Berita

Seto: Recovery Jadi Salah Satu Faktor Kekalahan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Laga panas babak 8 besar kembali digelar di Stadion Ahmad Yani Sumenep dengan mempertemukan Madura FC yang menjamu tamunya PSS Sleman (12/11). Dalam lawatan ke Sumenep, Seto tak membawa beberapa penggawa andalannya dan hanya menyisakan 5 nama yang sering dimainkan di babak 8 besar ini.

Sejak kick off babak pertama, aroma balas dendam sangat terasa lantaran kedua tim membutuhkan poin di laga ini untuk mengamankan peluang lolos ke fase selanjutnya. Duel-duel yang cenderung kasar kerap dilakukan oleh kedua kesebelasan. Emosi yang tak terkontrol berujung hingga banyaknya tindakan kurang sportif di laga tersebut.

Sejak awal laga PSS Sleman tampak tampil berbeda ketimbang biasanya. Anak asuh coach Seto tampil lebih bertahan guna meredam agresifitas tinggi anak-anak Madura. Gempuran demi gempuran Laskar Sape Pote seringkali gagal membuahkan peluang karena sangat rapat dan disiplin lini belakang Super Elang Jawa.

PSS Sleman sendiri hanya sanggup sesekali menyerang lewat serangan balik yang digawangi oleh Mila maupun Rangga Muslim. Namun serangan balik tersebut sering gagal akibat kurang tenangnya pemain dalam menyusun serangan.

Di babak kedua, tim tuan rumah terus menerus berupaya menembus pertahanan Laskar Sembada. Beberapa peluang emas Madura FC sering digagalkan oleh tampil apiknya Ega Rizky dalam pertandingan itu. Namun di penghujung laga, tepatnya di menit ke-81, Ega Rizky justru malah melakukan blunder akibat gagal dalam menghalau umpan lambung Madura FC.

Bola liar mengenai Gufroni dan disambar oleh Faris Aditama untuk dikonversi menjadi gol. Skor 1-0 untuk kemenangan Madura FC bertahan hingga laga usai.

Saat press conference, Seto menuturkan beberapa alasan terkait takluknya PSS di pertandingan ini. “Pertama saya ucapkan selamat kepada Madura FC yang berhasil memenangkan pertandingan, pertandingan yang berat buat kami, Madura cukup bagus, kami apresiasi kepada pemain, apa yang saya harapkan sebenarnya sudah terjadi, mungkin yang membuat salah satu faktor kekalahan, recovery,” terang Seto.

Ditanya soal kans lolos ke fase berikutnya, Seto pun turut berkomentar.

“Bagaimana pun kami tetap ada kans, bagaimana pun kami juga harus memenangkan 2 laga home, meskipun kita di bawah, masih ada kans untuk lolos,” tegas Seto.

Hasil minor ini membuat PSS Sleman hanya mampu meraup satu poin dalam laga away sepanjang babak 8 besar Liga 2. Jika mampu memenangkan dua laga home yang tersisa, peluang PSS untuk melaju ke babak selanjutnya akan semakin terbuka.

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya