Analisis

Siapa yang Boleh Berada di Team Bench?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Belakangan ini ramai diperbincangkan perihal siapa saja yang berhak duduk di team bench. Area yang biasanya menjadi tempat duduk para pelatih dan pemain cadangan ini di Indonesia seringkali tidak steril alias diduduki oleh mereka yang sebenarnya tidak berhak berada di tempat tersebut.

Pemilik klub atau yang kini kerap menyebut dirinya CEO sebenarnya bukan jabatan yang diperbolehkan untuk duduk di team bench. Tapi, sudah bertahun-tahun kita kerap tahu ada oknum pemilik klub atau mereka yang tidak berhak yang berada di area ini.

Berbicara mengenai team bench tidak bisa dipisahkan dengan technical area alias tempat untuk pelatih memberikan instruksi pada pemain.

PT Liga Indonesia Baru selaku operator sebenarnya sudah membuat regulasi secara ketat. Ini tercantum di Pasal 28 mengenai Team Bench dan Technical Area. Ada sembilan poin yang menjadi aturan.

Berikut ini kesembilan ayat dari Pasal 28 tersebut.

  1. Hanya 7 Ofisial dan 7 + 2 Pemain cadangan yang diperbolehkan duduk di team bench. Nama-nama dari personil tersebut dan fungsinya harus terdaftar di formulir Pertandingan dan mendapatkan pengesahan dari pengawas pertandingan. Pengawas pertandingan dapat melakukan pengusiran terhadap personil yang tidak berhak berada di team bench serta memastikan personil yang berada di team bench bukan personil atau orang yang tidak berkompeten.
  2. Apabila terdapat space yang cukup, diperbolehkan penambahan tempat duduk untuk 3 orang Ofisial yang bertugas sebagai supporting (kit man, assistant physiotherapist, etc.). Tempat duduk tersebut harus berada di luar technical area dengan jarak sekurang-kurangnya 5 meter di belakang atau di samping team bench. Ofisial tambahan tersebut harus terdaftar di formulir pertandingan (match sheet).
  3. Ofisial yang wajib duduk di team bench adalah manajer, pelatih kepala, dan dokter.
  4. Ofisial yang berada team bench harus memakai akreditasi yang telah diterbitkan oleh LIB dan dipakai setiap saat.
  5. Seluruh personil yang duduk di team bench harus menggunakan pakaian yang kontras dengan seragam Klub yang bertanding serta seragam wasit dan telah diputuskan dalam match coordination meeting.
  6. Klub tuan rumah akan menempati bangku cadangan sebelah kiri (dilihat dari tribun barat Stadion).
  7. Hanya 1 orang (pelatih kepala atau ofisial lain yang terdaftar dalam formulir pertandingan) dapat memberikan instruksi kepada Pemain selama pertandingan berlangsung di dalam technical area) dan segera setelah memberikan instruksi kembali duduk ke team bench.
  8. Tidak diperbolehkan untuk merokok di technical area.
  9. Pelanggaran terhadap setiap ayat yang tercantum dalam pasal ini ini akan dikenakan sanksi sebesar Rp. 20.000.000.

Itulah sembilan poin dari PT LIB terkait dengan team bench dan technical area, apakah PSS sudah memenuhi kesembilan aspek tersebut? Rasanya lain waktu perlu kita bahas.

Komentar
Joko Sembada

Menanti waktu untuk menikmati teh di beranda rumah bersamamu, dik...