Analisis

Preview Kalteng Putra vs PSS: Sayap Siapa yang Paling Sigap?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Pekan ketujuh Liga 2 Wilayah Timur akan segera digelar. Di tanah Borneo, akan tersaji duel papan atas antara Kalteng Putra FC vs PSS Sleman. Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya. Disebut duel papan atas karena baik PSS maupun Kalteng Putra saat ini ada di posisi 4 besar Wilayah Timur.

Kalteng Putra sekarang berada di posisi 4 wilayah timur dengan 9 poin hasil dari 2 kemenangan, 3 hasil seri, dan 1 kekalahan. Sedangkan PSS berada di posisi kedua dengan 13 poin.

Sejauh ini Kalteng telah mencetak 9 gol dan kemasukan 7 gol. Di Stadion Tuah Pahoe (kandang Kalteng Putra), Firman Utina dan kolega mencatat 2 kemenangan dan 2 hasil seri. Adalah Persiba Balikpapan dan PSBS Biak yang memaksa hasil seri di Palangkaraya.

Laskar Isen Mulang (julukan Kalteng Putra) berisikan pemain-pemain senior. Manajemen Kalteng Putra tampak serius dengan target mereka promosi ke Liga 1. Mereka  merekrut pemain-pemain bintang dan berpengalaman yang sudah mencicipi atmosfer Liga 1 paling tidak 2 musim ke belakang.

Terakhir, nama Firman Utina (36 th) diperkenalkan oleh Kalteng Putra untuk mengisi lini tengah klub yang berasal dari Palangkaraya itu. Selain itu ada nama-nama yang tidak asing bagi para penggemar sepakbola nasional, seperti Michael Orah (33 th), Taufiq Kasrun (32 th), Eki Nurhakim (34 th), Fery Aman Saragih (31 th), Zulvin Zamrun (30th), dan Joko Sasongko (28 th).

Dengan rataan usia pemain lebih dari 30 tahun tentu Kalteng Putra bukanlah tim yang mudah dikalahkan, mentalitas dan pengalaman tentu jadi pembeda dari pemain-pemain di atas.

Kedua tim sama-sama punya motivasi tinggi untuk memenangkan pertandingan. Kalteng Putra berambisi menyapu bersih pertandingan kandang sebelum bertandang ke Pulau Jawa, sekaligus menjaga jarak dengan pemuncak klasemen sementara.

Sementara PSS juga sedang dalam keadaan on fire setelah menekuk Persiba Balikpapan di Stadion Batakan. Super Elja juga sedang dalam misi untuk mengkudeta terhadap Madura FC yang saat ini nangkring di peringkat pertama.

Laskar Isen Mulang sepertinya tidak akan banyak mengubah komposisi pemainnya, sama seperti saat mengalahkan Persegres pekan lalu. Pada posisi penjaga gawang, Riki Pambudi akan dikawal oleh dua bek sayap Michael Orah, Dendi Agustan,  dan dua bek tengah Taufiq Kasrun, dan Bhudiar M Riza.

Di lini tengah, Firman Utina akan memberikan komando kepada dua gelandang serang Kalteng Putra: Michael Rumere dan Dadang Apridianto. Sementara Kushedya Hari dan M. Rais mengisi pos di sisi sayap dan Eki Nurhakim di-plot sebagai striker.

Kedalaman skuat yang dimiliki oleh Kalteng Putra bisa dikatakan paling merata di antara kontestan Liga 2 lainnya. Ada nama seperti Joko Sasongko, Fery Aman Saragih, dan Zulvin Zamrun yang siap masuk ke starting eleven.

Kalteng Putra adalah tim yang mengandalkan lini tengah untuk memulai serangan. Mulainya serangan diprakarsai oleh Firman Utina atau pergerakan eksplosif Michael Rumere. Dari lini tengah, mereka cenderung akan memberikan umpan lambung panjang ke area half space, memanfaatkan ruang kosong antar pemain belakang lawan.

Kedua pemain sayap Kalteng diberikan tugas untuk berlari mengejar bola dan melakukan tusukan ke kotak pinalti lawan. Tercatat ada 4 nama di Kalteng Putra yang punya ekploisitas tinggi di sisi sayap: M. Rais, Kushedya, Fery Aman Saragih, dan Zulvin Zamrun.

Firman akan berperan sebagai playmaker, mengirimkan umpan vertikal kepada para pemain sayap. Strategi ini sebenarnya mirip dengan yang dilakukan oleh PSS saat berhasil mengalahkan Persiba Balikpapan, memanfaatkan kedua sayapnya untuk menggedor pertahanan lawan.

Cara bermain Kalteng Putra ini menjadi peringatan bagi dua bek sayap PSS: Bagus Nirwanto dan Vandy Prayoga. Di pertandingan sebelumnya, beberapa kali keduanya kecolongan oleh pergerakan Siswanto dan Fengky Tornado, salah satunya berhasil dimanfaatkan menjadi gol.

Pada pertandingan melawan Kalteng Putra, keduanya harus fokus dan berkonsentrasi penuh karena dipastikan akan digempur oleh para pemain sayap Kalteng Putra. Antisipasi 2nd ball yang buruk juga harus diperbaiki, jika tidak ingin kecolongan dari bola-bola lambung.

Dua pemain tengah Kalteng Putra, Firman Utina dan Michael Rumere harus mendapatkan pengawalan khusus. Jika biasanya coach Seto hanya memasang Arie Sandy sebagai DMF, pada pertandingan ini dia bisa menduetkan Arie dengan Daeng Samsul atau Sahrul Kurniawan. Dengan adanya 2 gelandang bertahan, diharapkan PSS bisa membatasi pergerakan Firman dan Rumere sehingga bisa memenangkan pertarungan di lini tengah.

Dari pernyataan yang dikeluarkan oleh coach Seto, kemungkinan PSS tidak akan banyak melakukan perubahan strategi ataupun pemain dari pertandingan sebelumnya. Jika diperlukan, akan dilakukan perubahan satu atau dua pemain di starting line up sebagai bagian dari strategi tim.

Jika boleh memberikan usul, saya akan memasukkan Samsul Bachri dari awal, dan menyimpan Ichsan Pratama.  Karena sekali lagi, dengan menempatkan 2 gelandang bertipe breaker bisa menghadirkan kestabilan di lini tengah PSS.

PSS diperkirakan akan kembali menerapkan garis pertahanan rendah dan menempatkan ketiga pemain depannya di belakang garis tengah lapangan. Menunggu momen yang tepat untuk melakukan serangan balik cepat.

Barisan pertahanan Kalteng Putra yang diisi oleh pemain-pemain senior bisa dimanfaatkan pelari-pelari cepat Super Elja untuk beradu fisik. Hal sama seperti yang dilakukan saat mengalahkan Persiba. Namun pihak pelatih harus menyiapkan skema cadangan ketika hal ini sudah diantisipasi oleh pihak lawan.

Pada akhirnya, kedua tim sama-sama akan memanfaatkan sayap-sayapnya untuk menggempur lini pertahanan lawan. Siapa pemain sayap yang paling sigap, mereka yang akan keluar sebagai pemenangnya.

Komentar
Ahmad Indra Pranata

Dokter muda yang mencintai sepakbola, bisa kamu hubungi di akun Twitter @mamas_ahmad