Berita

PSS Sleman Vs Madiun Putra: Unggul Materi

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Super Elang Jawa sukses mengalahkan tamunya Madiun Putra dengan skor 3-1. Pertandingan dimulai pukul 21.00 dan berjalan selama 3×30 menit.

Tentu banyak yang heran mengapa format pertandingannya lain dari pertandingan sepakbola umumnya. Kebijakan spesial ini dimaksudkan untuk memaksimalkan rotasi pemain dan menilai performa pemain. Hal itu juga didukung aturan tanpa batasan pergantian pemain.

Game pertama dimulai, pemain Super Elja langsung menekan. Rotasi pemain tampak dilakukan oleh Coach Freddy Muly terutama untuk lini depan yang diisi oleh Kito, Tony, dan Rossi.

Risky dan Imam Bagus yang sering menjadi starting eleven dicadangkan. Try Hamdani mengisi pos di bawah mistar dan Revi Agung mengisi pos yang ditinggalkan Teddy B.

Absennya beberapa pemain yang sering mengisi susunan tim inti tak membuat permainan PSS kurang greget, apalagi pihak Madiun Putra juga hanya menurunkan pemain pelapis di babak pertama ini.

Beberapa kali serangan berbahaya berhasil dimentahkan oleh pertahanan Madiun Putra, namun di menit 12’ kapten tim Busari berhasil membawa unggul 1-0. Sepakannya yang dingin tidak bisa dihalau kiper lawan.

Tiga menit kemudian giliran Jodi berhasil menambah pundi gol melalui bola muntah hasil tendangan pojok. Dua gol cepat ini menyebabkan mental bertanding pemain Madiun Putra runtuh dan beberapa kali melakukan kesalahan elementer.

Menit 17’ giliran Candra Waskito mencatatkan namanya di papan skor dan membuat PSS unggul 3-0.

Tertinggal tiga gol Madiun Putra mulai keluar dari tekanan tim tuan rumah, mereka pun langsung merespon dan memperkecil kedudukan melalui sepakan plessing dari luar kotak penalti yang tak bisa dihalau kiper PSS Sleman. Skor 3-1 pun berakhir sampai babak pertama usai.

Game kedua Madiun Putra hampir mengganti seluruh pemainnya. Pemain yang sering menjadi langganan pemain inti ketika kompetisi liga 2 pun mulai bisa mengimbangi PSS Sleman terutama di lini tengah. Beberapa serangan PSS berhasil dimentahkan oleh tim tamu, tendangan canon ball Busari pun hanya membentur tiang gawang.

PSS Sleman mendapatkan peluang emas untuk menambah keunggulan melalui titik penalti setelah solorun Imam Bagus diganjal oleh Arfan. Namun Imam Bagus yang menjadi algojo gagal memanfaatkan peluang ini, tendangan hanya menyentuh tiang gawang. Di babak kedua ini pun skor masih tetap bertahan 3-1.

Di game ketiga pemain yang jarang mendapatkan menit bermain pun mulai ditampilkan oleh Coach Freddy Muly. Mulai dari Candra Lukmana dan Rama Yoga di awal babak hingga Vicky dan Habib di pertengahan babak. Namun sayang rotasi pemain ini tidak bisa menambah keunggulan dan tetap 3-1 hingga laga usai.

Walaupun dengan hasil akhir kemenangan untuk PSS Sleman, permainan pun tidak lebih baik dari Madiun Putra ataupun pertandingan sebelum-sebelumnya. Para pemain sering terburu-buru saat membangun serangan dan terkesan tanpa pola.

Beberapa kali peluang emas pun gagal dimanfaatkan. Tiga gol yang tercipta di awal babak pun itu hanya melawan para pemain Madiun Putra yang sering menjadi cadangan.

Sementara di babak kedua dan ketiga melawan tim yang sering menjadi starter tidak bisa menambah pundi-pundi goal.

Terus berlatih para pahlawan. Asah terus kemampuan kalian, terutama untuk penyelesaian akhir. Janganlah cepat puas.

Komentar

Comments are closed.