Berita

Tetap Disiplin Latihan, Meski Tanpa Pelatih Kepala

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Jelang lawatan ke tanah Borneo, penggawa PSS Sleman pantang kendor melahap semua materi latihan. Rangga Muslim dan kolega tetap menerapkan disiplin tinggi dalam melakukan latihan fisik maupun uji tanding melawan PIM Maguwoharjo.

Dalam masa persiapan tersebut, pelatih kepala PSS Sleman Seto Nurdiantoro, tidak dapat secara langsung mendampingi latihan tim. Hal ini dikarenakan pelatih berusia 44 tahun itu tengah menerima materi lisensi kepelatihan AFC-Pro tahap kedua.

Sejak awal, Seto memang sudah mendapat restu dari manajemen Laskar Sembada untuk ikut kursus yang juga diikuti sejumlah pelatih kawakan seperti Djajang Nurjaman, Bambang Nurdiansyah, Wolfgang Pikal, Tony Ho, Nil Maizar, Iwan Setiawan, dan Rachmad Darmawan itu. Kursus lisensi  AFC-Pro berlangsung satu tahun dengan pemberian modul selama satu pekan tiap bulan.

Seto mengatakan bahwa pihaknya telah berdiskusi kepada tim pelatih untuk menyamakan persepsi program apa yang akan diberikan kepada pemain. Sehingga nantinya tidak ada miss komunikasi atau perbedaan materi latihan antara dirinya dengan tim pelatih yang lain.

“Ya kita sudah bahas dengan tim pelatih, artinya program seminggu ke depan seperti apa kita sudah bahas. Ya saat latihan kita serahkan ke teman- teman pelatih yang lain,”terangnya.

Sementara ini, latihan dipimpin oleh coach Danilo Fernando selaku asisten pelatih didampingi oleh coach Komarudin dan coach Bejo. Ditemui saat uji tanding melawan PIM Maguwoharjo, Danilo mengatakan bahwa saat ini tim sedang fokus pembenahan kondisi fisik pasca libur lebaran.

Hal ini dilakukan secara intensif agar penggawa Super Elja siap tempur dalam tur Borneo nanti. Uji tanding dengan tim lokal juga dilaksanakan agar pemain tak kehilangan sentuhan dan menguji sudah sejauh mana perkembangan tim setelah kurang lebih 10 hari berkumpul.

“Sudah kelihatan ada peningkatan selama satu pekan persiapan justru kita lebih fokus intensitas pada fisik. Mungkin kelihatan pemain masih agak kaku ya wajar, tapi pemain kerja keras untuk itu. Tapi kita tadi dapat beberapa poin yang bagus, meski ada kekurangan kita perbaiki dalam waktu dekat ini,” jelasnya.

PSS Sleman tengah dihadapkan pada jadwal super ketat di bulan Juli ini. Tak hanya di Liga 2, tim juga harus membagi fokusnya untuk meladeni tim tuan rumah PSD Demak dalam laga perdana Piala Indonesia pada Rabu, 18 Juli mendatang.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14