Opini

Tiga Manfaat Cristian Gonzales untuk PSS

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Cristian Gonzales akhirnya diperkenalkan sebagai pemain PSS Sleman pada pertandingan melawan PS Mojokerto Putra (PSMP). Dalam laga itu, Crisgo juga bermain sebagai pemain pengganti dan langsung menyita perhatian.

Pemain kelahiran Uruguay itu berhasil menampilkan apa yang dia miliki. Sekaligus menjawab keraguan dari sebagian orang bahwa dia sudah tua dan tak sebaik dirinya lima tahun lalu.

Ketika dia masuk pada menit ke-78 menggantikan I Made Wirahadi, sontak seluruh suporter yang hadir di Maguwoharjo International Stadium bersorak. Bertepuk tangan dan mengelu-elukan namanya. Dia adalah pemain bintang yang dinanti bisa memperkuat Super Elang Jawa.

Dengan segala pengalaman dan kemampuannya, El Loco, langsung memukau. Sentuhan pertamanya ketika menerima bola menunjukkan kelasnya. Dia akan jadi pemain penting bagi Laskar Sembada musim ini.

Penyerang berpengalaman yang akan membimbing juniornya

Sejak detik pertama dia masuk ke lapangan, terasa atmosfernya bagus untuk tim. Dia mulai berbicara pada pemain lain sembari menunjuk-nunjuk, seakan sedang memberi instruksi pada pemain lain.

PSS pun bermain lebih menyerang sejak dia masuk. Sementara bagi PSMP, masuknya eks penyerang Madura United itu membuat lini belakang gentar. Nama besarnya tentu bikin grogi Ade Cristian dan kawan-kawan.

Kehadirannya seakan menambah motivasi pemain lain. Kehadiran pemain bintang memang bisa menaikkan moral timnya. Tidak hanya di Indonesia, tapi di sepakbola secara keseluruhan.

Alasan untuk menambah motivasi dan mental bertanding jadi salah satu alasan utama mengapa Arsenal mendatangkan Mesut Ozil. Pemain kelas dunia jelas akan menambah kepercayaan diri di lapangan bahwa mereka punya potensi untuk menang dan jadi juara.

Tajam dan bisa menjadi dinding pemantul sekaligus pelindung bola

Di debutnya, Cristian Gonzales mencetak gol. Dia mencetak gol PSS pada menit ke-85 setelah menerima umpan silang dari Thaufan. Sebelumnya dia berperan dalam gol yang diciptakan oleh Thaufan.

Tapi, kemampuan Gonzales tak semata mencetak gol. Pada gol yang dia cetak, dia tahu bagaimana menerima bola jauh dari belakang, memantulkan bola dengan kepalanya ke pemain tengah.

Di kesempatan lain, ketika dia menerima bola serangan balik, untuk menunggu pemain lain naik menyerang, Gonzales kuat dalam melindungi bola. Bola yang ada di kakinya begitu lengket dan sulit untuk direbut oleh pemain lain.

Untuk pemain yang sudah berusia 40 tahun lebih, suami Eva Gonzales ini bisa dibilang masih memiliki fisik yang prima. Staminanya masih cukup mumpuni untuk bermain di Liga 2.

Dia sendiri selepas pertandingan mengaku belum puas pada pertandingan pertamanya. Dia ingin bisa bermain selama 90 menit. Dia juga yakin bahwa fisiknya masih sangat mampu untuk bermain penuh sepanjang pertandingan.

Bermain sejak menit pertama ataupun di sepertiga akhir pertandingan, Crisgo akan memberikan penampilan terbaiknya dan tetap bisa berperan untuk menentukan hasil pertandingan. Pertandingan melawan PSMP menguatkan argumen tersebut.

Dia menambah kepercayaan dalam diri suporter

Berada di tribun Maguwoharjo sore ini (26/4), Anda akan tahu bahwa tidak hanya moral pemain yang meningkat dengan kehadiran Gonzales, tapi seluruh Sleman Fans.

Ketika dirinya menampakkan diri saat jeda pertandingan dan melakukan pemanasan, suporter bersorak. Begitu pula ketika dia masuk ke lapangan. Dan stadion pecah dalam gegap gempita ketika penyerang tersubur Liga Indonesia sepanjang masa itu mencetak gol perdananya.

Kehadiran Gonzales telah meningkatkan kepercayaan dalam diri suporter bahwa klub ini bisa berprestasi jauh lebih baik dari musim sebelumnya. Target ke Liga 1 sepertinya tak lagi angan, tapi sesuatu yang sangat potensial untuk diwujudkan.

Gonzales, terima kasih untuk gol pertamamu, kami tunggu gol-golmu berikutnya. Bawa Super Elang Jawa ke Liga 1!

Komentar
Joko Sembada

Menanti waktu untuk menikmati teh di beranda rumah bersamamu, dik...