Analisis

Menilik Pemain yang Layak Bertahan dan Dilepas PSS Musim Depan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Gagal lolosnya Laskar Sembada ke babak 8 besar Liga 2 tentunya masih menyisakan kesedihan bagi sebagian besar Sleman Fans. Ketidak konsistenan, sering bongkar pasang starting eleven tentunya menjadi salah satu faktor turunnya peforma PSS Sleman di babak 16 besar.

Super Elja yang superior di babak penyisihan grup,  menjadi salah satu tim yang mengemas poin paling banyak dan tim yang sangat produktif seperti kehilangan salah satu sayapnya di babak 16 besar. 2 kemenangan, 2 kekalahan dan 2 kali hasil imbang menghentikan langkah tim berjuluk Elang Jawa di babak 16 besar.

Keangkeran stadion Maguwoharjo pun seperti hilang ditelan bumi di babak 16 besar. Menang tipis 2-1 melawan Cilegon FC, kalah 2-3 melawan PSPS dan menang susah payah 2-1 melawan Persis menjadi bukti. Ekspektasi tinggi dan dukungan penuh seisi stadion dari seluruh elemen pecinta PSS Sleman, seakan hanya menjadi suara bising yang tidak tersalurkan kembali kepada para pemain di lapangan.

Target masuk Liga 1 hanyalah impian semata tanpa dibarengi dengan tidakan nyata oleh manajemen. Sponsor besar, komposisi pemain bertabur bintang, basis suporter besar yang loyal tak bisa dijadikan lecutan bagi jajaran manejemen untuk memberikan hasil paling baik di atas lapangan.

Dengan performa yang menurun di babak 16 besar tentunya manajemen, pelatih maupun pemain menjadi sasaran kritik media maupun fans di media sosial. Jajak pendapat di media sosial seperti twitter pun sudah banyak dilakukan oleh beberapa media komunitas. Siapakah pemain yang pantas dipertahankan maupun siapa pemain yang pantas dilepas?

Penampilan apik para pemain seperti Try Hamdani, Waluyo, Bagus Nirwanto, Jodi Kustiawan, Tedi Berlian, Arie Sandy, Dirga Lasut, Dave Mustaine, Hisyam Tolle dan pemain rekrutan anyar Agi Pratama menjadikan mereka pemain yang layak dipertahankan musim depan. Beberapa pemain muda lokal Sleman seperti Wahyu Sukarta, Zamzani tentu juga bisa dipertimbangkan kembali untuk dikontrak.

Pihak pelatih akan melakukan evaluasi secara menyeluruh, tentang performa PSS Sleman selama mengarungi Liga 2. Tentunya Freddy Muli dan Seto Nurdiantoro sudah memiliki gambaran, siapa pemain yang harus dipertahankan atau dilepas.

Namun ada beberapa pemain inti dan pemain yang musim depan bisa dilepas karena performa yang menurun dan minim kontribusi untuk tim musim ini. Berikut daftar pemainnya :

  1. Busari

Kapten PSS di dua musim terakhir ini juga performanya menurun. Tercata sejak ISC B tahun lalu Busari sudah tidak dalam performa terbaiknya. Kontribusinya di lini tengah PSS Sleman di musim ini juga tidak terlihat, terlebih di babak 16 besar. Memang pada beberapa pertandingan Busari menjadi actor penting dalam kemenangan PSS, namun secara overall penampilannya di lini tengah PSS tidak signifikan.

Operan-operan yang tidak akurat, sering terlambat menutup area tengah saat bertahan, sampai “menghilang” di suatu pertandingan. Sudah saatnya Busari digantikan pemain yang lebih muda.

  1. Riski Novriansyah

Tahun lalu, Rizki menjadi penyerang yang menakutkan di turnamen ISC B. Body Balance, tendangan keras dan akurat, lari kencang menjadi andalannya. Di babak penyisihan Liga 2, Riski masih bisa menunjukkan kemampuannya di barisan penyerangan PSS Sleman.

Namun di babak 16 besar, dia tampak kewalahan melewati pertahanan lawan, belum lagi insting mencetak gol nya yang seakan menghilang.

Jika musim depan PSS Sleman masih menggunakan formasi 4-2-3-1, maka PSS harus mencari penyerang yang bertipikal Target Man, dengan finishing touch mumpuni.

  1. Ardi Idrus

Pemain yang baru bergabung di babak 16 besar ini juga pantas dilepas. Performanya yang tidak konsisten dan seringnya dia melakukan loseball maupun humman error menjadikan dia pantas dilepas. Dari segi statistik dia juga masih kalah dari Tedi Berlian maupun Bagus Nirwanto.

  1. Mardiono “Nono”

Pemain yang cepat eks Persebaya ini juga di rasa kurang mumpuni untuk musim depan. Pemain yang minim kontribusi ini nampaknya menurupakan rekrutan yang salah di babak 16 besar. Mentalnya saat menghadapi kritik dari pihak pelatih menunjukkan dia belum siap menjadi pemain yang besar. Memiliki pemain seperti ini hanya akan merusak keharmonisan di dalam tim.

  1. Kito Candra

Pemain yang sempat mencuri perhatian di ISC B ini, lambat laun performanya menurun.  Dia juga tidak bisa menembus tim utama PSS Sleman musim ini.

Sempat dipasang menjadi striker, Kito menyatakan dia lebih nyaman bermain di sisi sayap. Sering diturunkan sebagai pemain pengganti, namun pernampilannya belum konsisten.

  1. Rossi Noprihanis

Selama dia bermain untuk PSS Sleman pemain ini selalu tampil di bawah ekspestasi, penampilannya sering tidak konsisten. Rossi memiliki skill di atas rata-rata, dan memiliki pengalaman bermain di Liga 1. Yang menjadi masalah adalah pemain ini punya keegoisan tinggi, kurang bisa bekerja sama dengan pemain lainnya.

Tentunya masih ada beberapa pemain muda yang bisa di pertimbangkan untuk mengisi skuad PSS Sleman untuk musim depan. Pemain muda seperti Syahrul, Imam Bagus, Tony Yuliandri, Candra Luckmana, Rama Yoga tetap harus di lihat perkembangannya. Mereka bisa diberi kesempatan untuk dipanggil seleksi musim depan, mampukah mereka bersaing dengan pemain lain untuk mengisi skuat di musim depan.

Khusus untuk Syahrul, mungkin musim depan dia harus diberi kesempatan satu tempat di tim utama dan bisa dijadikan kiper pilihan kedua, nampaknya dia masih perlu arahan dari kiper senior agar lebih matang lagi.

Tentunya kami memilih pemain yang pantas dilepas dan dipertahankan ini tidak hanya asal tanpa pertimbangan. Pemain di pilih melalui banyak pertimbangan, walaupun tidak semuanya kami tuliskan disini. Baik itu diskusi tim statistik Sleman Football, kontribusi pemain untuk tim, etos kerja, attitude pemain maupun hasil raihan statistik pemain di setiap pertandingan.

Jika memang target Liga 1 adalah tujuan di musim depan, harusnya jajaran manajemen harus sudah merencanakan program musim depan dari sekarang. Cepat mencari pengganti manajer lama, cari pelatih baru yang berkompeten dan modern. Mulai menyusun target pemain incaran untuk mengisi kekosongan pemain yang kontraknya tidak diperpanjang.

 

Komentar