Cerita

Kosong-Kosong

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Tidak terasa 1 Syawal tahun ini datang begitu cepat. Belum lama rasanya pada bulan syawal sebelumnya juga kita lewati dengan kegiatan yang sama: Mengawal PSS Sleman.

Sesuatu yang didasari dan dilakukan oleh cinta dan ketulusan memang pada dasarnya akan menggerus rasa bosan dan menggantinya dengan rasa antusias terhadapnya. Bulan syawal tahun ini khitah kita sebagai Sleman Fans masih sama, yakni berikhtiar bersama-sama memastikan PSS Sleman menunaikan tugas dengan upaya terbaiknya.

Kita (suporter) dan PSS Sleman anggaplah sebagai dua subjek yang berbeda. Seperti misalnya dua insan manusia yang berhubungan mudahnya. Dalam sebuah hubungan tentu banyak suka dan duka dalam menjalaninya.

PSS Sleman tidak bisa melulu memberikan apa yang kita inginkan. Luka terdalam yang diberikan selama setahun terakhir tentu saja adalah kegagalan menjuarai kompetisi ISC-B akhir tahun lalu. Sayatan kekalahan tersebut masih sering menghantui ingatan kita para suporter.

Pun begitu dengan kita para suporter. Terkadang membuat PSS Sleman repot dengan ulah kita yang terkadang justru merugikan mereka. Seperti membuat rusuh di jalan-jalan kota yang kita lalui misalnya.

Untuk yang tercinta, PSS Sleman, kami para suporter mungkin sering dibuat kecewa olehmu, oleh ulah manajemenmu, maupun performa pemainmu di atas lapangan. Begitu juga sebaliknya, ulah kami kadang membuatmu pusing, membuatmu kadang harus membayar denda dan ganti rugi, hingga tak jarang berurusan dengan pihak polisi.

We were all just humans.

Sebesar apapun usaha kita untuk menjadi sempurna, pasti akan selalu ada cela.

Sebesar apapun usaha kita menyenangkan hati banyak pihak, pasti akan selalu ada yang menghina.

Namun, akan tetapi usaha kami akan selalu besar untuk mendukungmu, PSS Sleman. Kapan pun, di mana pun.

Kosong-kosong ya, PSS Sleman.
Much love,Sleman Fans.

Komentar
Ardita Nuzulkarnaen Azmi

Sleman Fans sejak dalam kandungan, bisa dikontak via akun Twitter @ardhi___ tapi ojo dibully ya...

Comments are closed.