Analisis

Menilik Calon Lawan PSS Sleman: Banten dan Jawa Barat

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Mayoritas klub-klub di Provinsi Banten dan Jawa Barat yang akan menjadi kontestan di Liga 2 telah melakukan persiapan sejak awal tahun 2018. Persiapan tim dimulai dengan melakukan perekrutan pemain. Tak jarang pemain-pemain dengan nama beken di sepakbola Indonesia didatangkan demi mengusung gengsi persaingan di Liga 2.

Serangkaian uji tanding pramusim juga digelar sebagai pemanasan. Diantaranya mengadakan uji tanding dengan klub Liga 1, mengikuti turnamen Piala Presiden Persiraja Aceh, atau bahkan menantang tim-tim dari luar negeri.

Ganasnya persaingan Liga 2 musim depan membuat  klub tak sembarangan menandatangkan pelatih. Persaingan adu taktik dan strategi sudah barang tentu menentukan performa tim dalam mengarungi kompetisi. Beberapa klub menunjuk pelatih yang pernah bekerja sama sebelumnya atau memilih mendatangkan  pelatih dari Liga 1. Diantara  mereka bahkan sudah siap mematok target tinggi lolos ke Liga 1.

Melanjutkan artikel sebelumnya, kini kami telah rangkum secara singkat bagaimana tim-tim dari Provinsi Banten dan Jawa Barat menentukan komposisi pemain dan melakukan persiapan pramusim.

Cilegon United

Musim lalu Cilegon United membuat PSS Sleman kocar-kacir pada babak 16 besar Liga 2. Daya magis di stadionnya wajib diwaspadai PSS bila tak ingin terjungkal dari persaingan jatah tiket liga 1. Head coach Imam Riyadi yang berlisensi B AFC dipercaya untuk menangani Rinto Ali dkk. The Steel Army, julukan Cilegon United  juga diisi oleh gabungan pemain senior dan talenta muda seperti Kevin Ivander, Johan Juansyah, Eki Nurhakim, Affandi Idris, dan Diksi Hendika. Dua pemain mudanya yang tengah onfire ialah Akbar Tanjung dan Abdul Aziz yang cukup rajin mencetak gol.

Cilegon United juga sudah melakukan uji tanding pramusim seperti bermain imbang 1-1 dengan UITM FC, Menyerah 1-4 dari Sriwijaya FC dan menang tipis atas Blitar United 3-2. Cilegon United juga sempat menantang Timnas Jepang U-19 namun menderita kekalahan menyakitkan 0-5.

Perserang Serang

Laskar Singandaru musim ini sukses bertahan di Liga 2 setelah lolos melalui pertandingan hidup mati dalam babak play off. Jelang perhelatan Liga 2 2018, Perserang merekrut pemain-pemain senior di kancah sepakbola Indonesia.

Sebut saja Oktovianus Maniani, Supriyono, Taryono, Mustopa Aji, dan Arvin Rianto. Di lini belakang Perserang juga diperkuat pemain naturalisasi asal Kamerun Mohammadou Tassio Bako. Juga kombinasi pemain muda M.Ridwan dan Rexi Oktavian di lini tengah. Selain itu nama Mustopa Aji dan Ervin Rianto patut diantsipasi di lini depan.

Perserang musim 2018 ini akan kembali diarsiteki oleh coach Zaenal Abidin. Rencananya mereka akan menggunakan Stadion Maulana Yusuf sebagai homebase. Dalam beberapa ujitanding, Perserang sempat menelan kekalahan 0-6 dari Persib Bandung, lalu menang 4-1 atas Porad Kopassus. Dan terakhir menang 2-0 atas juara liga 3 musim lalu, Blitar United.

Persita Tangerang

Egi Melgiansyah dan kolega patut kembali diwaspadai. Tim ini adalah salah satu kekuatan sepakbola Banten. Musim lalu di Liga 2, PSS hanya mampu bermain imbang di kandang La Viola di stadion Singaperbangsa. Musim ini Persita kembali diperkuat kapten mereka Egi Melgiansyah dan Ledi Utomo. Nama lain yang baru bergabung seperti mantan pemain Persija  Ade Jantra, Diego Banowo, Engkus Kuswaha, dan Rio Ramandika.

Ade Jantra dan Diego Banowo harus berebut tempat sebagai juru gedor utama. Dengan pengalaman yang mumpuni bukan tak mungkin bola-bola manja akan didukung oleh Egi Melgiansyah dan akselerasi Jacky Runtulalo. Dalam uji tanding pramusim, Persita Tangerang mengikuti turnamen Piala Presiden Persiraja. Hasilnya anak asuh Elly Idris finis di posisi 3 dengan raihan 1 kemenangan, 1 imbang dan 1 kali kekalahan. Lalu para pendekar Cisadane juga melakukan serangkaian uji tanding  antara lain Menang 2-0 atas Bhayangkara FC, Imbang 2-2 dengan PS Tira, Kalah 2-0 dari Barito Putera, dan terakhir kalah 0-1 dari Semen Padang.

Persika Karawang

Tim yang berdiri sejak 1951 ini merupakan salah satu kontestan yang  paling serius mempersiapkan Liga 2 musim ini. Nama-nama terkenal ditunjuk sebagai pengurus tim,yakni Ustadz Yusuf  Mansur sebagai komisaris klub, Direktur Teknik oleh Indra Sjafri dan juru taktik oleh mantan pelatih Borneo FC, Ricky Nelson. Musim lalu Persika  selamat dari jurang degradasi setelah finis di peringkat 4 Grup 2 Liga 2, namun musim 2018 boleh jadi tim ini berpotensi menjadi momok menyeramkan bagi tim-tim unggulan di Liga 2. Manajemen Persika sudah sepakat untuk menargetkan menjadi tim promosi Liga 1 Musim 2019.

Persika Karawang disinyalir memiliki kedalaman skuat yang cukup baik. Guna mewujudkan target promosi ke Liga 1, Mereka menggaet nama-nama top dan berpengalaman seperti Rizky Novriansyah,  Rudiyana, dan Pilemon Jakcon Bay di sektor depan. Tamsil Siljaya, Ade Suhendra , dan Yus Arfandi mengisi di lini tengah. Selanjutnya Haris Hardiansyah dan  Aang suparman di lini belakang. Salah satu bintang muda yang didatangkan adalah Aji Kusuma. Ia merupakan pemain depan Timnas U-19 yang juga merupakan partner Egi Maulana Vikri.

Persiapan pramusim mereka juga cukup mentereng yakni finish di posisi runner-up Piala Presiden Persiraja. Tim yang cukup sering menggunakan formasi 3-5-2 ini juga beberapa kali melakukan uji tanding dengan menantang klub Liga 1. Hasilnya menelan 2 kali imbang dan 2 kali kalah. Bermain imbang 2-2 dengan PS TNI, lalu skor serupa dengan Borneo FC. Dan menderita kekelahan 1-2 kontra Bhayangkara FC serta 1-3 dari Persija Jakarta. Di beberapa akhir ujitanding Persika mendapat 2 kali kekalahan yakni kalah 2-3 dari Timnas Jepang U-19 dan kalah 1-2 dari klub Liga 3, Bogor FC.

 

Menilik Calon Lawan PSS Sleman: Wakil Sumatera

 

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14