Berita

PSS Kembali ke Posisi Juru Kunci

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Bertandang untuk kedua kalinya di musim ini ke Stadion Ahmad Yani, Sumenep, Super Elja kembali gagal memetik poin di Madura. Tuan rumah mencetak satu-satunya gol di laga ini melalui pemain penganti mereka, Faris Aditama.

Belum genap lima menit laga berjalan, tuan rumah sudah membuka peluang melalui serangan dari Andre Vemberyono. Sayap kiri tuan rumah tersebut berhasil melewati Akbar Zakaria masuk ke kotak penalti lalu mengirimkan umpan tarik. Untung saja tendangan Beny Ashar masih melebar.

Beberapa menit kemudian Beny lagi-lagi melancarkan ancaman. Kapten Madura FC tersebut melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi masih dapat ditangkap Ega Rizki. Momen tersebut menandai dominasi tuan rumah di awal paruh pertama.

Sementara itu, PSS Sleman baru mendapat peluang melalui kesalahan komunikasi lini belakang Madura FC. Bola lambung ke arah Usman Pribadi berusaha dicuri oleh Qischil Gandrum. Namun, kontrol Qischil kurang sempurna sehingga bola bergulir jauh dan dapat diamankan bek tuan rumah.

Setelah itu, Laskar Sembada bisa keluar menyerang. Bola liar hasil sepak pojok Dave Mustaine dikembalikan lagi ke kotak penalti. Lagi-lagi Qischil mendapat peluang berhadapan dengan Usman, tetapi bola dapat dihalau oleh kiper Madura FC tersebut.

Serangan tuan rumah juga tidak berhenti. Kombinasi lini serang Madura FC di sayap kanan berhasil mengirimkan umpan matang ke kotak penalti. Beny berhasil menerima bola dan mencari ruang tembak, namun masih gagal mengarahkan bola ke gawang Ega.

Lagi-lagi sayap kanan menjadi momok PSS Sleman. Melakukan serangan balik dari Gufroni Al-Maruf, bola dikirimkan ke sisi lain dengan umpan silang datar. Andre Vemberyono mampu menjangkau bola dan melakukan sontekan. Akan tetapi, Akbar berhasil membuang bola sebelum masuk ke gawang.

Sepuluh menit terakhir di babak pertama, bola lebih sering berada di lini tengah. Tensi pertandingan meningkat dengan adanya duel-duel keras antar pemain. Tetapi kedua kubu masih tetap belum dapat mencetak gol.

Babak kedua kembali dibuka dengan serangan dari Laskar Jokotole. Umpan jauh dari lini kedua dipantulkan oleh Beny Ashar ke Iman Budi Hernandi. Lepas dari kawalan Wirabuana Prayogo, Iman melepaskan sepakan keras yang melambung jauh dari gawang PSS Sleman.

Gufroni tetap menjadi andalan diparuh kedua. Pergerakan cepatnya di depan kotak penalti terpaksa dijatuhkan oleh Wirabuana Prayogo. Yusuf Effendi yang menjadi eksekutor melepaskan tembakan rendah yang masih belum membahayakan gawang Ega.

Iman Budi kembali mengancam setelah berhasil mengelabuhi Bagus Nirwanto di dalam kotak penalti, tetapi tendangannya masih dapat diblok. Bola liar digulirkan kembali ke kaki Iman Budi. Dalam sudut yang sangat sempit, ia melepaskan sepakan keras yang tidak terarah.

Kali ini serangan datang dari sisi kiri melalui Faris Aditama yang berhasil melewati Akbar Zakaria. Bola silang rendah disambut oleh Janneth Kamare tepat di depan gawang Laskar Sembada. Beruntung bagi Ega Rizki, bola masih melambung di atas gawangnya.

Madura FC akhirnya memecah kebuntuan pada sepuluh menit terakhir. Iman Budi melepaskan umpan silang jauh kepada Faris Aditama. Ega Rizki keluar dari sarangnya untuk menangkap bola tetapi tidak sempurna. Bola liar memantul kaki Gufroni lalu disambut oleh tembakan dari Faris Aditama yang berujung gol.

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di laga ini. Usaha PSS Sleman untuk mengejar ketertinggalan di sisa pertandingan juga tak membuahkan hasil. Skor 1-0 untuk tuan rumah membuat Laskar Sembada kini kembali menjadi juru kunci Grup B dengan 4 poin dan menyisakan dua pertandingan kandang melawan Persita Tangerang dan Persiraja Banda Aceh.

Komentar
Andhika Gilang

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng