Berita

Players to Watch: Ujung Tombak Perebut Tahta

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Pertandingan puncak Liga 2 Indonesia musim 2018 akan digelar beberapa jam lagi. Laga bersejarah tersebut akan digelar di Stadion Pakansari dengan mempertemukan Semen Padang FC (Semen Padang) dan PSS Sleman (3/12). Meskipun keduanya telah memastikan promosi ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia, laga ini diprediksi akan berjalan sangat sengit.

Semen Padang berhasil melangkah ke final setelah mampu unggul agregat gol 3-2 atas Persita Tangerang di babak semifinal lalu. Sedangkan PSS memastikan lolos ke final setelah membungkam Kalteng Putra dengan agregat keunggulan dua gol tanpa balas.

PSS Sleman berhasil menembus partai final setelah mampu berjuang sejak babak penyisihan dengan berbagai kendala dan seringnya pemain bergelut dengan cedera. Semen Padang pun sama, Laskar Kabau Sirah juga berjuang keras sejak awal babak penyisihan karena mereka menempati Grup Barat yang banyak diisi tim-tim kuat.

Pemain yang layak kita lihat di pertandingan nanti adalah sosok penyerang andalan kedua tim. Laskar Sembada punya seorang Cristian Gonzales, sedangkan Semen Padang punya sosok Riski Novriansyah. Bagaimana peran mereka di masing-masing tim?

  1. Riski Novriansyah

Mantan penggawa PSS Sleman musim lalu ini kini berseragam Semen Padang. Di awal musim ia sempat memperkuat Persika Karawang, namun pada jendela transfer paruh musim ia pindah ke Padang. Bersama Semen Padang, ia sudah mengoleksi 8 gol hingga babak semifinal lalu.

Dengan berbagai kelebihannya, ia disebut-sebut sebagai penyerang lokal terbaik di gelaran kasta kedua sepakbola Indonesia sejak musim lalu. Dengan postur yang cukup ideal, ia kerap unggul dalam berduel ataupun lepas dari kawalan musuh.

Ia juga dibekali kecepatan yang mumpuni saat harus berduel sprint dengan bek musuh. Soal finishing, pemain yang kini berusia 29 tahun itu dibekali kemampuan tembakan yang akurat serta kerap unggul dalam perebutan bola udara. Dengan segala atribut yang dimilki, Riski Novriansyah layak disebut penyerang dengan tipikal goal poacher.

  1. Cristian Gonzales

 Pemain gaek satu ini namanya kembali booming pada babak-babak akhir Liga 2. Dari 3 laga home terakhir, ia mampu mengemas 8 gol dan sempat mencetak 2 kali hatrick. Mengapa Ia bisa seproduktif sekarang ini ketimbang pada babak penyisihan lalu?

Jawabannya tentu menjurus pada suplai bola yang akurat dan mengarah tepat kepadanya. Kualitas umpan dari lini kedua yang sering dilakukan Aditya Putra Dewa maupun Marzukih yang mengarah ke Papito kerap membuahkan peluang apik.

Belum lagi sodoran-sodoran dari Rival Lastori maupun Ichsan Pratama seringkali dimaksimalkan oleh El Loco. Setidaknya, dengan torehan 14 gol selama ini, Ia membuktikan bahwa Ia memang masih layak untuk bermain bola meskipun usia sudah terlampau sepuh.

 Yang patut kita nantikan adalah, apakah di laga final Ia masih mampu mencetak gol dan mampu mengangkat trofi gelaran kasta kedua sepakbola Indonesia? Layak kita nantikan aksi Papito di laga puncak nanti!

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya