Berita

Tujuh Fakta Menarik dari laga PSS Sleman Melawan Martapura FC

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Super Elang Jawa sukses mengalahkan tim tamu Martapura FC dengan skor tipis 1-0 dalam lanjutan pekan kelima Liga 2 2018. Poin penuh yang diperoleh di laga yang dinaungi awan mendung dan hujan deras tersebut membuat tim racikan Seto Nurdiantoro berhasil mengemas 10 poin dan menduduki peringkat kedua klasemen Wilayah Timur.

Ada beberapa fakta-fakta menarik seputar pertandingan terakhir sebelum jeda karena libur Ramadan tersebut. Karena setiap PSS berlaga, tentu saja akan menghadirkan sesuatu yang spesial, sama seperti saat menjalani hari-hari bersamamu.

Berikut 7 fakta menarik dari laga PSS Sleman vs Martapura FC:

  1. Gol perdana Ichsan Pratama.

Pertandingan  melawan Martapura FC akan menjadi laga yang dikenang bagi Ichsan Pratama. Dalam laga tersebut Ichsan mencetak sebuah gol lewat proses yang cukup unik. Berawal dari sepakan M. Bagus Nirwanto yang mengenai Ichsan, lalu bola kembali bergulir mengenai pemain belakang Martapura FC sehingga mengakibatkan kiper terkecoh karena bola berubah arah. Gol pada menit ke-11 tersebut menjadi satu-satunya penentu poin tiga bagi Laskar Sembada.

  1. Laga dengan penguasaan bola tertinggi (versi PSS Stats).

Pada pertandingan tersebut anak asuh Seto Nurdiantoro berhasil tampil mendominasi sepanjang pertandingan. Berdasarkan data statistik,pada babak pertama PSS mampu menguasai permainan sebanyak 67% berbanding 33%. Hasil rekapan full match pun PSS tetap unggul dengan ball posession 63% berbanding 37% . Hal ini menjadikan laga dengan penguasaan bola tertinggi yang dicatatkan PSS sepanjang Liga 2 berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh tim PSS Stats.

  1. Nirbobol berturut-turut PSS Sleman.

Beni Yoewanto yang kembali tampil di bawah mistar Super Elja, kembali menorehkan penampilan apik. Dalam laga tersebut, ia dapat menjaga gawangnya tanpa kebobolan sejak pertandingan melawan PSBS Biak. Salah satu penyelamatan gemilangnya adalah ketika mampu menepis tendangan keras pemain Martapura FC di menit ke-78 yang berawal dari tendangan bebas dan menuju pojok kanan bawah gawangnya. Hasil positif ini juga berkat sumbangsih lini pertahanan PSS yang tampil lugas dan tanpa kompromi sepanjang pertandingan.

  1. Laga debut bagi Akbar Zakaria.

Kedalaman skuat yang dimiliki PSS Sleman berimbas pada ketatnya persaingan untuk mendapatkan tempat untuk menambah menit bermain di lapangan. Beberapa pemain bahkan harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan kesempatan tersebut. Terbukti Akbar Zakaria harus menunggu hingga pertandingan kelima agar ia dapat merasakan atmosfer kompetisi Liga 2 2018. Ia masuk pada menit ke-89 sebagai pengganti dari Lastori yang mengalami masalah pada bagian kakinya. Keep up the good work bro !

  1. Tim pertama yang mendapat dua penalti dalam satu pertandingan sekaligus gagal semua.

PSS mendapatkan 2 hadiah penalti dari wasit Kasman asal Sulawesi Selatan. Penalti pertama di menit ke-40 berawal dari situasi sepak pojok dan AH. Tolle yang sedang berduel mendaptakan bola justru ditarik dari belakang. Tambun Naibaho yang maju sebagai eksekutor gagal menceploskan bola setelah tendangannya hanya menemui mistar dan memantul kebawah tanpa sedikitpun masuk ke dalam garis gawang.

Penalti kedua pada menit ke-65 didapat saat the last man standing Rifal Lastori yang hendak menyepak bola, mendapat terjangan keras dari belakang. Dave Mustaine yang menjadi algojo lagi-lagi gagal menambahkan keunggulan bagi PSS Sleman setelah tendangannya membentur mistar gawang kiper M. Juni Irawan.

  1. Lapangan tidak terganggu meski diguyur hujan deras.

Perbaikan yang belakangan dilakukan pihak UPT Stadion Maguwoharjo terhadap kualitas lapangan sedikit demi sedikit mulai membuahkan hasil. Meskipun rumput agak sedikit menguning karena faktor cuaca panas, namun saat diguyur hujan deras drainase lapangan bekerja dengan cukup baik. Terbukti laga tetap dijalankan sesuai jadwal meski hujan masih dalam intensitas tinggi dan bola dapat bergulir dengan baik. Hanya menyisakan genangan minor saja, tidak ada lagi genangan-genangan besar seperti saat Maguwoharjo menjamu tim kesebelasan tim nasional Islandia beberapa bulan lalu.

  1. Ribuan Sleman Fans yang padusan bersama di stadion.

Pada laga PSS melawan Martapura FC tersebut, ribuan pendukung Super Elja seperti melaksanakan ritual padusan atau membasahi diri sebelum puasa Ramadan dimulai. Sleman Fans tetap memadati stadion Maguwoharjo meski harus basah kuyup karena hujan deras. Hanya tribun VIP dan tribun biru saja yang sempat mlipir karena hembusan angin sangat kencang bertiup ke arah barat.

Komentar
Awaludin

Masih menimba ilmu di UIN Sunan Kalijaga dan masih akan terus mencintai PSS. Bisa dihubungi via akun Twitter @al_arif14