Berita

Memetik Sebiji Poin Berharga

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Mengawali laga pertama di babak 8 besar, Aditya Putra Dewa membuka peluang PSS Sleman dari tendangan bebas. Berawal dari pelanggaran setelah Ichsan Pratama didorong Egi Melgiansyah, sepakan Dewa tepat mengarah ke kiper Persita, Yogi Triana. Namun, bola gagal ditangkap sempurna oleh Yogi. Bola muntah juga gagal dimanfaatkan oleh Rangga Muslim.

Setelah Dewa, giliran Ichwan Ciptady menunjukkan kualitasnya. Ichwan berhasil menghentikan pergerakan Ryan Kurnia yang mendapat umpan terobosan dari lini tengah. Situasi satu lawan satu dimenangkan oleh. mantan bek Persis Solo tersebut.

Di pertengahan babak pertama, Dewa melakukan dribble ke tengah. Bola diberikan kepada Cristian Gonzales yang dengan sekali sentuhan mendorong si kulit bulat agak ke samping. Busari yang mendapat ruang tembak menghajar bola dengan sepakannya. Sayang sekali tendangannya masih melebar.

Semenit kemudian, Persita melakukan serangan. Sirvi Arfani yang turun ke lini tengah dilanggar oleh Bagus Nirwanto. Egi mengambil bola untuk tim tuan rumah dan mengirimkan umpan panjang ke kotak penalti PSS Sleman. Lini pertahanan Super Elja gagal mengantisipasi bola. Hari Habrian memanfaatkan kesalahan tersebut menjadi gol.

Hari kembali menginisiasi serangan setelah lini tengah Persita memenangkan second ball. Pemain bernomoor punggung 5 itu mengirim umpan terobosan kepada Ryan Kurnia yang bergerak ke sisi kiri. Ia kembali berduel dengan Ichwan. Namun, kali ini Ryan berhasil melepaskan sepakan walaupun masih melebar.

Berusaha mengejar ketertinggalan, Rangga Muslim berjibaku menembus pertahanan lawan dari sisi kanan hingga dirinya dijatuhkan. Dewa mengambil tendangan bebas dari sudut sempit kemudian mengarahkan bola ke tiang dekat. Bola meluncur deras, tetapi masih dapat ditepis Yogi.

Sebelumnya, Dewa juga mendapat peluang dari bola mati di posisi yang sama saat Gonzales dijatuhkan di tepi kotak penalti Persita. Namun, sepakannya juga masih belum membuahkan hasil. Si kulit bulat masih sedikit menyamping dari gawang Yogi.

Peluang terakhir PSS Sleman di babak pertama berasal dari Rosi Noprihanis. Pemain yang berposisi sebagai sayap tersebut menghajar bola liar dari depan kotak penalti. Tendangan volinya masih berakhir tipis di atas gawang Pendekar Cisadane.

Sadar akan macetnya serangan Super Elja, Seto Nurdiantoro memasukkan Dave Mustaine. Namun, alih-alih menarik Busari, ia malah mengganti Amarzuki. Padahal selama paruh pertama pertandingan, mantan gelandang bertahan Persija Jakarta itu berdiri kokoh di depan lini pertahanan PSS Sleman.

Babak kedua secara keseluruhan adalah milik tuan rumah. Gufron terpaksa melakukan tekel dua kaki kepada Heru Setiawan di depan kotak penalti. Sirvi maju sebagai eksekutor membuahkan shoot on target, namun tepat dipelukan Ega Rizky.

Sesekali PSS Sleman berusaha menembus pertahanan Persita tetapi selalu gagal di depan kotak penalti. Gonzales sempat mendapat bola di sepertiga akhir lapangan, tetapi terlebih dahulu dilanggar Egi sebelum melakukan pergerakan. Tendangan bebas dari Rosi juga hanya melambung.

Gonzales kembali menginisiasi serangan. Kombinasi umpannya dengan Ichsan memaksa bek tuan rumah menjatuhkannya. Kali ini Dave mengambil bola. Tendangannya cukup akurat dengan mengarahkan bola ke tiang jauh, namun masih dapat ditepis kiper Persita.

Masuknya Budi hanya membuat peluang dari bola mati PSS Sleman bertambah. Mendapat bola di sisi kanan, ia berusaha merangsek ke dalam tetapi dihentikan secara paksa. Giliran Gonzales yang mengambil tendangan bebas. Si kulit bulat mengarah ke tiang jauh, namun masih dapat ditangkap Yogi.

Tak sampai lima menit berselang, Persita membangun serangan balik melalui Hari Hebrian. Busari yang berada di dekatnya, gagal menghentikan pergerakan Hari. Akibatnya Bagus terpaksa bergerak ke dalam. Sayang sekali ia melakukan tekel yang menghasilkan kartu kuning kedua baginya.

Bermain dengan 10 pemain Laskar Sembada kewalahan menghadapi serangan Pendekar Cisadane. Tercatat dua kali Kito Chandra mengancam gawang Ega Rizky. Satu melalui tendangan dari luar kotak penalti, sedangkan lainnya melalui tusukan yang membuat duet bek tengah PSS Sleman kerepotan.

Injury time menjadi petaka bagi tuan rumah. Bola sepakan Gonzales pada awalnya dapat diblok oleh Ledi Utomo dan menghasilkan sepak pojok. Dewa sebagai eksekutor mengirimkan si kulit bulat kepada Gonzales. Sundulan El Loco kemudian diteruskan Qischil Gandrum menjadi gol dengan tendangan akrobatik.

Hasil akhir sama kuat bertahan hingga wasit meniup peluit panjang yang hanya beberapa menit berselang dari gol penyeimbang Super Elja. Sebiji poin berharga dipetik dari Stadion Benteng Taruna menjadi bekal laga berikutnya di Aceh menghadapi Persiraja Banda Aceh.

Komentar
Andhika Gilang

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng