Opini

Mengintip Peluang Kontestan Grup B Lolos ke Semifinal

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Babak 8 besar Liga 2 sebentar lagi akan segera berakhir. Para kontestan mulai was-was terhadap peluang lolosnya mereka ke babak semifinal. Persaingan sengit terjadi hampir di setiap pertandingan dalam fase ini. Tak jarang tersaji pertandingan yang menghibur, panas, dan syarat emosi guna meraup poin penuh.

Menginjak pertandingan ke-5 babak 8 besar Liga 2, belum ada tim yang mampu memastikan langkahnya untuk melaju ke babak berikutnya. Semua kontestan sama-sama memiliki peluang besar untuk lolos.

Sebelumnya, tulisan ini dibuat hanya untuk memprediksi kemungkinan yang terjadi pada dua laga terakhir babak 8 besar ini dengan asumsi bahwa tim yang bermain di kandang lebih mudah meraih kemenangan.

  1. Persita Tangerang

Laskar Benteng Viola sebetulnya tampil cukup impresif di babak 8 besar kali ini. Dari 4 laga yang sudah mereka mainkan, Persita Tangerang berhasil meraup 2 kali menang, 1 kali seri, dan 1 kali kalah. Namun, 7 poin tersebut didapat dari hasil 3 kali main di kandangnya sendiri. Sedangkan dari sekali lawatan away, Persita gagal meraup poin.

Kini anak asuh Wiganda Saputra ini tinggal menyisakan 2 laga away dengan menghadapi PSS Sleman dan Madura FC. Tentu dua tim tersebut merupakan tim yang notabennya jago kandang dan sulit sekali ditaklukan dihadapan suporter tuan rumah. Artinya, kalah di dua laga sisa, dipastikan Persita Tangerang gagal melaju ke babak berikutnya dengan poin akhir sebesar 7 poin. Namun jika Persita mampu mendulang 3 poin saja dari laga sisa, peluang lolosnya klub asal Tangerang itu terbuka lebar.

  1. Madura FC

Peluang Madura FC untuk lolos ke fase berikutnya masih sangat terbuka lebar. Kini anak asuh Salahudin telah mengemas 6 poin dari 4 laga yang sudah dijalankan. Dari 4 laga tersebut, Madura meraih 2 kali kemenangan saat bermain di Sumenep. Sedang dari 2 laga away, Madura FC gagal meraih poin.

Di 2 laga sisa, Madura FC dijadwalkan akan melawat ke kandang Persiraja dan terakhir menjamu Persita Tangerang. Andai Madura FC tetap gagal di lawatan away, namun sukses meraih poin penuh di kandang, poin akhir Madura FC sebesar 9 poin. Namun peluang untuk lolos akan sedikit terganggu dengan regulasi head to head apabila ada tim yang meraup poin yang sama.

  1. Persiraja Banda Aceh

Setali tiga uang dengan Madura FC, tim asal Aceh ini sekarang telah mengemas 6 poin dari hasil 4 kali bertanding. Dua kali kemenangan berhasil diraih mereka saat bermain di kandangnya sendiri. Sedangkan 2 kali kekalahan didapat saat Laskar Rencong melawat ke Tangerang dan Madura.

Kini Persiraja dihadapkan situasi yang sama dengan yang dirasakan Madura FC. Karena tim asal Aceh itu masih menyisakan sekali laga home dan sekali laga away. Jika dalam laga besok Persiraja mampu meraup poin penuh saat menjamu Madura, perolehan poin sementara Persiraja akan bertambah menjadi 9 poin. Namun yang menjadi berat adalah di laga terakhir, mereka harus melawat ke kandang Super Elja. Jika gagal di Sleman, poin akhir Persiraja akan tetap dengan 9 poin. Jika melihat prediksi di atas, Persiraja dengan Madura FC akan finish dengan poin yang sama. Nah, kemudian penentuan klasemen diatur berdasarkan regulasi head to head. Sangat menarik untuk ditunggu siapa yang akan mencetak lebih banyak gol.

  1. PSS Sleman

Sebenarnya, tim yang paling besar berpeluang untuk lolos ke fase berikutnya adalah Super Elang Jawa. Mengapa? Jika PSS Sleman mampu menyapu bersih 2 laga home sisa, total perolehan poin Laskar Sembada akan menjadi 10 poin.

Poin tersebut didapat dari 3 kali menang di kandang dan sekali seri saat lawatan ke Tangerang. Dengan 10 poin tersebut, PSS Sleman dapat dipastikan lolos ke fase berikutnya. Mengapa bisa dipastikan lolos? Dengan melihat prediksi dan peluang Persiraja dan Persita Tangerang di atas, salah satu tim tersebut hanya akan finish dengan 9 poin. Kuncinya adalah meraup 6 poin penting di laga sisa. Jika hanya dengan 4 poin saja misalnya, peluang untuk lolos sangatlah kecil.

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya