Berita

PSS Sleman Tantang Runner-Up Liga 2 Musim Lalu

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman kembali menuai hasil kurang memuaskan pertengahan pekan ini (Rabu, 28/2/2018) kala melawan Bhayangkara FC. Kekalahan tersebut merupakan yang kedua kalinya dalam dua laga uji tanding terakhir.

Mengenai takluknya Laskar Sembada dalam dua laga pamungkas, wakil manajer PSS Sleman, Dewanto Rahadmoyo, angkat bicara. Menurutnya dua kekalahan yang dialami dapat mengakibatkan turunnya kepercayaan diri pemain.

“Pada tiga laga uji coba pertama, semuanya memang menghadapi klub Liga 1. Kekalahan pun bisa menurunkan kepercayaan diri pemain,” ujar Dewanto seperti diberitakan oleh Kedaulatan Rakyat.

Tetapi imbas dari kekalahan tak melulu soal kerugian. Menurut pria yang akrab disapa Dewo ini, hasil buruk yang diperoleh dari dua laga terakhir melawan Persebaya Surabaya dan Bhayangkara FC tetap memberikan dampak positif bagi Super Elja.

“Namun, keuntungannya dengan menghadapi lawan dengan level yang lebih tinggi adalah bisa mengetahui kelemahan tim yang sebenarnya untuk segera dibenahi,” imbuhnya.

Meskipun takluk dari lawannya, grafik permainan PSS Sleman terlihat mulai meningkat di laga terakhir. Untuk menakar lagi kemampuan tim, Laskar Sembada akan menjajal kembali peserta Liga 1 yang juga menjadi runner-up liga 2 musim lalu, PSMS Medan.

Pertandingan tersebut dapat disaksikan publik Stadion Maguwoharjo pada Minggu, 4 Maret 2018. Sepak mula akan dilakukan pada pukul 15.30. Pada uji tanding kali ini, Dewo berharap Super Elja dapat meraih kemenangan untuk mengangkat kembali mental pemain.

“Selain melakukan pembenahan teknis, pelatih juga berusaha memulihkan mental pemain setelah menelan dua kekalahan dalam dua pertandingan uji coba sebelumnya. Menghadapi PSMS diharapkan (PSS Sleman) bisa memenangkan pertandingan,” ungkap Dewo.

Laga melawan Ayam Kinantan juga akan menjadi ajang reuni bagi I Made Wirahadi. Penyerang yang akrab disapa “Binter” tersebut musim lalu sempat dipinjamkan ke PSMS Medan selama setengah musim.

Bersama tim asal Sumatera Utara tersebut, Binter menjelma menjadi ujung tombak yang cukup tajam. Ia bahkan sempat mempersembahkan sebuah gol bagi PSMS Medan di partai final Liga 2 tahun lalu. Kini bersama PSS Sleman, ia akan berbalik menjadi momok bagi lini pertahanan mantan timnya tersebut.

Komentar
Andhika Gilang

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng