Berita

Lima Fakta Menarik dari Laga Persiba vs PSS

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman menorehakan hasil positif saat berlaga di Stadion Batakan meladeni perlawanan tim tuan rumah Persiba Balikpapan. Di laga tersebut PSS berhasil memungkasi laga dengan skor mencolok 1-4.

PSS Sleman tampil meyakinkan setelah unggul cepat lewat sepakan rebound Bagus nirwanto (7’), tendangan keras Rifal Lastori (34’) dan dwi gol Slamet Budiono (59’,67’). Namun, ada beberapa fakta menarik ditorehakan oleh anak asuh Seto Nurdiantoro yang patut kita simak. Berikut 5 fakta menarik tersebut :

  1. Kemenangan tandang terbesar PSS selama bergulirnya Liga 2.

PSS Sleman menuliskan sejarah baru selama keikutsertaanya mengikuti kompetisi Liga 2 dengan mampu menggulung Persiba Balikpapan 1-4 di depan pendukungnya sendiri.

Meski sempat ternoda oleh gol balasan Siswanto lewat sudut sempit, namun gelontoran 4 gol ke gawang tim Beruang Madu tersebut menjadi kemenangan tandang terbesar PSS selama Liga 2 resmi digulirkan.

Sebelumnya, PSS Sleman juga sempat mencatatkan kemenangan besar 0-4  atas tim tuan rumah PSMP Mojokerto di Stadion Gajah Mada pada gelaran ISC B 2016 lalu. Well done boys!

  1. Slamet “Budigol” Budiono, pemain kedua yang cetak brace musim ini.

Meski perannya sering tergeser karena persaingan ketat di posisi sayap, nyatanya Slamet Budiono kini sering mendapatkan jam terbang di bawah asuhan coach Seto Nurdiantoro.

Sebelum libur puasa Ramadan, Budi sempat mencetak sebiji gol pada laga uji tanding ketika PSS melawan timnas U-19 asuhan Indra Sjafrie yang kini sedang berlaga di Piala AFF.

Hasil kerja keras winger kelahiran 1 Juli 1996 ini terbayar tuntas dengan dua kali menjebol gawang Persiba Balikpapan yang dikawal oleh Fajar Setya di menit ke-59 dan ke-67. Dengan raihan tersebut Budi sukses mencatatkan 2 gol dari 3 penampilan di Liga 2. Mborong lur.

  1. Gol perdana Bagus Nirwanto dan Rifal “Neymar”

Raihan menarik lainnya adalah gol perdana masing-masing bagi Bagus Nirwanto dan Rifal Lastori. Bagus Nirwanto sebelumnya beberapa kali mendapat sorotan karena penampilannya sedikit menurun dari musim lalu.

Namun, pada akhirnya Bagus Nirwanto berhasil menepis anggapan itu semua dengan mencetak gol pembuka. Semoga dengan torehan gol tersebut bisa mengembalikan kepecayaan dirinya mengisi pos bek kanan PSS Sleman. Tak tunggu golmu nyeng, Munyeng.

Pada laga ini Rifal Lastori juga harus berjuang memperebutkan posisi utama pada lini sayap. Pemain muda yang kini makin sangar dengan brewok lebatnya ini sukses mencatatkan gol perdana bagi PSS Sleman setelah aksi individu yang ciamik berhasil dituntaskan dengan tendangan keras ke pojok kanan atas gawang Fajar Setya .

Aksi eksplosifnya saat melawan Persiba Balikpapan kemarin sedikit mengingatkan terhadap gaya gocekan maut pemain kelas dunia asal Brasil, Neymar Jr. Asal jangan kebanyakan guling-guling saja bro.

  1. Tren Kebobolan Ega Rizky

Ketenangan Ega Rizky dalam menjaga gawang PSS Sleman tidak perlu diragukan lagi. Aksi-aksi penyelamatannya terkadang membuat kita yang menonton dibuat menahan nafas sepersekian detik.

Namun sayang, aksi gemilangnya di bawah mistar sering kali dibuat apes oleh lemahnya pertahanan PSS Sleman. Hasilnya gawang kiper berpostur 176  cm tersebut tetap saja mampu dibobol oleh pemain-pemain lawan.

Total kiper asal Purwokerto tersebut sudah kebobolan 4 gol dari 4 laga. Ora Bejo.

  1. Lemah Mengantisipasi Bola Mati

Selain masalah fisik, coach Seto Nurdiantoro juga harus dihadapkan masalah serius di lini belakangnya. Duet Zamzani-Tolle sering kali terlambat mengantisipasi umpan silang dari sepak pojok yang mengarah ke tiang dekat.

Hal ini juga diperparah dengan banyaknya pelanggaran-pelanggaran membahayakan di sekitar kotak penalti. Pemain-pemain tim Beruang Madu yang tampil bak kejar setoran membuat lini pertahanan PSS Sleman menjadi sasaran empuk pemain Persiba Balikpapan.

Beruntung hanya satu gol saja yang bersarang di Ega Rizky, meski umpan-umpan crossing Bryan Cesar ataupun Siswanto kerap sekali membahayakan. Mak deg, mak tratap.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14