Berita

PSS Sleman Gagal Mencuri Poin di Bantul

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Adi Nugroho tergeletak di dalam atmosfer Derbi DIY. Belum genap 10 menit laga berlangsung, mantan pemain Semen Padang tersebut sudah merasa kesakitan akibat benturan dangan salah satu pemain PSIM Yogyakarta. Alhasil Seto menggantinya dengan Slamet Budiono.

Selang beberapa menit, Ilham Irhaz dilanggar di depan kotak penalti saat menguasai bola. Wirabuana Prayogo yang maju sebagai penendang bermaksud melengkungkan bola ke tiang jauh. Si kulit bulat hanya berakhir di pelukan kiper PSIM Yogyakarta, Ivan Febriyanto.

Sisa babak pertama, laga dimonopoli oleh kubu tuan rumah. Dari sisi kanan, overlap Riskal Susanto dilanjutkan dengan umpan silang menawan. Ismail Haris berusaha menyelesaikan peluang, tetapi bola masih melambung di atas gawang Ega Rizky.

Giliran Hendika Arga mendapat peluang melali tendangan bebas setelah Hisyam Tolle tertangkap handsball. Namun, tendangan kapten PSIM Yogyakarta tersebut hanya membentur pagar hidup. Bola liar yang berusaha disambar oleh rekannya juga masih menyamping.

Ismail Haris benar-benar menjadi momok pertahanan Super Elja. Pemain bernomor punggung 90 tersebut mencoba meneruskan sundulan Hendrico Satriyadi dari skema corner kick. Namun, usahanya membelokkan bola masih gagal menemui sasaran.

Lagi-lagi Ismail Haris mendapat peluang. Melakukan umpan satu-dua di depan kotak penalti, penyerang PSIM tersebut mengakhiri umpan kawannya dengan sepakan melengkung yang masih mudah diamankan Ega Rizky.

PSS Sleman hanya sesekali melakukan serangan. Ichsan Pratama sempat mendapat bola di depan kotak penalti setelah crossing Bagus Nirwanto membentur pemain belakang tuan rumah. Sayang sekali tendangan Ichsan masih melambung.

Rival Lastori juga mencoba membongkar pertahanan Laskar Mataram dari sisi kiri. Usahanya melewati beberapa bek tuan rumah hanya diakhiri dengan umpan silang yang meluncur jauh dan tidak menemui satupun pemain Laskar Sembada.

Babak pertama ditutup dengan tendangan bebas Hendika Arga setelah HAmdan Zamzani melanggar Ismail Haris tepat di depan kotak penalti. Mudah saja Ega Rizky menangkap bola yang diarahkan ke tiang jauh oleh pemain bernomor punggung 8 tersebut.

Menyadari lini tengah tidak berjalan seperti semestinya, Coach Seto memakai pergantian kedua untuk memperbaiki barisan gelandang. Ilham Irhaz ditarik keluar digantikan oleh Dave Mustaine.

Masuknya mantan pemain Persegres Gresik tersebut membuat PSS Sleman dapat menguasai lini kedua. Akan tetapi, peluang pertama di babak kedua justru datang kepada tuan rumah. Melalui bola mati, tendangan Supriyadi hanya sedikit saja di atas mistar Ega Rizky.

Selang enam menit, Yoga Pratama bermaksud melakukan kombinasi satu dua dengan Hendrico. Bola sempat dihalau bek Super Elja, tetapi bola jatuh kembali di kaki Yoga. Gelandang PSIM Yogyakarta tersebut menyambar si kulit bulat, tetapi hanya menghasilkan sepak pojok untuk tuan rumah.

Giliran PSS Sleman menyerang melalui Tambun Naibaho. Bola lambung ke arah Crah Angger gagal diantisipasi dan berhasil diambil oleh Tambun. Sayang sekali penyerang asal Samosir tersebut terlalu terburu-buru melakukan sepakan. Bola hanya melambung di atas gawang Ivan Febriyanto.

Kembali Tambun mendapat peluang. Berada di kotak penalti, ia mengolah bola yang dikirim dari lini tengah. Setelah melakukan sekali kontrol, ia berbalik badan kemudian melakukan tembakan. Bola berhasil menembus gawang PSIM Yogyakarta, namun wasit berkata Tambun dalam posisi offside.

Keberuntungan PSS Sleman benar-benar merosot mulai menit ke 70-an. Semua bermula dari Hisyam Tolle yang melakukan pelanggaran tidak perlu dengan melayangkan sikunya kepada pemain tuan Rumah. Kartu merah dikeluarkan wasit kepada kapten Super Elja tersebut.

Bermain dengan sepuluh orang, tim tamu keteteran saat diserang. Masuknya Syamsul Chaeruddin belum cukup memperbaiki situasi. Supriyadi melakukan penetrasi dari sisi kiri lalu melakukan cut back. Bola dikontrol sekali oleh Hendika Arga yang kemudian menceploskan bola ke gawang Ega Rizky.

Dalam kondisi tertinggal, PSS Sleman mencoba menyerang. Tambun sempat mendapat peluang matang di kotak penalti. Setelah mengontrol bola, ia melakukan sepakan keras sembari berbalik badan. Namun, Ivan Febriyanto berdiri di posisi yang tepat sehingga dapat menghalau bola.

Laga diakhiri dengan peluang Supriyadi yang berhasil masuk kotak penalti dari sisi kiri. Beruntung Ega Rizky dapat mementahkan sepakannya. Hasil 1-0 untuk tuan rumah berakhir hingga laga usai. Kegagalan mencuri poin di Stadion Sultan Agung, Bantul merupakan kekalahan ketiga PSS Sleman di musim ini.

Komentar
Andhika Gilang

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng