Opini

Sebaran Gol PSS Berdasarkan Posisi Pemain

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS sudah memastikan diri lolos ke babak 8 Besar Liga 2 2018. Dengan poin 43, PSS berhasil menjadi pemuncak klasemen di Grup Timur.

Sepanjang babak penyisihan, PSS telah bertanding sebanyak 22 kali, meraih 14 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 7 kekalahan. Selain itu, PSS berhasil mencetak 37 gol dan kebobolan 16 gol.

Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang sebaran gol yang dicetak oleh para pemain PSS sepanjang babak penyisihan berdasarkan posisi pemain. Dengan begitu kita bisa mengetahui, area mana yang paling produktif dalam urusan mencetak gol.

Pemain Belakang

Pada posisi bek, ada 2 pemain yang berhasil mencetak gol ke gawang lawan. Mereka adalah Ahmad Hisyam Tolle dan Bagus Nirwanto. Uniknya, kedua pemain ini juga didapuk sebagai kapten tim (dulu dan sekarang). Tolle mencetak 2 gol, sedangkan Bagus Munyeng mencetak satu gol saat PSS menghajar Persiba di Stadion Batakan.

Pemain Tengah

Posisi gelandang tengah berhasil menyumbangkan 8 gol sepanjang babak penyisihan. Dari jumlah tersebut, ada satu nama yang mendominasi dengan 4 gol. Dia adalah Ichsan Pratama, motor serangan di lini tengah PSS ini makin menunjukkan keahliannya untuk urusan membantu serangan.

Dave dan Arie Sandy masing-masing mencetak 2 gol. Khusus untuk Dave, dia sempat absen sepanjang hampir putaran kedua dikarenakan cedera. Di pertandingan terakhir melawan PSIM, dia sudah diberikan kesempatan bermain, dan diharapkan kembali ke puncak performa di babak 8 besar.

Pemain lain seperti Adi Nugroho, Ilhamul Irhaz, Taufiq Febrianto, dan Amarzukih belum menunjukkan kontribusinya dalam mencetak gol.

Pemain Sayap

Area sayap menjadi sisi yang paling produktif bagi PSS. Total 15 gol, atau hampir 40% dari total gol PSS dicetak dari pemain di posisi ini.

Slamet Budiono saat ini masih memegang daftar pencetak gol terbanyak PSS dengan 7 gol. Setelah sempat mengalami cedera di pertengahan putaran kedua, Budi comeback saat menghadapi Semeru FC dan langsung mencetak gol.

Selanjutnya, ada Rival Lastori yang telah mencetak 3 gol. Termasuk gol cantiknya ke gawang Persiba Balikpapan. Rival Lastori memang lebih sering menyisir area sisi lapangan sebelum memberikan umpan silang ke kotak penalti.

Rangga Muslim sudah menorehkan 2 gol sepanjang babak penyisihan, termasuk ke gawang mantan klubnya, PSIM. Pada awal musim, Rangga kesulitan untuk menembus tim utama PSS karena kalah bersaing dengan Slamet Budiono. Namun memasuki putaran kedua, dengan menepinya Budi membuat Rangga mendapatkan kesempatan menunjukkan kemampuannya.

Selanjutnya ada Mila sang supersub yang berhasil cetak 2 gol, dan semuanya dia cetak ketika masuk di pertengahan babak kedua. Sementara Thaufan Hidayat mencetak 1 gol di laga pembuka Liga 2, Mei lalu.

Dengan sangat produktifnya area sayap, kemungkinan besar di babak 8 besar PSS akan mengandalkan sisi ini unutk menggempur lawannya. Namun begitu, Seto juga harus mulai memikirkan strategi cadangan jika strategi ini sudah diantisipasi oleh lawan. Jangan sampai kejadian di babak 16 besar tahun lalu kembali terulang.

Penyerang

Ternyata, area depan bukanlah area yang menjadi lumbung gol bagi PSS. Tercatat, hanya 10 gol yang dicetak oleh para penyerang PSS dari 22 pertandingan. Hal ini berarti, striker PSS baru mampu mencetak 1 gol tiap 2,2 match.

Walaupun baru aktif bermain lagi di putaran kedua, El Loco berhasil menorehkan gelontoran 6 gol ke gawang lawan. Sebenarnya jumlah tersebut bisa bertambah andai saja ia tidak gagal mengeksekusi 2 tendangan penalti yang diambilnya.

Selanjutnya, Tambun Naibaho yang diplot sebagai penyerang utama di sepanjang putaran pertama mampu mencetak 4 gol. Termasuk gol penaltinya ke gawang PSMP di laga terakhir fase grup. Dari gol-gol tersebut,yang paling berkesan dari Tambun tentu saja saat mencetak dwigol kemenangan PSS di Biak.

Satu gol terakhir dicatatkan oleh Binter Wirahadi. Wirahadi yang di awal musim digadang menjadi  mesin pencetak gol PSS, ternyata tidak bisa membuktikan kapasitasnya. Pada putaran pertama, dia kalah saing dengan Tambun, sedangkan di putaran kedua dia harus menepi karena impresifnya penampilan Gonzales.

Komentar
Ahmad Indra Pranata

Dokter muda yang mencintai sepakbola, bisa kamu hubungi di akun Twitter @mamas_ahmad