Berita

Lawan Persiba, PSS Belum Bisa Turunkan Pemain Andalan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Jelang lanjutan pekan ke 18 Liga 2 musim 2018 pada pertandingan yang mempertemukan PSS Sleman kontra Persiba Balikpapan, coach Seto Nurdiantoro mengaku dihadapkan pada lawan yang relatif berat untuk mengamankan tiga poin. Menurutnya Persiba tetap memiliki kelebihan meski dalam tren yang kurang bagus.

Pelatih kelahiran Kalasan 44 tahun yang lalu itu membeberkan sejumlah keunggulan tim Beruang Madu yang patut diantisipasi oleh anak asuhnya, terutama saat setpiece bola-bola mati ataupun sundulan-sundulan berbahaya yang di dapat dari situasi sepak pojok.

“Untuk pertandingan besok sore (20/9) berat juga buat kami. Persiba Balikpapan banyak perubahan pemain dan juga kalah di kandang artinya mau nggak mau mereka akan mengambil poin di sini. Hal yang diwaspadai dari mereka semangat dan motivasi, terus ada kelebihan dari Persiba yaitu setpiece dan corner kick. Mudah-mudahan pemain bisa mengurangi pelanggaran di daerah berbahaya,” jelasnya.

Coach Seto menambahkan untuk saat ini timnya masih mengalami defisit pemain. Terutama minimnya stok pemain di posisi gelandang. Ia mengaku tidak banyak pilihan untuk mengutak-atik komposisi pemain yang akan diturunkan. Meski demikian coach Seto tetap optimis untuk meraih poin penuh.

“Kondisi tim PSS juga minim sebenarnya ada beberapa pemain yang akumulasi dan cedera. Kami hanya ada 17 pemain yang di depan terus ada 3 kiper, jadi tidak banyak pilihan. Tapi harapannya kita harus poin penuh di kandang,” ujarnya.

Lima pemain yang belum bisa memperkuat PSS Sleman kala menjamu Persiba diantaranya Taufiq Febrianto yang terkena akumulasi kartu merah.Daftar pemain yang dibekap cedera seperti Jodi Kustiawan yang cedera saat lawatan PSS ke Martapura, Adi Nugroho yang masih pemulihan pasca operasi beberapa pekan lalu.

Dave Mustaine dan Slamet Budiono juga dirasa coach Seto masih belum bisa tampil, meskipun sudah mulai mengikuti latihan bersama tim utama namun masih belum bisa menunjukkan performa yang optimal.

Sementara itu pelatih Persiba Balikpapan, coach Haryadi mengatakan timnya sudah melakukan evaluasi pasca kekalahan di kandang. Ia mengatakan para pemain Persiba datang ke Sleman dengan kepala tegak dan akan tetap berjuang untuk mengamankan poin di sisa pertandingan penyisihan grup.

“Persiba datang ke sini sudah melakukan persiapan setelah sebelumnya lawan PSIM. Saya mengharap pertandingan besok bisa berjalan menarik dan enak ditonton dan bisa dinikmati seluruh penonton. Dalam kondisi seperti ini kami tetap akan berjuang. Sisa pertandingan ini kami harus dapat poin, dan semua sudah disepakati oleh pemain bahwa kita harus bekerja keras. Kita ada lima pemain yang absen. Yudi akumulasi, Sandi akumulasi, Dwi akumulasi dan ada dua pemain yang cedera. Tapi itu sudah dicover, ada penggantinya,” jelas caretaker coach Wanderley Junior ini.

Aang Suparman sebagai perwakilan pemain Persiba Balikpapan juga menegaskan tekad kuat pemain tim Beruang Muda untuk memutus tren buruk dari laga sebelumnya. Aang sendiri tidak terlarut dalam nostalgia kala pernah membela PSS beberapa musim yang lalu. Ia mengatakan para pemain sudah siap berjuang dan mencuri poin dari tim tuan rumah demi menjauh dari zona degradasi.

“Kalau dari pemain siap 100%, apalagi melawan Sleman yang materi pemainnya bagus-bagus. Tapi kita pemain Persiba insyaallah bisa memberi perlawanan yang terbaik dan bisa curi poin di sini. Saya pribadi pernah di sini tahun 2008 dan terkahir 2014, saya kira performa Sleman cukup baik, meski pernah di sini tapi Insyaallah akan memberikan yang terbaik untuk Persiba,” terangnya mengakhiri sesi konferensi pers.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14