Berita

PSS Sleman Tak Anggap Remeh Persiwa Wamena

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman bersiap melakoni laga perdana putaran kedua Liga 2 Musim 2018. Laskar Sembada yang tengah menguntit Madura FC di puncak klasemen harus mengamankan tiga poin agar bisa terus bersaing di papan atas. Pertandingan melawan Persiwa Wamena  menjadi  krusial karena coach Seto harus menambal sulam pemain yang dimilikinya saat ini.

Coach Seto Nurdiantoro mengatakan pihaknya akan tetap fokus melawan tim yang kini bermarkas di Kuningan, Jawa Barat itu. Menurutnya PSS tidak akan menganggap remeh sedikitpun Persiwa Wamena karena mereka tengah berjuang lepas dari papan bawah klasemen. Seto mengakui bahwa sejumlah pemain Persiwa memiliki keunggulan soal kecepatan dan motivasi bermain yang tinggi.

“Tim ini di peringkat bawah tapi mainnya cukup bagus. Jadi tidak ada kata meremehkan di sana. Kita menang 0-1 sebelumnya, tapi kita tampil tertekan jadi kebetulan kita bisa memasukkan. Kita harus tetap waspada dalam pertandingan besok, mereka punya speed bagus, motivasi bagus, anak-anak muda semuanya, tidak ada beban mereka mau kerja. Walau mereka ada di peringkat bawah tapi cara main mereka hampir sama,” jelasnya.

Seto menambahkan, sejauh ini para penggawa Super Elja tengah dalam kondisi yang bagus. Kendati melahap jadwal yang padat, Zamzani dan kolega tetap berada dalam kondisi fisik yang bugar. Mantan kapten timnas Indonesia itu juga sedikit membeberkan timnya yang mengalami defisit pemain.  Sejumlah pemain yang keluar, masih belum menemui jumlah pengganti yang sepadan. Oleh karenanya, coach Seto harus memanfaatkan betul potensi pemain yang tersedia saat ini.

“Semua pemain dalam kondisi bugar. Dalam latihan mereka juga enjoy tapi serius, semoga dalam pertandingan besok bisa sama seperti saat situasi latihan. Ada beberapa kendala dari kami, ada beberapa pemain yang keluar dan ada  beberapa yang masuk, ini sangat timpang, ada enam pemain keluar dan tiga yang baru masuk. Saat ini skuat kami hanya ada 18 pemain yang di depan, dan tiga kiper jadi 21. Ini sangat minim, tidak banyak pilihan Jadi pemain yang terlihat bagus di latihan, ya itu yang saya mainkan,” tambah Seto.

Sementara itu kubu Persiwa Wamena menatap optimis laga melawan PSS di Maguwoharjo. Pelatih Persiwa, Suimin Diharja, sudah mempersiapkan anak asuhnya untuk tampil fight meski menghadapi PSS di depan para Pendukungnya. Pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh dan berharap intruksinya akan dijalankan dengan baik oleh para pemain. Ia menegaskan timnya akan berjuang semaksimal mungkin untuk meraih poin penuh.

“Pasca kalah 0-1, kita lakukan evaluasi. Semoga evaluasi tersebut bisa diterapkan. Kami tahu PSS tim yang hebat dan mapan, tapi kami mau bertanding dan mau berjuang. Apapun hasilnya yang penting kami berjuang. Besok kami akan bermain full team,”

Ia juga sempat mengomentari rekrutan baru PSS Sleman, Amarzukih. Menurut pria yang pernah menangani Sriwijaya FC itu,  Amarzukih merupakan pemain berkualitas dan memiliki track record bagus kala bermain di Liga 1.

“Ya, PSS ada beberapa pemain baru, kalau Amarzukih pernah ikut saya di Persitara. Amarzukih pemain yg pintar dan banyak posisi. Track record dia main di Liga 1 juga bagus baik itu di Persija atau PSMS. Untuk putaran dua saya pikir PSS cukup bagus,” pungkasnya.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14