Berita

Preview Match PSS Sleman vs Persiwa Wamena: Wajib Kembali Menang!

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Putaran kedua Liga Indonesia 2018 akan kembali digelar pada pekan ini. Super Elja dijadawalkan akan menjamu tamunya Persiwa Wamena di Stadion Maguwoharjo, pada Sabtu (4/08/2018). Laga ini bisa menjadi ajang pembuktian beberapa nama baru yang mengisi komposisi kedua tim menyusul penambahan amunisi anyar pada jendela transfer Liga 2.

PSS sebelumnya berhasil menutup putaran pertama gelaran Liga 2 Indonesia Grup Timur dengan memetik kemenangan di kandang Persiwa Wamena di stadion Mashud Wisnusaputra, Kuningan (30/07/2018). Kemenangan tersebut membuat mereka tetap bertahan di peringkat kedua Grup Timur dengan raihan 22 poin hasil dari 7 kali menang, 1 kali seri, dan 3 kali kalah.

Hasil tersebut tentu saja dijadikan patokan untuk evaluasi beberapa penggawa PSS. Terbukti ada beberapa nama yang harus angkat koper karena dianggap tidak menunjukkan progres yang baik untuk tim.

Evaluasi-evaluasi terus diberikan oleh pelatih yang sedang menempuh kursus kepelatihan AFC-Pro ini mengingat banyaknya kesalahan individu-individu dan kurangnya ketenangan pemain pada laga sebelumnya. Seto terus mengasah pola permainan tim agar dapat bermain lebih rapi dan efektif mengingat mereka seringkali menguasai pertandingan, namun sering gagal mengkonversikan peluang untuk menjadikan gol. Di pertandingan nanti, Seto tetap optimis mampu merebut poin maksimal agar terus menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

Dari segi komposisi pemain, PSS mengalami ketimpangan di sektor bek tengah. Hal tersebut dikarenakan 3 dari 4 bek yang ada harus rela angkat kaki dari Bumi Sembada karena banyak faktor. Beruntung PSS kembali diperkuat oleh bek tangguh Jodi Kustiawan. Bek yang sempat bermain untuk Persela Lamongan ini sedikit membuat nafas lega para suporterDengan pengalamannya, Jodi tentu akan mudah beradaptasi dengan tim karena kemungkinan besar ia akan langsung diturunkan.

Prediksi pemain yang akan turun dalam pertandingan pekan ke-12 ini, untuk penjaga gawang, Ega Risky berpotensi untuk dimainkan meskipun sejauh ini hanya mampu tampil clean sheet sekali saja. Pos di lini belakang diprediksi akan diisi oleh duet Zamzani dan Jodi Kustiawan, dengan dibantu Bagus Nirwanto dan Vandy Prayogo yang tak tergantikan perannya di sektor bek sayap.

Untuk sektor tengah, trio gelandang Arie Sandy, Dave Mustaine dan Ichsan Pratama kemungkinan besar akan tetap tampil. Semantara itu, pemain baru Ahmad Marzukih tampaknya akan dimainkan di babak kedua agar ia bisa membaca pola permainan baik rekan-rekannya ataupun permainan lawan.

Sedangkan untuk posisi sayap, diprediksi akan diisi oleh dua pemain yang tengah menanjak performanya, Rifal Lastori dan Slamet Budiono. Dan untuk ujung tombak, Tambun Naibaho sepertinya masih menjadi andalan mengingat I Made Wirahadi belum menunjukkan perbaikan permainan. Laskar Sembada masih menantikan kabar kembalinya Adi Nugroho yang sedang dibekap cedera pasca laga melawan PSIM beberapa waktu yang lalu.

Tim tuan rumah Persiwa Wamena sendiri di musim ini belum menemukan permainan terbaiknya. Di awal kompetisi, Persiwa Wamena harus memulai liga dengan poin -6 akibat hukuman yang dijatuhkan oleh federasi.

Hingga akhir putaran pertama saja, Persiwa baru mengumpulkan 3 poin, hasil dari 2 kali menang dan 3 kali seri. Hal itu tentu saja bukan menjadi catatan yang apik bagi anak asuh Suimin Diharja. Skuat Persiwa Wamena musim ini banyak diisi pemain muda hasil dari diklat PPLM yang mayoritas besar adalah mahasiswa UNJ (Universitas Negeri Jakarta).

Secara permainan, Persiwa Wamena sering menerapkan long ball dari lini belakang. Pola permainan tersebut seringkali gagal karena akurasi umpan yang buruk dan komunikasi para pemain tidak terjalin dengan baik. Akan tetapi, tim yang kini berkandang di Kuningan ini memiliki kelebihan saat menyerang dengan mengandalkan kecepatan sayap mereka yang dikomandoi Andreas Crismanto, pergerakan dari sisi sayap kerap membahayakan sang lawan.

Di lini pertahanan yang dipimpin Aldo Claudio, jarak antar pemain belakang sering kali sangat jauh. Hal itu memudahkan pemain lawan yang memiliki kecepatan untuk merangsek masuk ke kotak penalti Persiwa. Namun, kondisi tersebut belum mampu dimanfaatkan dalam laga sebelumnya karena faktor kondisi lapangan yang buruk, sehingga para pemain tidak nyaman dalam menjaga dan men-dribble bola.

Beberapa nama di kubu Persiwa memiliki skill individu yang cukup mumpuni. Namun sayangnya tim ini belum mampu tampil apik karena buruknya faktor koordinasi antar pemain. Perlu menjadi catatan, Persiwa Wamena bermian cukup kasar. Hal ini seharusnya menjadi bahan evaluasi coach Seto agar mampu memaksimalkan set piece bola mati. Terlebih datangnya Jodi diharapkan mampu membuat peluang dari sepakan bola mati.

Laga yang akan berlangsung malam hari ini akan menjadi menarik karena kedua tim berusaha merebut poin perdana di putaran kedua ini. Terutama bagi tuan rumah yang wajib kembali menang agar tetap mampu bersaing di papan atas. Selamat bertanding!

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya