Berita

Menang Meyakinkan di Pekalongan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Catatan manis PSS Sleman di laga tandang kembali berlanjut pada hari Rabu, 2 Agustus 2017. Menjalani laga tandang di Pekalongan tanpa adanya dukungan dari kedua kelompok suporter mereka yang tengah menjalani sanksi, Dirga Lasut dan kawan-kawan berhasil membukukan poin sempurna hasil menang dua gol tanpa balas dari tuan rumah Persip Pekalongan.

Laskar Sembada turun dengan komposisi terbaik mereka. Tidak banyak perubahan berarti dari laga sebelumnya. Baik secara komposisi pemain dan segi taktikal yang dipilih.

Di pertemuan pertama lalu, anak asuh Freddy Muli berhasil tampil dominan dan mengakhiri laga dengan margin 4 gol.
Sore ini, seperti yang sudah-sudah PSS selalu mengambil opsi menyerang lewat umpan-umpan pendek antarlini.

Akan tetapi, kondisi ini ternyata tidak cukup berjalan mulus. Dirga dan Busari yang mendapat mandat utama mengkoordinir lini tengah sering kali kesulitan mengontrol ritme akibat buruknya kualitas permukaan lapangan.

Hasilnya di babak pertama, tidak ada peluang bersih yang benar-benar tercipta oleh permainan terbuka PSS Sleman akibat aliran bola yang tersendat.

Babak kedua dibuka dengan pergantian Dave oleh Nono. Dave sendiri di paruh awal babak tidak bermain begitu baik. Is gagal menghubungkan bola dari tengah ke depan dengan baik.

Opsi memasukkan Nono ini ternyata cukup efektif. Ia bermain lebih direct dan sering melakukan sprint menyisir kiri dalam daerah penyeranganan. Sebuah tusukan darinya berhasil menyodorkan bola ke Riski di lini depan. Usaha Riski ini kemudian berbuah ganjalan oleh lawan.
Tak menyinyiakan peluang, Dirga lagi-lagi berhasil mengkonversi bola mati di mulut kotak penalti. Satu gol PSS unggul.

Setelah gol tersebut, Super Elja sedikit menurunkan tempo permainan dan lebih banyak bertahan. Sekiranya, ada sekitar 15 menit Persip Pekalongan keluar menyerang dan menciptakan setidaknya 3 peluang di mulut gawang Syahrul.

Lagi-lagi kejelian Fredi berbuah manis. Keputusannya mengganti Tedi dengan Ardi Idrus berbuah manis. Ardi yang lebih segar berhasil masuk hingga sepertiga pertahanan lawan. Sebuah tendangan darinya yang berhasil diblok berhasil disambar Risky di tepi garis gawang sekaligus membawa PSS unggul 2 gol hingga akhir pertandingan.

Hasil ini kembali membuat PSS Sleman semakin mantap di puncak klasemen Grup 3 Liga 2 dengan rekor yang bagus. Mencetak 23 gol, dan baru kemasukan 2 gol.

Komentar
Ardita Nuzulkarnaen Azmi

Sleman Fans sejak dalam kandungan, bisa dikontak via akun Twitter @ardhi___ tapi ojo dibully ya...