Berita

Herkis: Lini Belakang Masih Belum Sempurna

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Dalam persiapan jelang mengikuti kompetisi Liga 2 Indonesia, PSS Sleman telah menggelar beberapa laga uji tanding melawan tim dari Liga 1, Liga 2 dan tim dari Malaysia. Hasilnya pun beragam, takluk dari tim liga 1, dan tak terkalahkan manakala bertemu tim Malaysia serta kontestan Liga 2.

Di lapangan, seluruh skuat yang ada terus diberikan menit bermain oleh Heri kiswanto melalui sistem rotasi. Adanya rotasi membuat konsistensi PSS Sleman saat bertanding selama pramusim  menjadi berkurang.

Tambal sulam lini belakang dilakukan jajaran pelatih guna mendapatkan kriteria yang tepat untuk strategi tim. Beberapa waktu yang lalu, Waluyo sempat kembali turut serta dalam laga uji tanding bersama PSS. Pada akhirnya yang bersangkutan memiliki masalah kedisiplinan yang membuat manajemen tidak lagi menggunakan jasanya.

Adanya beberapa tambahan pemain di pekan-pekan terakhir persiapan membuat tim pelatih bisa memiliki opsi di lini belakang.

Kedatangan Yericho dari Borneo FC untuk mengisi pos kiri super elja, membuat lini belakang sedikit aman. Berbekal pengalaman dirinya merumput bersama timnas dan tim-tim besar lainnya, Ia mampu tampil dominan di sisi sayap Super Elja dan tampil apik dengan berkolaborasi bersama Rangga Muslim di depannya.

Wujudkan Mimpimu ke Liga 1 Bersama Super Elja, Yericho!

Beberapa pekan setelah kehadiran Yericho di sisi kiri, kembalinya Bagus Nirwanto membuat publik Sleman kembali bergairah. Bek kanan yang menjadi andalan PSS Sleman musim lalu ini akhirnya kembali setelah tenaganya tidak dibutuhkan oleh Borneo FC musim ini.

Bagus Nirwanto, Pulang Karena Rindu

Di posisi bek tengah, setelah mencoret Waluyo manajemen bergerak cepat dengan merekrut Sahrul Kurniawan. Mantan penggawa timnas U-19 era Indra Sjafri ini dinilai pantas untuk menaikkan moral tim. Pasalnya, ia mampu membawa Bhayangkara FC keluar menjadi juara Liga 1 Indonesia pada musim lalu.

Disinggung mengenai lini belakang Laskar Sembada yang kerap mengalami kebobolan, Heri Kiswanto memiliki pandangannya tersendiri.

“Ya, terima kasih sudah mengingatkan lini belakang yang selalu kebobolan,” terang beliau. Ia kemudian memberikan alasan mengapa hal itu sering terjadi. “Konsentrasi anak-anak sering kendor, apalagi setelah mampu unggul terlebih dahulu,” pungkasnya.

Tak lupa, coach Herkis berjanji untuk sesegera mungkin memperbaiki kekurangan itu, “Kita segera memperbaikinya untuk persiapan liga mendatang,” lanjut beliau.

Selama pramusim, kelengahan sering terjadi ketika tim lawan menyerang secara sporadis. Hal tersebut sedikit tertutupi ketika PSS Sleman mampu melakukan serangan balik yang cepat dan membuahkan gol. Semoga tajamnya lini depan PSS turut juga disertai lini belakang yang solid.

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya