Berita

Latihan Perdana di Bulan Ramadan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Liga 2 Indonesia meliburkan kompetisi untuk sementara waktu karena bertepatan dengan ibadah puasa serta banyaknya kontestan yang belum mampu menyelanggarakan laga malam hari. Hal ini kemudian turut dimanfaatkan caretaker Seto Nurdiantoro untuk membenahi tim.

Sejak mundurnya Heri Kiswanto dari pelatih kepala Super Elang Jawa, Seto tidak dapat langsung mengubah pola permainan dikarenakan jadwal pertandingan yang sangat padat.

Setelah tim sempat diliburkan di awal bulan puasa, PSS Sleman kembali menggelar latihan di Stadion Tridadi, pada hari Rabu (23/05/2018). Meski ada beberapa pemain yang belum bergabung, jalannya latihan tetap serius dan para pemain tampak mengikuti arahan Seto dengan baik.

“Ada beberapa pemain yang gak bisa datang, ada 4 atau 5 karena alasan tertentu,” terang Seto.

Latihan diawali dengan pemanasan yang dipimpin langsung oleh coach Komarudin sekaligus untuk melemaskan otot-otot pemain paska diliburkannya tim di awal Ramadan. Kemudian latihan berlanjut dengan passing-passing yang diteruskan ke sesi game.

Latihan di sesi game kali ini terlihat sangat menarik. Seto menggunakan separuh lapangan dengan memberikan variasi-variasi umpan dan sentuhan dalam bermain. Kiper turut dilibatkan dalam sesi game tersebut untuk dijadikan tembok dalam mengumpan.

Latihan tersebut ditujukkan agar pemain lebih tenang menguasai bola dan koordinasi antar pemain lebih baik. Tak hanya itu, penguasaan bola kian dimatangkan oleh pelatih yang kini sedang menjalani kursus kepelatihan AFC-Pro itu.

Sebuah progres latihan yang positif dari para penggawa Super Elja. Karena dalam laga awal Liga 2 Indonesia mereka tampil kurang tenang dan kerap melakukan kesalahan passing sehingga membuat pola permainan sedikit berantakan.

Team work sudah terlihat sangat baik dengan sentuhan dingin Seto. Ditambah dalam beberapa sesi latihan, Seto kerap mengintruksikan dua kali sentuhan saat membawa bola. Hal ini membuat permainan PSS Sleman akan sedikit lebih cepat karena bola kerap berpindah kaki.

Terbukti saat laga Melawan Martapura FC, permainan Laskar Sembada terlihat lebih cepat di sektor tengah dengan tidak berlama-lama membawa bola.

Ditemui usai memimpin latihan perdana di bulan Ramadan, Seto mengabarkan kondisi para anak asuhnya.

“Kondisi pemain bagus, ada penurunan, tapi tidak drastis,” jelasnya. Kemudian Ia menambahkan, “Latihan perdana ini pemain cukup bagus menjaga kondisi,” tambahnya.

Ditanya soal materi latihan di bulan Ramadan, Seto nampaknya tak banyak melakukan perubahan.

“Tetap ada pemanasan, sedikit game, untuk adaptasi dulu,” pungkas Seto.

Terbukti benar, para pemain dapat menjaga fisiknya meskipun sedang menjalani ibadah puasa. Dalam latihan pun terlihat para penggawa mampu berlatih secara normal yang artinya para pemain cukup memilki kondisi fisik yang bagus.

Seto tampak cukup puas dengan latihan perdana kali ini. Gestur dan mimik wajah Seto terlihat senang karena melihat kondisi anak asuhnya yang mampu mengikuti latihan dengan baik.

Latihan kemudian ditutup dengan berbuka bersama sembari menikmati es pisang hijau.

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya