Berita

PSS Sleman Sukses Tundukkan Persegres Gresik 5-1

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Sorot-sorot lampu Stadion Maguwoharjo menjadi saksi bisu keperkasaan tuan rumah PSS Sleman atas tim tamu Persegres. Bermain di depan ribuan pendukungnya, Super Elja sukses menutup laga dengan skor 5-1.

Tak sampai dua menit setelah sepak mula, Persegres langsung mendapat peluang setelah akseleresi Thaufan Hidayat dihentikan oleh Bagus Nirwano. David Faristian mengeksekusi tendangan bebas tersebut namun Ega Rizky berhasil memetik bola di udara.

Selama lima menit pertandingan berjalan, justru tim tamu mampu mengontrol permainan tuan rumah. Permainan Persegres yang mengandalkan umpan-umpan pendek antarlini membuat PSS tertahan di area pertahanannya sendiri.

Dua menit berselang PSS mulai merespon dengan kolaborasi ciamik onetwo touch antara Gonzales dengan Yericho dan Ichsan. Usaha pertama PSS masuk ke kotak penalti lawan diperoleh lewat Gonzales yangmampu merangsek ke dalam kotak. Namun peluangnya berhasil digagalkan oleh pertahanan Persegres.

Menit ke-11 Rangga melakukan gerakan cutting Inside dan melakukan tendangan melengkung ke arah pojok atas gawang, namun nasibnya tak seberuntung kala ia berhasil menggelontor dua kali gawang Jandia Eka Putra pekan lalu.

Dua menit berselang giliran Ichsan Pratama yang mendapat peluang matang di depan gawang, namun umpan matang yang dilepaskan Yericho belum berhasil mebuahkan gol lantaran sontekan Ichsan melesat tipis di kanan gawang.

Peluang lainnya datang dari Lastori yang mendapatkan umpan matang dari Rangga Muslim. Namun kontrolnya melebar dan tendangannya hanya mengenai muka dari kiper Persegres. Satu menit berselang kemudian Lastori kembali mendapatkan umpan trobosan dari Gonzales, ia berada dalam posisi one on one dengan kiper namun keberuntungan belum berpihak kepadanya.

Gonzales mendapatkan peluang matang dari tendangan pojok, akan tetapi dia selip di depan gawang dan bola disapu keluar oleh bek lawan. Tim tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-20 ketika Arie Sandy mampu memanfaatkan bola liar hasil umpan silang dari.

Hingga pertengahan babak pertama Gonzales tampil memukau dengan memberikan umpan-umpan ciamik yang membelah pertahanan Kebo Giras. Hanya menunggu waktu saja peluang akan dikonversi menjadi gol.

Menit ke-26 justru Gonzales berhasil menggandakan keunggulan melalui sepakan bola rebound hasil tendangan Rangga Muslim dari dalam kotak penalti. Tanpa halangan ia berhasil menempatkan bola ke gawang yang sudah kosong.

Sepuluh menit berselang, Persegres kehilangan motor serangannya setelah Taufan Hidayat ditarik keluar lantaran cedera. Pemain yang sempat seleksi bersama PSS awal musim lalu, David Faristian, kini memikul beban sebagai kreator serangan dari Persegres. Namun sejumlah umpan silang yang dilancarkan pemain berposisi sebagai bek kiri ini belum menemui hasil. Kedudukan 2-0 bertahan hingga turun minum.

Pada awal babak kedua, PSS mengganti gelandang Taufik Febrianto yang tampak bermasalah pada lututnya dan digantikan oleh Ilham Irhaz. Sepuluh menit berjalan kedua tim masih saling meraba-raba strategi apa yang diterapkan kedua tim saling bergantian melakukan serangan namun sia-sia di sepertiga akhir lapangan.

Menit ke-52 aksi Gonzales dijatuhkan paksa di kotak penalti. Sejurus kemudian wasit langsung menunjuk titik putih dan menghadiahi si pelanggar dengan kartu kuning. Sayangnya, Gonzales gagal mengeksekusi peluang tersebut karena mampu ditepis kiper Steven Lisnusa.

Tak disangka bola rebound justru menghampiri Arie Sandy yang datang dari belakang. Tanpa ampun ia langsung melepaskan tendangan geledek yang membuat kiper lawan tak bereaksi sehingga membuat PSS unggul tiga gol.

Sejurus kemudian Persegres membalas dengan beberapa opsi serangan. Salah satunya lewat Tedy Syamsah yang sempat melepaskan tendangan keras dari luar penalti. Beruntung Ega Riski dengan sigap menangkap bola yang terbang ke arahnya.

Menit ke-65 PSS melakukan penyegaran dengan memasukkan Irkham Mila menggantikan Rifal Lastori, diikuti oleh Persegres yang menambah daya dobrak dengan memasukkan pemain berkarakter menyerang Andika Asruri.

Publik Maguwoharjo dibuat menghela nafas kala serangan-serangan Persegres sempat membahayakan lini pertahanan. Mereka beberapa kali mendapatkan kesempatan emas melalui situasi tendangan pojok.

Pada laga ini Rangga Muslim tampil mobile dengan menjemput bola hingga ke bawah. Usahanya tak sia-sia kala kerja samanya dengan Gonzales dan Ichsan Pratama menghasilkan gol perdana bagi Irkham Mila yang mencocor umpan Ichsan Pratama ke tiang jauh.

Kedudukan berubah menjadi 4-0 untuk PSS Sleman. Pantang kendur, PSS menyegarkan lini depan dengan memasukkan I Made Wirahadi menggantikan El-Loco yang bekerja keras sepanjang laga.

Keputusan tim pelatih ternyata tepat, Ichsan Pratama yang lepas dari penjagaan mengirimkan umpan crossing yang mengarah ke tiang jauh. Tanpa ragu, Made sukses menanduk bola kiriman Ichsan tersebut mengarah ke gawang lawan dan menegaskan keunggulan menjadi 5-0.

PSS harus rela kecolongan setelah sayap kiri Persegres lepas dari jebakan offside dan melakukan tusukan berbahaya ke dalam kotak penalti PSS. Ia mengirimkan umpan ke depan gawang, bola sempat diantisipasi oleh Ega namun lepas. Justru Rian menghadirkan mimpi buruk bagi Ega lantaran Rian Miziar memasukkan bola ke gawang timnya sendiri. Skor 5-1 menutup pertandingan sore itu.

Dengan hasil ini PSS terus menjaga asa untuk bersaing di papan atas Liga 2 Grup Timur, sekaligus menjadi modal berharga untuk menjamu PSBS Biak pada 10 September mendatang.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14