Analisis

Menelisik Kiprah Apik Bagus “Munyeng” Nirwanto

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Dalam sepakbola kita pasti mengenal pemain yang menempati posisi full-back atau pemain bertahan yang bermain di sisi kiri atau sisi kanan lapangan. Posisi full-back adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari tim yang menggunakan sistem 4 pemain bertahan (four men defense system).

Apalagi pelatih PSS Sleman Freddy Muli adalah pelatih yang selalu menggunakan sistem ini, dengan formasi andalannya  4-4-2 atau 4-3-3.

Tugas seorang full-back selain menjaga lini pertahanan tim adalah juga membantu tim saat menyerang dengan memberikan support kepada pemain sayap dengan memanfaatkan kedua sisi lapangan.

Dengan gaya bermain PSS Sleman yang berorientasi pada sisi sayap, maka peran full-back saat menyerang sangat di butuhkan untuk menciptakan peluang.

Ketika kedua sayap Super Elja tidak memiliki ruang untuk melakukan penetrasi di sisi pertahanan lawan, maka bola akan di berikan kepada kedua full-back yang kemudian melakukan penetrasi yang diakhiri dengan crossing ke tengah. Dan itulah yang dilakukan Bagus Nirwanto dan Tedi Berlian selama 5 pertandingan awal yang dilakoni tim Laskar Sembada.

Bicara tentang Bagus Nirwanto dia adalah bek yang sangat tenang dan disiplin saat bertahan. Saat menyerang, pemain ini juga mempunyai kemampuan crossing yang cukup baik. Di 5 laga awal, Bagus Nirwanto mencatatkan 13x crossing dengan persentase keberhasilan mencapai 38%. Persentase terbaik di antara pemain PSS Sleman lainnya.

Ketika menyerang, Bagus Nirwanto memiliki peran ganda yaitu sebagai pendukung serangan dari sayap juga sebagai orang pertama yang melakukan pressing kepada pemain sayap lawan ketika serangan yang dilakukan di sisi sayap PSS Sleman gagal atau berhasil direbut oleh pemain lawan.

Pemain ini juga merupakan salah satu bek PSS Sleman yang selalu bermain full selama 90 menit di bawah asuhan FM, selain Waluyo. Bagus Nirwanto juga merupakan pemain yang serba bisa. Selain dia bisa bermain sebagai full-back kanan, dia juga bisa beroperasi di posisi full-back kiri jika dibutuhkan.

Predikat “The King Of Nyiak Operan” yang musim lalu melekat pada Waluyo nampaknya untuk 5 laga awal musim ini harus rela diberikan kepada Bagus Nirwanto. Dari 5 pertandingan yang dilakoni, Bagus Nirwanto berhasil menyiak operan sebanyak 21x, unggul 9x dari apa yang dilakukan waluyo.

Berikut catatan lengkap statistik Bagus Nirwanto di 5 pertandingan PSS Sleman: 173x passing dengan akurasi umpan mencapai 75%, 1x Shots Off Target, 2x Key Pass , 2x Chances Created, 1x Dribble Success, 7x Loseball , 19x Recoveries, 9x Tecle Success, 1x Block, 15x Clearances, 1x Duels Won, 21x Interceptions, 5x Successful Crosses.

Tentunya ada banyak faktor yang menunjang apiknya penampilan Bagus Nirwanto di atas lapangan. Salah satunya adalah partner yang tepat dan rekan tim yang selalu mensupport kinerjanya di atas lapangan.

Di tim Laskar Sembada ada nama Waluyo dan Jodi yang selalu melindungi sisi kanan yang di tinggal Bagus Nirwanto saat dia membantu serangan.

Sementara saat Waluyo ataupun Jodi membantu serangan, maka pos yang ditinggalkan Waluyo/Jodi akan di cover oleh Arie Sandy yang berposisi sebagai gelandang bertahan. Apalagi dengan kemampuan bertahan Arie Sandy yang baik, maka celah di lini pertahanan Super Elja akan sedikit tertutupi.

Sistem gali lubang tutup lubang seperti inilah yang membuat pertahanan PSS Sleman kuat selama ini. Terbukti dari 5 laga yang sudah dilakoni, tim berjuluk Super Elja hanya kebobolan 1 gol.

Itu pun saat menghadapi pemuncak klasemen PSCS Cilacap. Dan salah satu faktor kuatnya lini pertahanan Laskar Sembada musim ini ada dalam sosok Bagus “Munyeng” Nirwanto.

Komentar