Berita

Menilik Sistem 8 Besar Liga 2 2018

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Liga 2 2018 telah menyelesaikan babak pendahuluan. Sebanyak 22 pertandingan telah dilalui oleh ke-24 peserta dari 2 wilayah.

Dari babak pendahuluan, telah ditentukan 6 tim yang terdegradasi ke Liga 3 musim depan, dan juga 8 tim yang akan masuk ke babak perempat final. Empat tim teratas dari masing-masing grup akan masuk ke babak semifinal.

Dari hasil pertandingan terakhir (15/10/2018), delapan tim yang berhak bertanding di babak 8 besar adalah:

  • Grup Barat: Semen Padang, Persiraja, Aceh United, Persita
  • Grup Timur: PSS, Kalteng Putra, Madura FC, PSMP*

*penyebutan tidak berdasarkan peringkat karena Madura FC belum menyelesaikan pertandingan terakhir

Delapan tim ini masih harus menjalani kompetisi yang panjang, dan perjuangan lebih berat untuk bisa promosi ke Liga 1 2019. Yang paling dekat, tentu saja adalah menjalani Babak 8 Besar.

Format dari babak 8 besar sudah diatur dengan jelas dalam regulasi Liga 2 yang dikeluarkan oleh PT LIB. Di pasal 11, disebutkan bahwa 4 tim teratas dari kedua grup akan dikelompokkan lagi ke dalam 2 grup (A dan B).

Pada babak ini, akan diterapkan sistem kandang dan tandang (home dan away). Sehingga setiap tim dari masing-masing grup akan bertemu satu sama lain. Untuk sistem durasi pertandingan dan poin yang dihasilkan masih sama seperti saat babak pendahuluan.

Untuk menentukan peringkat, PT. LIB masih menggunakan dasar yang sama dengan babak sebelumnya. Jika dua tim memiliki poin sama, maka tim yang memiliki head to head lebih baik yang akan menempati peringkat teratas.

Jika kedua tim memiliki head to head sama, maka selisih gol akan dijadikan acuan. Jika selisih gol masih sama, maka yang akan dihitung adalah jumlah memasukkan (Goal Against), tim yang paling banyak memasukkan adalah yang akan didahulukan. Jika kedua tim masih memiliki GA yang sama, maka PT. LIB akan memutuskan untuk melakukan pengundian.

Sleman Fans seharusnya sudah tidak terlalu asing dengan sistem ini karena musim lalu PSS juga pernah masuk ke babak perdelapan final, yang memiliki regulasi dan sistem pertandingan yang sama dengan tahun ini.

Namun, yang menjadi misteri adalah sampai saat ini belum ada kepastian kapan akan dilangsungkannya babak 8 besar. Kemungkinan dari pihak PT. LIB akan segera melakukan pemberitahuan kepada setiap tim yang lolos. Jika dilihat dari padatnya jadwal kompetisi, kemungkinan besar 8 besar akan dimulai pada minggu ke-3 Oktober.

Dengan persaingan yang begitu ketat, PSS memang wajib untuk fokus di setiap pertandingan. PSS harus mengambil pelajaran dari yang terjadi tahun lalu. Sapu bersih semua pertandingan kandang, dan usahakan mencuri poin saat pertandingan tandang.

Komentar
Ahmad Indra Pranata

Dokter muda yang mencintai sepakbola, bisa kamu hubungi di akun Twitter @mamas_ahmad