Berita

Seto: Pertama, yang Saya Ucapkan Adalah Bersyukur

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman akhirnya berhasil memastikan satu tempat untuk promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia setelah mampu meraup kemenangan saat menjamu Kalteng Putra FC pada leg kedua babak semifinal dengan skor 2-0 di Stadion Maguwoharjo (28/11). Kemenangan itu juga membuat Super Elang Jawa berhak tampil di laga final untuk menghadapi Semen Padang, pada hari Senin (3/12).

Dua gol kemenangan PSS dicetak lewat proses gol yang apik. Di menit ke-11, Ahmad Marzukih yang melihat posisi El Loco yang bebas dari penjagaan bek lawan, lantas mengirim bola kepadanya. Dengan tenang, Cristian Gonzales menanduk bola dan gagal dihalau oleh Riki Pambudi.

Gol kedua PSS Sleman diciptakan melalui umpan akurat Aditya Putra Dewa dari hasil set piece tendangan bebas di menit ke-55 yang mengarah langsung ke Papito. Lagi-lagi, lewat heading-nya, Cristian Gonzales kembali mencatatkan namanya di papan skor. Skor 2-0 berakhir hingga wasit meniup peluit panjang.

Saat ditemui dalam jumpa pers seusai pertandingan, Seto mengungkapkan banyak hal terkait jalannya dan hasil laga tersebut. “Yang pertama, yang saya ucapkan adalah bersyukur. Memang ini jalan Tuhan, kami hanya berusaha, dan kami lolos,” ucap Seto saat membuka jumpa pers.

Ia juga berkomentar terkait jalannya laga sore itu. “Di pertandingan sendiri, cukup ketat, syarat emosi. Kalteng sendiri juga tampil tanpa beban. Kita apresiasi ke pemain PSS, artinya pekerjaan yang luar biasa. Walaupun masih ada satu pertandingan terakhir, harapannya tetap terjaga semangatnya,” tambah Seto.

Dengan mimik wajah haru, Seto tak lupa mengucapkan banyak terima kasih atas semua pihak dan mengungkapkan keinginannya untuk menyabet gelar juara Liga 2 Indonesia 2018.

“Saya ucapkan terima kasih juga untuk suporter PSS, tim pelatih, pemain, dan teman-teman di luar tim. Terima kasih support-nya, dan mudah-mudahan masih ada satu lagi cita-cita, keinginan dalam hati, pengen juara di sana,” terang Seto.

Pertandingan yang turut dihadiri puluhan ribu suporter itu merupakan sejarah baru bagi Super Elang Jawa. Bagaimana tidak, laga tersebut bisa disebut laga final pertama, karena laga tersebut menentukan lolos tidaknya kedua tim untuk promosi ke Liga 1 musim depan.

Perjuangan yang teramat berat dilalui oleh Seto dan anak asuhnya. Namun pada akhirnya, hasil positif tetap berada di pihak PSS Sleman. Selamat datang Liga 1, dan selamat tinggal Liga 2 yang banyak dihiasi drama yang mengangkan.

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya