Berita

PSS Sleman Menangi Laga Uji Tanding Melawan Timnas U-19

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Melakoni uji tanding di hadapan ribuan Sleman Fans, timnas U-19 mengambil inisatif serangan terlebih dahulu. Aji Kusumo melakukan penetrasi dengan memanfaatkan ruang di antara Bagus Nirwanto dan Hamdan Zamzani. Bola yang digiringnya hingga masuk kotak penalti hanya berakhir di samping gawang Stya Beni.

Selang 3 menit, serangan balik cepat digalang Syahrian Abimanyu ke arah pertahanan PSS Sleman. Kerja samanya dengan Aji Kusumo berhasil memasuki kotak penalti. Namun dengan sigap Hisyam Tolle menghalau serangan Garuda Muda.

Tuan rumah baru mendapat peluang pertama pada menit ke-8. Berawal dari Rangga Muslim yang mengirim umpan silang dari sisi kiri, bola gagal diantisipasi oleh pemain belakang timnas U-19. Bola liar yang mengarah ke Slamet Budiono disambut dengan tendangan akrobatik, tetapi masih melambung.

Budi kembali menjadi motor serangan. Menerima umpan dari Ichsan Pratama di sisi kanan, pemain sayap tersebut memilih melakukan tusukan ke tengah kemudian melakukan tembakan. Sayang tendangannya masih melebar.

Kerja sama kedua pemain tersebut kembali membuahkan peluang. Umpan terobosan Ichsan ke kotak penalti menemui Budi yang berlari di halfspace kanan. Dalam kondisi one-on-one dengan kiper di dalam kotak penalti, sepakan Budi masih dapat diblok Gianluca Pagliuca.

Sementara kubu tamu dua kali mendapat peluang melalui skema bola mati. Tendangan bebas pertama diperoleh di sisi kiri dengan Firza Andhika sebagai eksekutor, tetapi sundulan Aji Kusumo masih melambung. Free kick selanjutnya diperoleh di depan kotak penalti setelah Arie Sandy melanggar Raffi Syaharil, namun tendangan Egi Maulana Vikri hanya membentur pagar hidup.

Egi sempat mendapat peluang emas pada menit ke-32. Memenangi adu sprint dengan Yericho Christiantoko di sisi kiri pertahanan Super Elja, Egi berhadapan langsung dengan Beni di kotak penalti. Namun, placing pemain asal Lechia Gdansk tersebut hanya melebar di samping kanan gawang PSS Sleman.

Menit ke-40 Laskar Sembada berhasil memecah kebuntuan. Serangan berawal dari Rangga Muslim yang memberi umpan terobosan kepada Ichsan Pratama yang berlari di sisi kiri. Pemain nomor 23 tersebut mengirim umpan silang ke tengah. Slamet Budiono yang lepas dari kawalan pemain belakang timnas U-19 dengan mudah menceploskan bola ke gawang Gianluca.

Di akhir babak pertama, Garuda Muda sempat mendapat peluang setelah Egi Maulana Vikri dilanggar Hisyam Tolle hanya beberapa meter di depan kotak penalti. Sayang, Asnawi Mangkualam yang mengambil tendangan bebas gagal memanfaatkan peluang tersebut.

Babak kedua diawali dengan membosankan. Belum sempat kedua tim membuat ancaman, laga dihentikan karena asap berwarna orange dari bom asap terlihat mengepul di tribun selatan. Match Commissioner memutuskan untuk menunda sementara pertandingan hingga kepulan asap hilang.

Pertandingan dilanjutkan kembali dan timnas U-19 mendapat peluang terlebih dahulu. Komunikasi yang kurang baik antara Zamzani dan Ega Rizky memberikan situasi satu melawan satu bagi Gunansar Mandowen. Beruntung Ega dengan cepat keluar dari sarangnya dan menghalau bola.

GIliran tuan rumah yang membangun serangan pada menit ke-62. Through pass Rival Lastori kepada Ilham Irhaz yang berlari masuk kotak penalti di halfspace kanan berhasil dilanjutkan dengan cut-back ke tengah. Umpan Irhaz berhasil disambut sepakan Ichsan Pratama yang membuat keunggulan PSS Sleman bertambah menjadi 2-0.

Skema yang hampir sama terulang kembali. Kali ini umpan terobosan dari lini tengah menemui Dave Mustaine yang berlari masuk ke kotak terlarang. Sayang sekali tidak terdapat satu pun punggawa Super Elja yang menyambut cut-back dari Dave.

Menit-menit selanjutnya penguasaan bola didominasi oleh timnas U-19. Rapatnya barisan pertahanan PSS Sleman sempat membuat Syahrian Abimanyu memilih opsi menembak dari luar kotak penalti, tetapi masih belum menemui sasaran.

Gunansar Mandowen hampir saja memperkecil ketertinggalan. Menerima umpan di sisi kiri kotak penalti, pemain asal Persipura Jayapura tersebut berhasil melewati Ega Rizky. Namun, tendangannya masih melebar di kanan gawang tuan rumah.

Giliran PSS Sleman yang mendapat peluang pada ke-81. Rival Lastori yang berpindah di sisi kanan sejak masuknya Irkham Mila, mulai membangun serangan. Umpannya memberikan ruang bagi Adi Nugroho di halfsapce kanan untuk melakukan penetrasi ke kotak penalti. Adi sempat mendapat ruang tembak, namun bola hanya melambung di atas mistar.

Tujuh menit berselang, Adi kembali mendapat peluang. Kali ini serangan dimotori oleh Ilham Irhaz. Ilham mengirim umpan kepada Adi yang berada halfspace kiri dan dilanjutkan dengan penetrasi ke kotak penalti. Tusukan pemain bernomor punggung 12 tersebut diakhiri dengan sepakan yang masih bisa ditepis kiper timnas U-19.

Injury time menjadi milik timnas U-19. Dua kali Todd Rivaldo melakukan percobaan tendangan dari luar kotak penalti, namun keduanya tidak menemui sasaran. Hanis Saghara juga mendapat peluang saat dirinya berhasil masuk kotak penalti memanfaatkan ruang antara Wirabuana Prayogo dan Sahrul Kutniawan. Namun, tendangannya hanya membentur tiang gawang.

Sementara itu, Super Elja hanya sekali mengancam Garuda Muda melalui serangan balik Irkham Mila dan Adi Nugroho. Tetapi, umpan silang Adi yang dimaksudkan untuk Rival Lastori dapat ditepis Raka Surya. Kesempatan tersebut menjadi peluang penutup, sekaligus mengakhiri laga dengan skor 2-0 untuk PSS Sleman.

Komentar
Andhika Gilang

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng