Berita

Persija Jakarta Tekuk PSS Sleman Dua Gol Tanpa Balas

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Tribun merah Stadion Maguwoharjo sudah dipenuhi oleh Jak Mania kala peluit tanda dimulainya pertandingan ditiup oleh wasit Handri Kristanto. Sementara itu, di sisi selatan, Brigata Curva Sud juga berangsur-angsur memenuhi terasnya.

Super Elja mendapat peluang pertama melalui tendangan bebas Alfonso de la Cruz yang masih menyamping. Selanjutnya, sepakan Alom juga membahayakan gawang Shahar Ginanjar, meski juga belum menemui hasil.

Sementara itu, Persija Jakarta membalas melalui serangan yang dibangun melalui Riko Simanjuntak. Mengandalkan kecepatannya, mantan pemain Semen Padang tersebut mendapatkan ruang lalu memberikan umpan Tarik kepada Escobar. Namun, Ikhwan Ciptady lebih dulu memotong bola.

Alom kembali mengancam gawang Persija Jakarta. Menerima umpan Brian Ferreira, pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut melepaskan sepakan yang membentur bek lawan. Bola muntah kemudian ia sambar dengan sundulan, tetapi masih belum tepat sasaran.

Di akhir babak pertama, Escobar memiliki kesempatan melepaskan umpan silang datar dari sayap kanan. Heri Susanto dan Ega Rizky sama-sama berusaha mendapatkan bola. Si kulit bulat hanya menyamping dari gawang PSS Sleman. Namun, Ega Rizky tergeletak dan harus dirawat Sigit Pramudya.

Pada awal babak kedua, Ega kembali terkapar saat berusaha menggagalkan serangan Macan Kemayoran dari sisi kanan. Kali ini dirinya tak dapat melanjutkan pertandingan dan digantikan oleh kiper anyar Laskar Sembada, Dhika Bayangkara.
Persija Jakarta akhirnya mendapatkan angka melalui Bruno Matos. Mendapatkan sepak pojok setelah tendangan Ramdani Lestaluhu membentur bek PSS Sleman, Ismed Sofyan maju sebagai eksekutor. Umpan lambung pemain gaek tersebut diselesaikan dengan sundulan oleh Bruno.

Membutuhkan penyegaran, Seto memasukkan Wahyu Sukarta dan Ricky Kambuaya. Sukarta pada sentuhan pertamanya mengirimkan umpan terobosan cantic kepada Rangga Muslim di kotak penalti. Sayang sekali dalam situasi satu lawan satu dengan kiper, Rangga gagal mencetak gol.

Giliran Persija membangun serangan melalui sisi kiri. Bola kemudian diumpankan ke kotak penalti di mana Fitra Ridwan mendapatkannya. Namun, setelah itu, Sukarta menjatuhkan Fitra sehingga wasit menunjuk titik putih. Bruno yang meaju sebagai algojo sukses melakukan tugasnya.

Di akhir laga, Jajang Sukmara sempat mendapatkan peluang matang saat menyambut umpan silang dari Brian, tetapi bola msih melambung. Skor 2-0 untuk tim tamu bertahan hingga peluit panjang ditiupkan. Kekalahan ini memastikan langkah PSS Sleman di Piala Presiden 2019 berhenti sampai di sini.

Komentar
Andhika Gilang

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng

Comments are closed.