Berita

Seto: Permainan Belum Seperti yang Saya Inginkan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

PSS Sleman berhasil meraih 3 poin dalam gameweek ke-18 Liga 2 indonesia 2018 (25/09). Lawan yang dihadapi kali ini adalah Kalteng Putra. Melawan tim dengan skuat kelas satu tersebut, Anak  hanya mampu menang dengan selisih satu gol. Di bawah panasnya terik matahari sore itu, gol semata wayang dicetak lewat tandukan keras Cristian Gonzales.

Di awal laga, PSS cukup kesulitan dalam menembus jantung pertahanan Laskar Isen Mulang. Compactness pertahanan Kalteng Putra cukup rapat sejak anak-anak Sleman menguasai bola di area tengah lapangan. Sesekali para penggawa Laskar Sembada menyerang lewat sisi sayap yang diisi oleh Lastori dan Mila. Barulah di setengah babak pertama, peluang emas tercipta kala Rifal Lastori melepaskan tendangan keras, namun sepakannya masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Riki Pambudi.

Tim tamu tak tinggal diam, Kalteng Putra sering mampu membuat serangan hasil dari counter attack yang cukup cepat lewat kaki Yudo, namun beberapa peluang hanya menyamping dan melambung dari gawang Ega Risky. Di menit ke-39, Rifal Lastori yang berhasil mengelabui lini pertahanan Kalteng dengan gocekannya, namun finishing pemain bernomor punggung 22 itu masih tipis dari mistar Riki Pambudi.

Masuk paruh kedua, PSS Sleman yang gagal mencetak gol cepat, langsung tampil dengan agresivitas tinggi. Di menit ke-50, El Loco yang menerima umpan matang dari Ichsan Pratama mampu melepaskan heading keras ke arah kiri gawang Kalteng Putra dan sekaligus merubah angka dalam pertandingan tersebut. Meskipun tim tamu sempat bermain dengan 10 orang, Super Elja tak mampu menambah gol dan skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Ditemui dalam jumpa pers usai mendampingi anak asuhnya berlaga, coach Seto banyak berkomentar terkait jalannya laga. “Lagi-lagi kami beruntung, permainan belum seperti yang saya inginkan, mungkin kendalanya ada di sektor tengah, karena minimnya stok yang ada,” ujar Seto. Kemudian ia menambahkan, “ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kami, tapi it’s ok, pemain mau berjuang, ini nilai penting bagi kami,” tambahnya.

Memang dalam gameweek ke-18 ini PSS Sleman tidak memiliki stok pemain pengganti di  sektor gelandang tengah dan winger. Banyaknya pemain yang absen karena cedera dan akumulasi kartu membuat Seto cukup berhati-hati saat mengganti pemain. Sebagai alternatif, Mila ditarik keluar untuk digantikan seorang penyerang yakni Tambun Naibaho. Pilihan sulit memaksakan Tambun berada di pos winger. Namun setidaknya pemain bernomor punggung 14 itu tampil cukup apik.

Pelatih yang masih berjuang untuk mendapatkan lisensi AFC-Pro ini turut berkomentar terhadap permainan tim tamu, “Kalteng sendiri bermain cukup impresif, mereka berbeda dengan tahun lalu, ini pembelajaran buat kami,” terangnya.

Ditanya soal buruknya umpan crossing dalam pertandingan tersebut, pelatih asli Sleman ini turut memberikan pendapatnya. “Sebenarnya sudah kita berikan di latihan untuk bola-bola crossing dan finishing, saat latihan bagus, mungkin di sana (lapangan) ada tekanan dari lawan, ini menjadi PR lagi,” terang Seto.

Kemenangan tipis 1-0 sore itu membawa PSS Sleman kembali menduduki puncak klasemen sementara grup timur Liga 2 Indonesia 2018 karena di waktu yang sama Madura FC hanya mampu bermain imbang dengan Persegres Gresik.

Ayo coach PR-nya dikerjain, dan tetap semangat.

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya