Berita

Wahai Garuda, Kamilah Sayap-Sayapmu

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Saya ingat betul terakhir kali Timnas Indonesia bertanding di Stadion Maguwoharjo tahun lalu.  Tepatnya tanggal 9 Oktober 2016, Indonesia yang masih carut marut setelah lepas dari sanksi FIFA melakoni laga uji tanding melawan Vietnam. Kala itu Timnas Garuda sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti gelaran Piala AFF 2016.

Baru 12 menit pertandingan berjalan, dua gol Vietnam sudah bersarang di gawang Andritany Ardhiyasa. Untungnya, tendangan bebas menawan Zulham Zamrun dan satu gol tambahan dari Irfan Bachdim berhasil menyelamatkan anak asuh Alfred Riedl dari kekalahan.

Sebelum pertandingan tersebut, banyak kalangan berharap pertandingan Timnas di Stadion Maguwoharjo tersebut mendapat dukungan penuh dari Sleman Fans layaknya pertandingan kandang PSS Sleman. Namun sayangnya saat itu Timnas dan Sleman Fans belum berjodoh.

Jadwal turnamen ISC B yang tidak libur saat ada jeda internasional di kalender FIFA membuat banyak Sleman Fans yang melakukan awayday untuk mendukung PSS Sleman. Tak tanggung-tanggung tim asuhan Seto Nurdiantoro harus melakoni laga di kandang Kalteng Putra di Palangkaraya.

Hari ini, Indonesia akan menjamu Puerto Rico di stadion yang sama. Untuk laga persahabatan kali ini, Luis Milla membawa skuat gabungan antara pemain muda dan senior seperti saat melawan Kamboja beberapa waktu lalu. Bedanya, Stefano Lilipaly yang saat itu absen dan digantikan oleh Adam Alis, kali ini dapat ikut berjuang bersama pasukan Garuda.

Dari 20 nama yang dibawa pelatih asal Spanyol ini, terdapat nama yang tak asing di telinga Sleman Fans. Dua tembok tangguh Garuda, Fachruddin Aryanto dan Bagas Adi Nugroho. Nama terakhir seharusnya masih hangat di telinga Sleman Fans. Mantan kapten Timnas U-19 ini ikut mengantarkan PSS Sleman ke final ISC B tahun lalu.

Sementara Fachruddin pernah membela PSS Sleman selama 5 tahun dari tahun 2007 hingga 2012. Ini adalah kali kedua pemain kelahiran Klaten tersebut kembali ke Stadion Maguwoharjo pada tahun 2017. Yang pertama adalah saat ia mengawal pertahanan Madura United ketika melakukan uji tanding melawan PSS Sleman.

Salah satu asisten timnas, Bima Sakti, menargetkan kemenangan untuk laga kali ini untuk memperbaiki rangking FIFA. “Ya, target pasti ingin menang lawan Puerto Rico, karena bisa mengangkat ranking FIFA dan berpengaruh pada kepercayaan diri pemain,” ujar Bima kepada liputan6.com.

Sementara itu, Luis Milla berharap dukungan penuh dari Sleman Fans. “Saya tahu jika di Yogyakarta, terutama di Sleman, memiliki banyak fans fanatik,” ungkap Milla dalam jumpa pers seperti yang dikutip oleh Goal.com.

“Saya mengundang para suporter untuk datang menonton pertandingan ini. Penuhkan stadion. Kalian juga harus fanatik dengan timnas,” tambahnya.

Mengamini perkataan Milla, saya juga berharap Sleman Fans memenuhi Stadion Maguwoharjo dan menyanyikan dukungan selama 90 menit seperti saat PSS Sleman berlaga. Lagipula saat ini situasinya berbeda dengan 8 bulan lalu. Jeda kompetisi di bulan Ramadan praktis membuat jadwal Timnas dan PSS Sleman tidak bertabrakan lagi.

Tanggalkan sebentar atribut PSS Sleman kita mari kita dukung negara tercinta. Sudah saatnya kita menjadi sayap-sayap sang Garuda. Kita terbangkan Garuda layaknya menerbangkan Super Elja.

Kita nanyikan Indonesia Raya seperti selantang nyanyian Sampai Kau Bisa. Karena meski banyak Sleman Fans yang mengadopsi kultur ultras eropa namun selama masih di wilayah nusantara lagu kebangsaan kita tetaplah Indonesia Raya.

FORZA INDONESIA!!!

Komentar

Perintis @tapakbola. Dapat dihubungi secara personal melalui akun @AndhikaGila_ng

Comments are closed.