Berita

Menghadapi Madura United, PSS Sleman Telan Kekalahan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Teras-teras kosong menemani langkah PSS Sleman kali ini. Melawan Madura United dalam ajang Piala Presiden, Brigata Curva Sud memutuskan untuk tidak hadir sebagai protes kepada PT Putra Sleman Sembada. Alhasil, selama pertandingan, chant dari suporter tim tamu yang terdengar dominan.

Sementara itu, di atas lapangan hijau, Madura United mendominasi di awal laga. Baru memasuki menit kedua, umpan silang Greg Nwokolo menyebabkan kemelut di depan gawang Ega Rizky. Beruntung lini pertahanan PSS Sleman masih bisa mengamankan bola.

Delapan menit kemudian, gawang Ega jebol. Berawal dari pelanggaran di tepi kotak penalti, Greg yang maju sebagai eksekutor memberikan bola ke arah tiang dekat. Beto Goncalves berlari menyambutnya dengan sepakan dan berhasil membawa keunggulan bagi Madura United.

Laskar Sembada mencoba bangkit. Hanya berselang beberapa menit, Ricky Kambuaya melakukan penetrasi dan memberikan umpan terobosan kepada Hari Yudo. Mantan pemain Kalteng Putra tersebut hanya tinggal berhadapan dengan Muhammad Ridho, namun gagal memanfaatkan peluang.

Menit ke-28, Arsyad Yusgiantoro dan Brian Ferreira masuk menggantikan Rangga Muslim dan Asyraq Gufron. Masuknya Brian memberi warna berbeda. Ia sempat memberikan ancaman melalui tendangan dari luar kotak penalti, tetapi masih dapat ditepis Ridho. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.

Setelah paruh pertama, hujan lebat mengguyur Stadion Maguwoharjo. Babak kedua kembali di mulai dengan serangan berbahaya dari tim tamu. Melalui skema bola mati, Zah Rahan mengirim umpan ke tiang jauh dan berhasil disundul oleh Beto, tetapi bola masih melebar.

Tim tuan rumah beru mendapat peluang 10 menit setelah jeda. Kesempatan bermula dari pelanggaran yang dilakukan pemain belakang Madura United di depan kotak penalti. Haris Tuharea mengambil tendangan bebas tersebut, namun si kulit bulat masih tipis di samping gawang Ridho.

Di pertengahan babak kedua, PSS Sleman kembali mendapat kesempatan melalui sepakan Yudo, tetapi masih dapat ditepis kiper tim tamu. Di sepuluh menit terakhir, Alfonso de la Cruz mendapat ruang tembak hanya beberapa meter di depan gawang, namun juga masih gagal.

Justru Madura United berhasil menambah keunggulan melalui Alfath Fathier setelah menerima umpan dari Aleksander Rakic. Tim tamu berhasil memenangi laga dua gol tanpa balas atas PSS Sleman. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi tim tuan rumah di tahun 2019.

Komentar
Andhika Gilang

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng

Comments are closed.