Berita

Menilik Regulasi Kartu di Liga 2

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Minggu, 28 Oktober 2018, akun twitter PSS menginformasikan bahwa ada beberapa pemain yang dipastikan absen saat PSS melawat ke Banda Aceh. Mereka adalah Dave dan Gufron (akumulasi kartu kuning), Bagus Nirwanto (kartu merah), dan Arie Sandy yang cedera.

Banyak Sleman Fans yang bertanya-tanya tentang akumulasi kartu yang didapatkan oleh Gufron. Karena dia baru mendapat satu kartu kuning saat membela PSS. Dalam tulisan kali ini, kami akan membahas regulasi kartu yang dikeluarkan oleh PT. LIB di Liga 2.

Dalam Regulasi Liga 2, di pasal 57 PT. LIB telah menjabarkan dengan jelas aturan-aturan yang berkaitan dengan kartu (kuning atau merah).

Pada ayat 4, dijelaskan bahwa pemain yang memperoleh akumulasi 3 kartu kuning di pertandingan berbeda selama liga 2 berlangsung, tidak diperkenankan untuk bermain 1 kali pada pertandingan berikutnya. Hal ini terjadi pada kasus Dave Mustaine yang telah menerima 3 kartu kuning, sehingga harus absen di pertandingan lawan Persiraja.

Sanksi 1 pertandingan harus pada pertandingan selanjutnya setelah pemain menerima kartu kuning terakhirnya. Jika pertandingan selanjutnya (vs Klub A) itu ditunda, maka pemain bisa bertanding melawan klub lain (vs Klub B) di pekan berikutnya. Namun ketika melawan Klub A, pemain tetap terhukum tidak bisa bertanding.

Pada kasus Gufron, di ayat 15 dijelaskan bahwa pemain yang terkena kartu kuning dan atau kartu merah dan belum berakhir masa berlakunya, kemudian pemain pindah klub lain di Liga 2, maka hukuman kartu akan melekat pada pemain tersebut di klub barunya.

Ini menjawab mengapa Gufron langsung absen setelah hanya mendapatkan 1 kartu kuning di pertandingan melawan Persita. Sebelumnya, Gufron mengantongi 2 kartu kuning saat masih membela Persis, yaitu kala melawan Persiraja (8 September) dan PSIR (7 Oktober).

Untuk masalah denda, berdasarkan ayat no 8, pemain yang bersangkutan (yang terkena akumulasi 3 KK) berkewajiban membayar denda sejumlah 1 juta rupiah kepada penyelenggara liga.

Kemudian pada kasus Bagus Nirwanto yang mendapatkan kartu merah setelah 2 kali kartu kuning, dijelaskan pada ayat 5. Seorang pemain yang mendapatkan akumulasi 2 kartu kuning dalam satu pertandingan, dan menyebabkan dia mendapatkan kartu merah tidak langsung, maka dia tidak diperbolehkan bermain 1 kali di pertandingan selanjutnya.

Pada pertandingan melawan Persita, Bagus Nirwanto mendapatkan 2 kali kartu kuning dan harus diusir oleh wasit. Sehingga dia harus absen di pertandingan melawan Persiraja Banda Aceh. Untuk hal denda, di ayat 9 disebutkan untuk pemain yang mendapatkan kartu merah tak langsung akan dikenakan denda sebesar 2 juta rupiah.

Jika ada pemain yang mendapatkan straight red card (kartu merah langsung), di ayat 6 dijelaskan bahwa pemain tidak diperkenankan untuk bermain 1 kali pertandingan berikutnya. Dan jika dirasa ada pelanggaran yang berat, bisa diajukan ke komite disiplin untuk mendapatkan hukuman tambahan. Untuk masalah denda, di ayat 10 dijelaskan sang pemain wajib membayar sebesar 3 juta rupiah.

Untuk hal pemutihan pemain, PT. LIB hanya memberikannya di pertandingan final. Tidak untuk babak 8 besar ataupun semifinal, hal ini tetuang pada ayat 16 pasal 57.

Itulah tadi regulasi Liga 2 tentang kartu yang diterima oleh para pemain. Semoga bisa menjadi pencerahan untuk semua Sleman Fans.

Komentar
Ahmad Indra Pranata

Dokter muda yang mencintai sepakbola, bisa kamu hubungi di akun Twitter @mamas_ahmad