Analisis

Preview PSS vs Cilegon FC : Ujian pertama babak 16 besar

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman akan melakoni laga pertama melawan Cilegon FC di babak 16 besar, Rabu 20 September 2017 di Maguwoharjo. Laskar sembada lolos dari grup 3 sebagai pemuncak klasemen dengan 34 poin, dan Cilegon FC lolos dari grup 2 sebagai runner up dengan 27 poin di bawah Persita Tangerang.

Di pertandingan terakhir babak penyisihan, kedua tim sama-sama mengalami kekalahan di partai away. Super Elja harus menelan kekalahan dari tuan rumah PSCS Cilacap 2-0, sedangkan Cilegon FC harus merelakan posisi puncak klasemen kepada Persita setelah di tekuk oleh tuan rumah Persika Karawang dengan skor 2-1.

Pertandingan perdana di babak 16 besar adalah laga yang amat penting untuk semua tim. Sebisa mungkin, tim-tim yang bertanding akan mengincar hasil yang positif untuk mengangkat mental skuat. Beruntung PSS mendapatkan jatah untuk bertanding di depan pendukungnya sendiri.

Prediksi Starting XI :

PSS Sleman : Try H, Bagus N, Waluyo, Jodi K, Tedi B, Arie Sandy, Busari, Dirga, Imam Bagus, Rossi, Rizki

Cilegon FC  : Rafit Z, Denny Arwin, Septian A (c), Gilang Mahesa, Skbar Lestaluhu, Akbar Tanjung, Suandi, Jalwandi, Aray Suhendri, Dian Endra, Afriansyah

Sejak di tangani pelatih mereka Imam Riyadi, yang menggantikan Arcan Iurie, Cilegon FC adalah salah satu tim yang cukup disegani di grup 2. Sempat menghuni papan bawah klasemen di awal Liga 2 di mulai, lambat laun Cilegon FC berhasil merangsek naik dan berhasil lolos dari grup 2. Bahkan sebelum pertandingan terakhir, Cilegon United sempat menduduki puncak klasemen, sebelum digusur oleh Persita Tangerang.

Tentunya punggawa Laskar Sembada harus mewaspadai kecepatan dan agresifitas kedua sayap Cilegon FC. Lini belakang PSS Sleman harus senantiasa menjaga salah satu pemain depan mereka, yakni Jalwandi eks pemain Persita Tangerang. Tentunya pemain ini akan merepotkan dan memberi ancaman tersendiri bagi tim Super Elja.

Di fase grup, Cilegon United menggunakan formasi yang mirip dengan PSS, yaitu 4-2-3-1. Build Up serangan Cilegon dimulai dari bawah, terutama oleh kedua bek sayapnya. Dua lini ini biasanya diisi oleh Denny Arwin dan Akbar Lestaluhu. Bola akan dialirkan ke sisi sayap, kepada Dian Endra dan Jalwandi. Di pertandingan terakhir (vs Persika), Cilegon mengeksploitasi sisi sayap kirinya. Jalwandi menjadi pemain yang paling sering memegang bola. Dari sisi sayap ini, kemudian para pemain Cilegon akan mengirimkan umpan-umpan crossing ke dalam kotak pinalti. Jarang pemain sayap Cilegon melakukan cut inside ke dalam kotak pinalti.

Lini tengah Cilegon memang tidak terlalu dominan ketika mereka melakukan serangan. Lini tengah Cilegon lebih aktif ketika mereka dalam keadaan tertekan. Mereka akan menumpuk pemainnya di area depan kotak pinalti. Double pivot Cilegon diperankan oleh Suandi dan Akbar Tanjung. Ketika pemain tengah Cilegon berhasil merebut bola, makan mereka akan memberikan bola kepada kedua pemain sayapnya, terutama kepada Jalwandi.

Dominasi pemain sayap Cilegon harus diantisipasi, terutama oleh sisi kanan pertahanan PSS. Bagus Nirwanto dan Imam Bagus harus disiplin dalam menjaga area bermainnya, sehingga tidak memberikan ruang kepada pemain sayap Cilegon untuk berkreasi.

Untuk PSS Sleman, Coach FM bisa sedikit bernapas lega setelah Waluyo dan Tedi Berlian kembali bisa dimainkan setelah terkena akumulasi kartu. Nampaknya duo Waluyo dan Jodi tetap akan menjadi tembok besar lini pertahanan PSS Sleman. Mereka berdua akan di topang oleh dua fullback, Bagus Nirwanto dan Tedi Berlian. Tentu ini menjadi hal yang melegakan, setelah pada pertandingan melawan PSCS, Wahyu Sukarta dipaksa bermain menjadi wingback kiri.

Di tengah tentunya akan di tempati oleh Arie Sandy, Busari dan Dirga Lasut. Mereka bertiga yang akan bertugas sebagai breaker maupun penghubung antar lini tim Laskar Sembada, serta otak serangan.

Rossi dan Imam Bagus akan menjadi tulang punggung serangan di area flank kanan maupun kiri permainan Super Elja. Mereka berdua akan menopang dan membantu ujung tombak Riski Novriansyah dalam merepotkan dan mengekploitasi lini pertahanan Cilegon FC.

Di pertandingan ini tim PSS Sleman selaku tuan rumah akan sedikit di unggulkan. Yang menjadi kunci adalah bagaimana pemain PSS bermain dengan tenang, tidak grusa-grusu saat membangun serangan.  Juga perlu menjadi perhatian, supaya para pemain tidak mudah terpancing emosi, sehingga menghindari kartu kuning konyol. Mengingat betapa pentingnya setiap laga di babak 16 besar, sehngga jangan sampai ada pemain kunci yang absen.

Dengan bertaburnya bintang di skuad tim Laskar Sembada tentunya tidak ada alasan untuk Freddy Muli tidak meraih kemenangan di pertandingan ini. Satu kata yang pasti, tim tamu dilarang menang!

Komentar