnya, anak asuh Seto Nurdiantoro itu mampu bermain imbang tanpa gol melawan Laskar Isen Mulang di Stadion Tuah Pahoe pada Minggu (25/11) lalu. Selain itu form beberapa pertandingan terakhir PSS juga dalam tren yang positif .

Coach Seto sedikit menyesalkan tentang jadwal yang begitu padat dan masa recovery yang singkat, namun menurutnya dengan istirahat yang efektif dan official training yang dilakukan bisa mengembalikan kebugaran pemain. Ia berharap agar besok para pemainnya tampil lepas dan bermain dengan enjoy.

“Masa recovery yang pendek tapi juga sama dengan pihak Kalteng, semoga dengan latihan tadi pagi, pemain bisa lebih bugar kondisinya, dan harapannya besok pemain bisa enjoy, bermain lebih senang, lebih punya semangat dan motivasi yang tinggi,” ujarnya.

Manten Kapten Timnas era 2000-an itu juga menambahkan tidak adanya persiapan khusus jelang menghadapi Kalteng Putra. Mengingat anak asuh Kas Hartadi tersebut memiliki skuat yang cukup merata dan pemain-pemain yang berkualitas. Namun, coach Seto mencoba untuk tetap tenang dan menginstruksikan penggawa Super Elja  mewaspadai Kalteng Putra dari segala sisi.

“Persiapan khusus saya pikir tidak, tapi mewaspadai iya. Saya pikir bukan hanya satu orang pemain yang bagus, tapi ada beberapa posisi yang bagus itu jadi perhatian. Saya ingatkan pemain selalu waspada. Kalteng merupakan tim yang bagus, tim yang solid dan kuat. Jadi pertandingan besok sore tidak mudah tapi mau nggak mau kita harus memenangkan pertandingan. Mau satu kosong atau lebih yang penting menang,” tambahnya.

Terkait laga yang berakhir imbang di Palangkaraya, pelatih kelahiran Kalasan itu menangkap sebuah sinyal positif. Akan tetapi, hal itu bukan suatu jaminan untuk menghadapi laga esok hari dengan mudah. Menurutnya Kalteng akan tampil tanpa beban. Ia berharap anak asuhnya nanti bisa menampilkan yang terbaik dan mempertahankan ketajaman yang ditunjukkan dari laga sebelumnya.

“Kita dapat ambil poin di sana, sesuatu yang positif tapi bukan jaminan. Bagaimanapun juga kita harus menang. Kalau kita seri kosong-kosong berati ada adu penalti. Dengan hasil imbang di sana motivasi bisa meningkat dan rasa percaya dirinya bisa tumbuh, tapi harapan saya tidak over. Bagaimanapun Kalteng akan tampil lebih tanpa beban jadi ini yang harus antisipasi tapi kuncinya ada di semangat dan kemauan yang terpenting,” jelasnya

Sementara itu dari kubu tim tamu, pelatih Kas Hartadi mengatakan pihaknya tidak memiliki persiapan yang cukup untuk meramu racikan yang pas dalam usahanya membendung permainan PSS Sleman. Pelatih yang sudah dua musim menukangi Laskar Isen Mulang itu memiliki target yang sama untuk membawa Kalteng Putra lolos ke Liga 1.

“Yang pertama, saya ucapkan selamat ya yang hampir 90% lolos  liga 1. Dan kita ke sini bawa 18 pemain dan untuk persiapan, saya kira kedua belah tim tidak ada persiapan jadi kita latihan ringan ringan saja. Di Liga 2 kesempatan ya tuan rumah. Bukannya Kalteng tidak punya kepercayaan diri, tapi istilahnya dia main di home  dan banyak dukungan. Tapi Kalteng juga ingin lolos,” jelas pelatih yang pernah menukangi Sriwijaya FC ini.

Pertandingan semifinal leg kedua diprediksi akan berlangsung seru karena tim yang memenangkan pertandingan akan otomatis lolos langsung ke Liga 1 dan melangkah ke babak final. Sementara tim yang kalah mesti melakoni laga perebutan tempat ketiga agar dapat lolos ke liga 1.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14