Cerita

Over The Land And Sea

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Siapa yang tidak kenal SJVNR? Band yang digawangi oleh Mas Jatiyono (atau lebih dikenal dengan nama Jatek) ini merupakan band legendaris di sepak bola Sleman. Banyak menghasilkan karya musik yang masih bisa kita nikmati sampai sekarang. Siapa yang tidak tahu Lagu “Kulihat, Kudukung, Kubanggakan”.

Sedikit cerita tentang “Kulihat, Kudukung, Kubanggakan”, lagu ini masih sering dinyanyikan oleh Sleman Fans, malah bisa dibilang sebagai lagu wajib saat PSS berlaga. Begitu dalamnya arti dari lagu ini, sampai dinyanyikan (juga) oleh suporter dari Liga Malaysia; dengan judul yang dirubah menjadi “Kulihat, Kusokong, Kubanggakan”.

Tapi tunggu dulu. Di dalam tulisan ini kita tidak akan membahas lagu tersebut.

Beberapa hari yang lalu, SJVNR mengeluarkan single terbarunya yang berjudul “Over The Land and Sea”, atau bisa disingkat menjadi OTLAS. Kali ini SJVNR berduet dengan Galuh (LCS), menyanyikan lagu dengan lirik berbahasa inggris.

Saya sedikit berbincang dengan Mas Jatek mengenai lagu ini. Kalimat “Over The Land And Sea (OTLAS)” bukanlah kalimat yang dia buat sendiri. Hal ini dijelaskan langsung olehnya :
“OTLAS itu istilah dari luar, kalau tidak salah dari Suporter West Ham United. Di sini (Sleman) dipopulerkan oleh Sleman-Football saat PSS akan bertandang ke Martapura dan Palangkaraya”

Menurut penuturannya, inti dari lagu ini adalah mengikuti PSS kemanapun, dan  bagaimanapun caranya. Di dalam lagu ini, diceritakan juga bahwa banyak cerita dan kebahagiaan yang didapatkan saat mendukung PSS di kandang lawan.

Mari kita masuk pembahasan lirik dari lagu OTLAS.

 “Over The Land and Sea”

Tidak ada arti baku dari kalimat di atas, bisa dikatakan sebagai merupakan suatu kalimat yang ambigu. Namun jika kita masukkan ke dalam lingkup suporteran, hal ini bisa merujuk pada jarak. Jarak yang jauh, memisahkan pulau (land), yang dipisahkan oleh laut (sea). Hal ini bisa dipahami, bagaimana pengarang lagu terinspirasi membuat lagu ini ketika dia mendukung PSS Sleman saat bertandang ke Pulau Kalimantan. Dimana dia harus melewati lautan untuk menyebrang dua daratan.

“Faithful promise for guard behind you
I will follow wherever where you go”

Bagi sebagian orang, menjadi fans klub sepak bola tidak sesederhana dengan hanya datang, duduk, dan menyaksikan pertandingan. Kadang, seseorang yang sudah cinta terpatri akan membuat janji. Janji tak tertulis untuk menemani (klub kebanggaan), disaat senang, susah, kaya, miskin, dekat, maupun jauh. Termasuk, janji tak kan membiarkannya berjuang sendiri. Di dalam lagu ini, pengarang lagu berusaha  menepati janji, untuk selalu menemani PSS berlaga. Dimanapun, dan bagaimanapun.

“From here happiness born
We can also reach the story here”

Dari lirik ini, ingin diungkapkan bahwa mendukung PSS Sleman saat away akan membuat kita merasakan kebahagiaan. Sebuah kepuasan dan kebanggan tersendiri ketika bisa menemani PSS berlaga jauh dari rumah.

Cerita, Selalu ada cerita di setiap awaydays. Inilah yang mungkin tidak bisa dibeli dengan apapun, satu hal yang akan selalu kita kenang ketika kembali dari awaydays. Cerita tentang kebahagiaan, persaudaraan, kekompakan, perjuangan, atau tentang tragedi. Cerita yang kelak bisa kita dongengkan kepada anak cucu kita.

Kurang lebih seperti itu arti dari lagu ini. OTLAS adalah lagu yang membahas tentang komitmen suporter untuk selalu menemani klub kebanggaannya, dimanapun mereka berlaga.

Di Sleman, ada satu manifesto tentang hal ini : Awaydays adalah tradisi, dan kita wajib menjaga tradisi. Semoga lagu ini bisa menambah passion kita ketika mendukung Super Elja di luar kandang.  Di Wamena, Kalimantan, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Ibu Kota, Italia; dimanapun.  Jangan biarkan PSS berjuang sendirian. Over The Land And Sea !!

Komentar
Ahmad Indra Pranata

Dokter muda yang mencintai sepakbola, bisa kamu hubungi di akun Twitter @mamas_ahmad