Berita

Lima Fakta Menarik Pertandingan PSS Sleman vs Semeru FC

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman mampu bangkit dari bayang-bayang kekalahan pertandingan sebelumnya, setelah mampu membungkam Semeru FC di hadapan publik Sleman. Tampil percaya diri sejak awal laga, PSS mampu membuka keunggulan melalui Ahmad Hisyam Tolle.

Disusul kemudian oleh Lastori, Tambun dan Budi. Rangga Muslim yang masuk dari bangku cadangan, menjadi penutup pesta gol Super Elja malam itu. Dari pertandingan tersebut, terdapat fakta-fakta menarik yang patut Anda simak. Berikut lima fakta menarik PSS Sleman melawan Semeru FC.

1.       Rekor kemenangan terbesar PSS sepanjang Liga 2.

Keunggulan 5-0 pada saat melawan Semeru FC menjadi kemenangan terbesar Super Elja sepanjang gelaran Liga 2. Terlebih PSS juga mampu menjaga gawangnya dari kebobolan sehingga menambah nilai plus bagi perhitungan selisih gol. Sebelumnya PSS juga mampu menang besar 4-1 saat bertandang ke markas Persiba Balikpapan. Cetak rekor!

 2.       Gol perdana Rangga Muslim bersama PSS Sleman.

Rangga Muslim Perkasa yang baru masuk pada menit ke-66 akhirnya mampu mengeksekusi peluangnya dengan matang. Pada laga-laga sebelumnya ia kurang beruntung karena masih sering membuang peluang dengan percuma. Beruntung di pertandingan kemarin, ia mampu menujukkan kualitasnya. Semoga dengan gol tersebut dapat menambah kepercayaan dirinya di depan gawang lawan. Tambahi lur, ojo nanggung.

 3.       Tambun dan Budiono menjadi top skor sementara PSS.

Sampai pekan ke-8, Tambun Naibaho dan Slamet Budiono memuncaki daftar top skor PSS Sleman masing-masing dengan raihan 3 gol. Tambun berhasil mengakhiri puasa golnya cukup lama sejak lawatan ke Biak, setelah mampu menggelontor bola ke gawang Semeru FC yang sudah tidak ada penghuninya. Sementara itu Budigol tengah on fire karena mampu mencetak tiga gol dari tiga pertandingan terakhir. Memantul, memang mantab betul!

4.       Tren kebobolan Ega Rizky terhenti.

Setelah bolak-balik memungut bola dari dalam gawangnya tiap pertandingan, kini Ega bisa bernafas lega. Tampil fokus sejak awal pertandingan, Ega Rizky berhasil membuahkan clean sheet pertamanya. Pada pertandingan sebelumnya, kiper yang akan berusia 25 tahun  ini harus rela kemasukan bola sebanyak 4 kali berturut-turut kemasukan bola. Meski demikian, lini belakang PSS Sleman tetap menjadi sorotan karena sering sekali lemah mengantisipasi serangan lawan.  Tetap fokus mas Ega.

 5.       PSS Sleman tim paling produktif dan paling sedikit kebobolan.

Tak hanya pencapaian individu, secara tim sebenarnya PSS memiliki catatan statistik cukup mentereng. Bersaing ketat di papan atas klasemen Wilayah Timur, catatan memasukkan dan kemasukan bisa menjadi faktor penentu nasib sebuah tim. Soal memasukkan bola ke gawang lawan, sejauh ini PSS menjadi yang terbanyak dengan 17 gol. Selain itu PSS juga hanya  menderita kebobolan 6 gol, paling sedikit diantara yang lain. Pancene ngeri-ngeri sedap.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14