Analisis

Preview PSS Sleman vs Persijap Jepara: Menjaga Konsistensi

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman akan kedatangan tamunya Persijap Jepara dalam lanjutan pekan ke 12 Liga 2 pada Jumat 18 Agustus 2017 di Stadion Maguwoharjo. Di pertandingan sebelumnya kedua tim sama-sama berhasil meraih kemenangan.

Tim Laskar Sembada berhasil mengalahkan Persibat dengan skor 3-0 sedangkan Persijap berhasil menang 2-0 atas Persip Pekalongan.

Kedua tim punya misi yang berbeda di pertandingan ini, untuk Super Elja tentu ingin memperpanjang rekor 7 kemenangan beruntunnya, sedangkan untuk Persijap sendiri untuk menjaga asa masuk ke zona play off.

Pada pertemuan di putaran pertama, tim Laskar Sembada berhasil mempermalukan tim tuan rumah Persijap Jepara dengan skor 0-1 lewat gol semata wayang Jodi Kustiawan.

Persijap sendiri sedang dalam kondisi yang tidak baik, di 7 pertandingan terakhir hanya berhasil menang 2x dan menelan 5x kekalahan termasuk kalah melawan PSS di putaran pertama. Berbanding terbalik dengan PSS yang selalu menang di  7 pertangan terakhir.

Dengan sudah dipastikannya PSS Sleman lolos ke babak 16 besar tentunya menjadi kesempatan bagi Freddy Muli untuk merotasi pemainnya dan memberi jam terbang pada pemain muda dan pemain penghangat bench pemain.

Prediksi starting eleven

PSS Sleman: Syahrul, Jodi K, Waluyo, Hisyam, Tedi B, Bagus N, Arie Sandy, Wahyu, Dirga, Dave, Toni Y.

Persijap Jepara: Amirul, Jufri, Lucky, M Fauzan, Nurmufid, Tommy Yustus, Abdul Latif, Rafi, Yuda Risky, Adit, Redo.

Patut kita nantikan formasi apa yang akan diterapkan http://sleman-football.com/freddy-muli-kami-tetap-akan-bermain-maksimal/ Muli, 4-3-3 seperti pertandingan melawan Persibat atau kembali menggunakan formasi 3-4-3 seperti di laga-laga sebelumnya.

Prediksi penulis lebih ke 3-4-3. Karena jika dilihat, tim laskar sembada akan lebih seimbang dalam transisi bertahan ke menyerang atau sebaliknya ketika menggunakan formasi ini.

Tiga plot lini belakang tentunya akan di isi oleh Waluyo, Hisyam Tolle, dan pemain yang sudah dipastikan bisa merumput kembali setelah di beberapa pertandingan PSS absen dikarenakan cedera, yakni Jodi K. Trio centerback ini akan menjaga gawang Syahrul.

Di barisan lini tengah akan diisi oleh Arie Sandy dan Wahyu Sukarta. Mereka akan ditopang oleh dua wingback yang hampir selalu menjadi pilihan utama Freddy Muli dan bisa dikatakan penampilannya selalu konsisiten, Tedi Berlian dan Bagus Nirwanto.

Dengan absennya Busari tentunya akan menjadi angin segar bagi Wahyu untuk mengisi starting eleven  Super Elja. Kenapa penulis memilih Wahyu sebagai menggantikan Busari? jawabannya cukup mudah.

Wahyu Sukarta perlu menit bermain lebih di level pertandingan seperti ini untuk mengasah dan meningkatkan kemampuannya. Dengan usianya yang masih relatif muda, tentunya dia bisa di proyeksikan menjadi gelandang andalan PSS di masa yang akan datang.

Sementara di depan 4 pemain di atas akan ditempati oleh Dave Mustaine dan Dirga yang akan mengeksploitasi sisi halfspace lapangan permainan Persijap Jepara. Untuk Dave sendiri di beberapa pertandingan yang dimainkannya belum menunjukkan performanya seperti dulu saat ISC B, nampaknya Freddy Muli belum bisa memaksimalkan peran Dave dengan baik.

Di posisi ujung tombak sendiri penulis memilih Toni Yuliandri untuk menjadi juru gedor Super Elja menggantikan Riski. Selain dia punya kecepatan dan skill yang bagus, selama ini Toni kurang di beri kesempatan oleh Freddy Muli.

Sayang sekali jika bakatnya tidak dimanfaatkan dengan baik dan diberi menit bermain oleh tim pelatih. Tapi kembali lagi yang mempunyai wewenang menentukan komposisi pemain yang akan diturunkan adalah pelatih.

Sementara di sisi tim tamu, nampaknya pelatih baru Persijap, Carlos Raul tidak akan banyak mengubah formasi seperti saat menang melawan Persip Pekalongan.

PSS sendiri harus mewaspadai pergerakan pemain tengah Persijap, Jufri Usemahu. Di pertandingan sebelumnya melawan Persip Pekalongan, Jufri Usemahu berhasil memborong dua gol kemenangan Persijap.

Pemain ini juga punya tehnik serta visi bermain bagus, dia juga merupakan nafas bagi permainan Persijap Jepara. Para pemain Super Elja juga harus mewaspadai kecepataan kedua sayap Persijap.

Pertandingan ini tentunya akan berjalan sangat menarik dan akan terjadi jual beli serangan. Dan pastinya para pemain Persijap Jepara akan all out pada pertandingan ini karena hanya kemenangan yang akan menjaga asa mereka masuk zona aman dan play off Liga 2 dan mengamankan tim mereka dari jurang degradasi.

Pertandingan yang akan digelar Jumat malam ini dipastikan akan berjalan seru. Kedua tim memiliki motivasi masing-masing untuk memenangkan pertandingan ini.

Dengan prakiraan formasi 3-4-3, maka kita akan sering melihat PSS menyerang dari sisi sayap. Terutama area yang diisi oleh Tedi Berlian dan Dave Mustaine.

Pertarungan di lini tengah juga akan sangat sengit. Persijap akan berusaha membangun serangan dari sisi tengah, dan jika PSS bisa meredam lini tengah Persijap, tentu membuat Laskar Kalinyamat kesulitan mengembangkan permainan.

PSS Sleman sendiri sebagai tuan rumah pasti akan di atas angin dan sedikit diunggulkan. Selain jarak poin antara PSS dan Persijap terpaut cukup jauh, PSS Sleman jika bermain di kandang mempunya rekor apik kala bermain di kandang.

Jika PSS bisa menunjukkan konsistensi bermainnya, seperti saat bertanding melawan Persibat Batang, maka kemenangan ke-8 akan bisa diraih, sekaligus memastikan PSS menjadi Capolista grup 3 sampai akhir fase grup.

Komentar