Berita

Seto: Pemain Kurang Tenang Dalam Penyelesaian Akhir

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman berhasil memetik kemenangan perdana di putaran kedua Liga 2 Indonesia 2018 kala menjamu tamunya Persiwa Wamena dengan skor 1-0 pada Sabtu (4/8/2018). Raihan positif ini membuat mereka untuk sementara menggeser Madura FC dari puncak klasemen Grup Timur.

Super Elja Bertengger di Puncak Klasemen Sementara

Dengan memainkan 2 pemain baru, Jodi Kustiawan dan Ahmad Marzukih, PSS tampil lebih dominan di menit awal. Serangan demi serangan terus digencarkan oleh anak asuh Seto Nurdiyantoro. Namun, compactness cukup rapat diperagakan oleh pertahanan Persiwa Wamena. Hal tersebut membuat para penggawa PSS cukup kesulitan untuk menembus jantung pertahanan tim tamu.

Di babak pertama, beberapa peluang terjadi buah hasil chance dari luar kotak penalti Persiwa yang dilakukan Dave dan rekan-rekannya. Ini membuktikan betapa sulitnya menembus pertahanan anak asuh Suimin Diharja.

Di awal babak kedua, PSS Sleman terus berupaya untuk mencetak gol. Terus menyerang membuat hampir semua pemain tim tamu hingga setengah garis lapangan. Super Elja sering mendapatkan peluang bola mati karena banyaknya pelanggaran yang didapatkan oleh PSS. Namun kesempatan dari bola mati tersebut baru mampu dikonversi menjadi gol di menit ke-69.

Bola free kick yang diambil oleh Bagus Nirwanto mengarah ke Arie Sandy. Dengan kawalan yang cukup ketat Arie Sandy mampu membelokkan bola ke arah gawang dan bola tersebut sempat mengenai tiang. Slamet Budiyono yang berdiri bebas dengan tenang mampu menyerobot bola liar tersebut hingga terciptalah satu-satunya gol di pertandingan tersebut.

Debut Amarzukih cukup membuat lini tengah PSS Sleman tampil lebih rapi. Mantan pemain Persija ini mengisi slot yang biasanya diisi oleh Arie Sandy. Namun Ia justru bisa tampil apik dengan mampu membagi umpan-umpan vertikal kepada rekan-rekannya.

Ditemui saat press conference, coach Seto cukup banyak berkomentar terkait pertandingan tersebut. “Pertandingan yang sangat menarik, Persiwa bukan tim yang jelek, mereka melakukan perlawanan,” terang Seto.

Duel sengit kedua tim sering terjadi di lini tengah, hal itu membuat lini tengah PSS bekerja lebih keras untuk membongkar pertahanan tim tamu. Namun buruknya  finishing juga turut dikomentari oleh Seto.  “Banyak peluang, tapi pemain kurang tenang dalam penyelesaian akhir,” terang Seto.

Pelatih yang sedang menempuh kursus kepelatihan lisensi AFC-Pro ini turut mengapresiasi torehan rekor clean sheet sang penjaga gawang Setya Beni. “Ada perubahan di kiper, Beni di beberapa pertandingan clean sheet, jadi saya kasih kesempatan. Mudah-mudahan kalau dia (Beni) bisa menjaga performanya ya kita pasang terus,” ujar Seto.

Kemenangan tipis ini merupakan modal bagus bagi Laskar Sembada dalam mengarungi laga selanjutnya. Di pekan ke-13 nanti, dijadwalkan PSS Sleman akan melawat ke kandang Madura FC pada hari Jumat (10/08/2018). Patut kita tunggu laga big match Grup Timur tersebut.

 

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya