Berita

Preview PSS Sleman vs Kalteng Putra: Tuntaskan, Man!

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Babak semifinal akan mencapai klimaksnya pada Rabu, 28 November 2018. Pada leg kedua ini, akan diputuskan 2 tim yang akan meraih tiket ke Liga 1 musim depan.

PSS akan menjamu Kalteng Putra di Stadion Maguwoharjo, setelah sebelumnya mereka berhasil menahan imbang Kalteng di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya.

Dengan waktu recovery yang sangat singkat, kedua tim tampaknya memiliki masalah yang sama pada kebugaran fisik para pemainnya. Bagaimana tidak, dalam rentang waktu 4 hari mereka bertanding sebanyak 2 kali.

Kalteng Putra memilih untuk tidak menyerah menghadapi semifinal leg 2 di Sleman. Kas Hartadi, pelatih Kalteng, mengatakan bahwa jalan untuk melaju ke final belum sepenuhnya tertutup. Target mereka adalah menahan imbang tim tuan rumah atau mencuri kemenangan.

Pada pertandingan besok Laskar Isen Mulang akan kembali diperkuat pencetak gol terbanyak mereka, K.H. Yudo, yang sebelumnya absen karena akumulasi kartu. Namun, masalah baru muncul di lini tengah setelah Firman Utina harus absen di laga ini karena cedera hamstring.

Kas Hartadi kemungkinan akan menurunkan skuat yang tak jauh berbeda seperti di leg pertama. Akan ada 2 perubahan yang terjadi dalam starting mereka, yaitu masuknya Yudo dan hilangnya Firman Utina.

Kalteng akan tetap mengusung formasi 4-2-3-1, mereka akan mengusung skuat yang sama di lini belakang. Rumere kemungkinan besar akan masuk menggantikan peran Firman Utina di lini tengah. Sedangkan kembalinya Yudo akan membuat lini depan akan sedikit berbeda. Ada dua kemungkinan di mana Yudo akan dimainkan: sebagai penyerang atau di sisi sayap.

Jika dia dipasang di sisi sayap, maka Siswanto akan menepi dan Yudho akan menyisir di sayap kanan. Ketika Yudo diposisikan sebagai penyerang tengah, maka Wirahadi akan digeser lebih ke belakang, dan Beni Oktovianto akan berada di bangku cadangan.

Adanya Rumere di lini tengah Kalteng otomatis akan mengubah alur serangan mereka. Ketika sebelumnya mereka mengandalkan Firman Utina sebagai pengatur serangan dengan melakukan umpan-umpan dari lini tengah, maka sekarang mereka akan punya kecenderungan untuk membawa bola sampai daerah pertahanan PSS. Hal ini tidak lepas dari cara bermain Rumere yang lebih agresif dibandingkan Firman Utina.

Pada kondisi itu, Dadang Apridianto akan sendirian menjadi seorang gelandang bertahan.  Dia akan bekerja sendirian sebagai penyaring serangan dari lawan. Ini bisa dimanfaatkan oleh Ichsan dan Dave untuk mengobrak-abrik lini tengah Kalteng Putra.

DI sisi lain, Amarzukih juga harus waspada dengan pergerakan dari Rumere. Pemain ini akan bermain lebih agresif dibandingkan dengan Firman Utina. Jika dia dipasangkan dengan Beni Oktovianto, akan ada 2 gelandang dengan naluri menyerang tinggi di Kalteng. Jika tidak diantisipasi, maka bukan tak mungkin Kalteng bisa mencuri gol di pertandingan nanti.

Membutuhkan kemenangan, membuat Seto tidak punya pilihan lain selain menurunkan tim terbaiknya sejak awal pertandingan. Walau begitu, ada satu kendala di lini belakang akibat absennya Ikhwan Ciptady.

Super Elja kehilangan Ikhwan Ciptady yang harus absen karena akumulasi kartu kuning. Zamzani atau Jodi sudah disiapkan oleh Seto untuk menggantikannya. Menurutnya absennya Ikhwan tidak terlalu berdampak besar terhadap taktik yang ingin ia terapkan besok.

Di lini tengah, belum ada yang bisa menggeser trio Amarzuki – Dave – Ichsan. Sedangkan di sisi sayap, Lastori kemungkinan besar akan diturunkan sejak awal, bersama dengan Rangga Muslim. Di barisan penyerang, El Loco akan tetap menjadi tumpuan mencetak gol.

Pertandingan diprediksi akan berjalan sangat menarik. Kalteng dalam keadaan nothing to lose dan dipastikan tidak akan menerapkan sepakbola negatif. Mereka akan bermain terbuka dan mengincar keunggulan gol tandangnya. Hal ini adalah satu-satunya cara yang bisa mereka lakukan untuk bisa membuka jalan ke semifinal. Dalam laga ini Kalteng hanya membutuhkan mencetak gol dan meraih hasil seri untuk bisa lolos ke final.

PSS akan tetap bermain seperti sebelumnya, dengan memanfaatkan Ichsan sebagai metronom serangan dan kedua sayap sebagai katalisator tap-in Gonzales. Kedua sayap akan coba mengeksploitasi pertahanan Kalteng Putra. Sebenarnya pada pertandingan di Palangkaraya Minggu lalu, kedua sayap PSS berhasil memanfaatkan area yang dijaga oleh M. Riza dan Yericho. Jika Rangga dan Lastori bisa kembali memanfaatkan celah tersebut, maka itu bisa jadi kunci kemenangan PSS.

Sedangkan, lini belakang PSS harus bisa mengantisipasi kembalinya Yudho di lini depan Kalteng, juga bola-bola atas yang akan tertuju kepada Wirahadi. Pada pertemuan pertama, beberapa kali Wirahadi bisa mencuri kesempatan melakukan free header di dalam kotak penalti PSS. Dengan absennya Ikhwan, Seto seharusnya memasang bek tengah yang kuat di duel udara.

Pada akhirnya, jika bermain seperti saat melawan Persita dan Persiraja di kandang, PSS akan bisa memenangkan pertandingan. Diharapkan semua pemain bisa fokus di sisa 90 menit babak semifinal ini, dan memastikan tiket promosi ke Liga 1 musim depan.

Ayo Man, tuntaskan!

Komentar
Ahmad Indra Pranata

Dokter muda yang mencintai sepakbola, bisa kamu hubungi di akun Twitter @mamas_ahmad