Berita

Terima Kasih, Coach!

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Sepakbola nyatanya memiliki banyak kisah untuk diperbincangkan. Kisah itu tak hanya soal 90 menit di lapangan, akan tetapi di luar rumput hijau, banyak kisah yang terkadang membuat kita sedih maupun senang. Pelatih datang dan pergi sudah menjadi hal yang biasa dalam sepakbola. Entah karena faktor kemampuan atau faktor usia yang memaksa dirinya untuk segera tidak berkecimpung lagi di klub tersebut.

Hal itu yang kini dirasakan publik Sleman dan Heri Kiswanto pada khususnya. Bak seorang ksatria, Ia memilih mundur dari tim yang sudah dibentuknya dari 6 bulan yang lalu. Tim ini memang mempunyai  target yang tinggi. Namun Herkis nyatanya belum mampu menjawab ekspektasi Sleman Fans akan hal itu. Publik Sleman menginginkan untuk PSS bisa kembali ke kasta tertinggi. Beban berat itu benar-benar terpanggul di pundak Herkis. Di awal pekan ini, ia terpaksa harus meletakkan beban tersebut lebih dini.

Senin (07/05/2018), media resmi PSS Sleman telah mengumumkan kabar mundurnya pelatih asal Aceh tersebut. Bukan hal yang terlalu mengagetkan karena banyak sekali yang menginginkan dirinya mundur sejak dipaksa takluk kala menjamu Madura FC seminggu silam. Sedangkan target poin penuh di kandang Persegres Gresik jugag gagal diraih untuk menebus kehilangan poin sebelumnya.

Liga memang baru saja bergulir, akan tetapi PSS Sleman belum juga mampu mengeluarkan penampilan terbaiknya seperti musim lalu di fase grup. Hal itu barangkali yang menjadi pertimbangan publik Sleman atas kinerja yang belum memuasakan dari sang allenatore Heri Kiswanto.

Melihat usia Herkis yang kini menginjak 63 tahun, sangat tidak mungkin Ia kembali ke tim ini untuk ke empat kalinya. Kesempatan ketiganya sudah benar-benar ia sia-siakan. Banyak lini yang harus dibenahi, akan tetapi Ia tak kunjung memberikan perubahan hingga PSS bermain sangat monoton.

Selanjutnya manajemen menunjuk Seto Nurdiyantoro sebagai karateker pelatih kepala PSS Sleman AFC-Pro yang akan selesai tahun 2019. Hal ini sangat membantu untuk membangun tim dengan materi yang lebih segar dan modern.

Usai sudah perjalanan selama 6 bulan Heri Kiswanto bersama Super Elang Jawa. Terima kasih coach atas semua dedikasi dan usaha yang terbaik untuk tim ini. Semoga Anda sehat selalu.

 

Komentar
Bagus Ananditya

Penikmat ketela bakar ketika waktu Maghrib tiba. Bisa ditemui di akun @BagusAnanditya